Terpene, Kumpulan Senyawa Aromatik yang Tawarkan Manfaat Kesehatan


Terpene adalah kelompok senyawa yang memberikan aroma khas pada banyak tumbuhan. Terpene terdiri atas beberapa jenis senyawa aromatik yang tawarkan manfaat kesehatan.

(0)
29 Nov 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Terpene adalah kelompok senyawa aromatik yang terkandung dalam beragam jenis tumbuhanSifat aromatik yang dimiliki terpene membuatnya menjadi dasar minyak esensial berbagai tumbuhan
Tumbuhan tercipta dengan manfaat dan kandungan yang beraneka ragam. Banyak jenis tumbuhan di muka bumi mengeluarkan aroma khas sehingga sering diolah menjadi minyak atsiri. Kelompok senyawa aromatik dalam tumbuhan dikenal dengan terpene. Ada beragam jenis terpene dalam tumbuhan dengan manfaat dan aroma nan unik. Kenali lebih jauh tentang terpene dan jenis-jenisnya.

Mengenal apa itu terpene

Terpene adalah kelompok senyawa aromatik yang terkandung dalam beragam jenis tumbuhan. Terpene paling sering dikaitkan dengan tanaman ganja – karena tumbuhan tersebut mengandung terpene dengan kadar tinggi. Namun, terpene sebenarnya juga terkandung dalam bermacam tanaman lain.Terpene sebagai senyawa aromatik memberikan bau nan khas pada banyak tumbuhan yang menjadi sumbernya, seperti ganja, pinus, lavender, rosemary, hingga kulit jeruk. Aroma tersebut melindungi tumbuhan dari hewan perusak atau kuman.Sifat aromatik yang dimiliki terpene membuatnya menjadi dasar minyak esensial berbagai tumbuhan. Aroma yang khas masing-masin terpene juga dimanfaatkan dalam pengobatan alternatif, terutama dalam aromaterapi. Menghirup terpene diyakini membantu memperbaiki mood dan meredakan stres. Selain menjadi senyawa aromatik, terpene juga menawarkan beragam potensi manfaat kesehatan lain. Banyak jenis terpene merupakan senyawa bioaktif atau senyawa yang dapat memengaruhi bagian tubuh. 

Jenis-jenis terpene yang terkenal

Ada beragam jenis terpene yang terkandung dalam bermacam-macam tumbuhan. Beberapa jenis yang paling terkenal, yaitu:

1. Limonene

Limonene merupakan salah satu jenis terpene yang cukup umum dikenal dengan aroma yang khas. Dari namanya saja, Anda tentu bisa menebak bahwa limonene memberikan bau khas pada buah sitrus seperti lemon dan jeruk.Limonene dilaporkan bermanfaat karena memiliki efek tertentu, termasuk antiradang, antioksidan, antivirus, antidiabetes, dan antikanker. Limonene tersedia dalam bentuk suplemen yang bisa Anda diskusikan dengan dokter terkait penggunaannya. 

2. Pinene

Pinene juga menjadi senyawa terpene yang jumlahnya melimpah di alam. Pinene memberikan aroma khas yang segar untuk berbagai tumbuhan, termasuk pinus, rosemary, dan basil. Pinene disebutkan dapat bertindak sebagai bronkodilator yang membantu mengalirkan lebih banyak udara masuk ke paru-paru. Pinene juga berpotensi melawan peradangan dan beberapa jenis kuman penyebab penyakit saat dihirup.

3. Linalool

Linalool merupakan terpene yang utamanya terkandung dalam bunga lavender. Aromanya yang sangat khas membuat linalool sangat termasyhur dalam aromaterapi karena memberikan efek menenangkan.Linalool dilaporkan memiliki sejumlah efek positif untuk tubuh, termasuk:
  • Antiradang
  • Antimikroba
  • Neuroprotektif
  • Antidepresan
  • Antikanker
  • Anticemas
Walau menarik dan menggugah, riset lanjutan tentu diperlukan untuk mengkaji manfaat linalool di atas.

4. Myrcene

Myrcene merupakan terpene yang umum terkandung dalam serai, thyme, bahkan bunga dari tanaman ganja. Myrcene memiliki efek antioksidan yang kuat sehingga dapat melindungi sel dari kerusakan oksidatif. Sebuah penelitian pada hewan melaporkan bahwa myrcene memiliki efek protektif pada jaringan jantung. Selain memiliki efek antioksidan, myrcene juga dilaporkan memiliki efek antiradang dan berpotensi efektif untuk menangani osteoarthritis

5. Beta-caryophyllene

Beta-caryophyllene merupakan terpene yang bisa ditemukan dalam banyak herbal dan sayuran, seperti cengkeh dan lada hitam. Mirip dengan terpene lain, beta-caryophyllene juga memiliki efek antiradang yang berpotensi membantu meredakan rasa nyeri. Studi pada hewan tahun 2014 melaporkan bahwa beta-caryophyllene dapat mengurangi nyeri akibat peradangan dan masalah saraf. Efek analgesik dan antiradang yang dimiliki beta-caryophyllene berpotensi bermanfaat untuk menangani nyeri kronis jangka panjang. 

6. Humulene

Humulene merupakan terpene utama dalam tanaman hop, tanaman yang sering dimanfaatkan untuk memberi rasa pada bir. Tanaman lain, seperti cengkeh dan jahe, juga mengandung humulene.Humulene disebutkan dapat memberikan efek protektif terhadap sel dan berpotensi untuk melindunginya dari kanker. Humelene juga membantu mengurangi peradangan akibat reaksi alergi di saluran pernapasan dan berpotensi menjadi agen penanganan untuk asma. 

Catatan dari SehatQ

Terpene adalah kelompok senyawa aromatik yang memberikan aroma khas pada berbagai jenis tumbuhan. Beberapa terpene juga menawarkan beragam manfaat kesehatan, termasuk memiliki efek antioksidan, antimikroba, hingga antiradang. Jika masih memiliki pertanyaan terkait terpene, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ tersedia gratis di Appstore dan Playstore yang berikan informasi hidup sehat terpercaya.
peradanganminyak atsiriantimikrobaantioksidanaromaterapi
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/d-limonene
Diakses pada 16 November 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/what-are-terpenes
Diakses pada 16 November 2020
NCBI. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24210682
Diakses pada 16 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait