Kenali Tes Apgar Score Bayi Baru Lahir yang Bisa Mendeteksi Kelainan Ini


Tes Apgar score merupakan pemeriksaan fisik yang dilakukan pada bayi baru lahir untuk memastikan keadaannya. Hasil tes yang rendah diindikasikan sebagai kondisi berbahaya bagi bayi.

(0)
10 Oct 2019|Dina Rahmawati
Tes Apgar score bayi berguna untuk memeriksa keadaan fisik bayi baru lahirBayi baru lahir perlu menjalani tes Apgar score bayi untuk memastikan keadaannya
Tidak semua bayi baru lahir memiliki kondisi yang baik, sebab bisa saja bayi memiliki masalah yang dapat mengancam keselamatannya. Oleh sebab itu, diperlukan tes Apgar score bayi untuk memeriksa kondisi kesehatan si Kecil saat baru lahir.Tes Apgar dilakukan oleh dokter atau bidan pada bayi secara langsung segera setelah lahir. Tes ini memiliki beberapa aspek yang perlu dinilai dari kondisi bayi. Hasil tes nantinya akan menunjukkan kondisi dari bayi yang baru lahir.

Apa itu tes Apgar score bayi?

Tes Apgar score adalah tes yang diberikan pada bayi baru lahir yang dilakukan untuk memastikan apakah kondisi bayi baik-baik saja atau memerlukan perawatan medis khusus.Perlu Anda ketahui bahwa Apgar merupakan singkatan dari aspek-aspek yang diperiksa dalam tes tersebut. Terdapat lima aspek penilaian Apgar score yang digunakan untuk memeriksa kesehatan bayi, yaitu:
  • Appearance (warna tubuh bayi)
  • Pulse (denyut jantung bayi)
  • Grimace (refleks dan respons bayi)
  • Activity (aktivitas otot bayi)
  • Respirations (pernapasan bayi
Baca juga: Pemeriksaan Antropometri Penting untuk Bayi Baru Lahir, Kenapa?

Bagaimana cara menghitung Apgar score?

Untuk menentukan hasil dari tes ini umumnya dilakukan sebanyak dua kali, yaitu 1 menit pertama setelah kelahiran dan 5 menit setelah kelahiran. Pemilihan waktu tersebut bukan tanpa alasan, sebab jika skor bayi rendah pada tes Apgar dalam satu menit kelahirannya, maka dokter akan segera melakukan upaya untuk membuat kondisi bayi menjadi lebih baik.Tes ini juga dilakukan pada menit kelima karena idealnya kondisi bayi baru lahir sudah membaik. Namun, bila skornya sangat rendah setelah 5 menit, maka akan dilakukan perawatan medis yang diperlukan dan tes kembali dijalankan setelah 10 menit.Tes untuk melihat skor apgar sangatlah penting untuk dilakukan agar dokter bisa segera bertindak jika sesuatu yang buruk terjadi pada bayi.

Seperti apa tabel nilai Apgar skor bayi baru lahir?

Dalam menentukan hasil tes, kelima aspek skor apgar akan diberi nilai dengan skala 0-2. Angka 2 menjadi angka yang paling tinggi. Selanjutnya, dokter atau bidan pun akan menjumlahkan nilai kelima aspek tersebut. Berikut mekanisme penilaian tes Apgar skor yang dapat Anda perhatikan:

1. Appearance

  • Skor 0: Jika warna kulit seluruh tubuh bayi biru, abu-abu atau pucat.
  • Skor 1: Jika warna tubuh bayi merah muda (warna normal), namun tangan dan kakinya kebiruan.
  • Skor 2: Jika warna seluruh tubuh bayi merah muda.

2. Pulse

  • Skor 0: Jika detak jantung bayi tidak ada.
  • Skor 1: Jika detak jantung bayi kurang dari 100 denyut per menit.
  • Skor 2: Jika detak jantung bayi lebih dari 100 denyut per menit.

3. Grimace

  • Skor 0: Jika bayi tidak menunjukkan respons terhadap rangsangan.
  • Skor 1: Jika bayi hanya menggerakan wajah atau meringis ketika diberi rangsangan.
  • Skor 2: Jika bayi batuk, bersin, menangis atau menarik kakinya secara refleks ketika diberi rangsangan
Baca juga: Bayi Lahir Tidak Menangis, Apakah Orang Tua Harus Khawatir?

4. Activity

  • Skor 0: Jika bayi tidak bergerak.
  • Skor 1: Jika bayi hanya menunjukkan sedikit gerakan atau lemas.
  • Skor 2: Jika bayi bergerak aktif.

5. Respirations

  • Skor 0: Jika bayi tidak bernapas.
  • Skor 1: Jika bayi bernapas dengan pelan atau tidak teratur dan menangis lemah.
  • Skor 2: Jika bayi bernapas dengan normal atau baik dan menangis kuat.

Bagaimana cara membaca nilai Apgar score?

Semakin tinggi hasil Apgar skor yang didapat, maka kondisi bayi semakin baik. Namun, sangat sedikit bayi yang mendapatkan skor 10 (skor tertinggi) karena sebagian besar tangan dan kaki bayi yang baru lahir masih kebiruan sampai tubuhnya cukup hangat.Bila bayi mendapat skor di atas 7, menunjukkan bahwa bayi memiliki kondisi yang cukup sehat dan baik. Sementara, bila skornya 4-6 maka kondisi bayi tidak cukup baik dan perlu mendapat perawatan. Sedangkan, jika skornya 0-3 maka kondisi bayi sangat mengkhawatirkan sehingga perlu segera mendapat bantuan medis, seperti halnya bantuan pernapasan.Terdapat beberapa bayi yang lebih berpotensi memiliki skor Apgar rendah, yaitu bayi yang lahir dari kehamilan berisiko tinggi, bayi prematur, bayi yang dilahirkan dengan operasi caesar, dan bayi yang proses persalinannya sulit. Jika bayi Anda memiliki Apgar skor yang rendah, maka dokter akan menjelaskan kondisi bayi Anda dan perawatan apa yang mungkin dilakukan.

Apa yang harus diwaspadai jika score Apgar rendah?

Pada kasus tertentu, skor Apgar bayi bisa dilakukan kembali pada menit ke-10 hingga ke-20 saat kondisi bayi kritis setelah dilahirkan. Kondisi kritis dilihat dari hasil total score Apgar yang rendah yakni hanya 0-3. Rendahnya penilaian Apgar score tersebut dapat dikaitkan dengan risiko kematian bayi, cacat otak hingga epilepsi. Namun, score Apgar yang  rendah dari 0 hingga 1 dalam 1 menit tidak dapat memprediksi hasil klinis yang merugikan atau masalah kesehatan jangka panjang.Ini karena kebanyakan bayi, bahkan mereka yang memiliki skor 1 menit yang sangat rendah akan memiliki skor normal dalam 5 menit. Adapun Apgar score yang rendah pada 5 menit yang umumnya dikorelasikan dengan kematian dan dapat meningkatkan risiko cerebral palsySebagai orangtua wajar saja jika Anda kerap merasa khawatir dengan hasil tes Apgar. Namun, Anda haruslah tetap tenang agar proses pemulihan pasca melahirkan dapat berjalan dengan efektif. Berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan penjelasan lebih lengkap tentang tes Apgar score bayi baru lahir. 
bayi baru lahir
Healthline. https://www.healthline.com/health/apgar-score#conclusions
Diakses pada 10 Oktober 2019
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/apgar.html
Diakses pada 10 Oktober 2019
NIH. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK470569/ Diakses pada 22 Oktober 2020Kidshealth. https://kidshealth.org/en/parents/apgar.html Diakses pada 22 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait