logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

5 Penyebab Leukosit Rendah, Plus Gejalanya yang Perlu Diwaspadai

open-summary

Leukosit rendah menandakan adanya masalah pada sumsum tulang atau gangguan sistem imun. Apa saja penyebab leukosit rendah dan gejalanya?


close-summary

28 Jan 2020

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

leukosit rendah menandakan adanya masalah pada sistem imun karena berbagai penyebab

Leukosit adalah sel darah putih yang berfungsi untuk memerangi infeksi

Table of Content

  • Penyebab leukosit rendah
  • Gejala leukopenia (leukosit rendah)

Leukosit atau sel darah putih diproduksi di sumsum tulang. Tugasnya sangat penting, yaitu mengatasi infeksi. Ibaratnya, leukosit adalah "petugas patroli” dalam tubuh untuk mendeteksi apakah ada infeksi yang masuk ke tubuh. Ketika kadar leukosit turun hingga sangat rendah, salah satu penyebab yang patut dicurigai adalah gangguan pada sumsum tulang atau kekebalan tubuh.

Advertisement

Itulah mengapa dokter terkadang meminta seseorang untuk melakukan tes darah ke laboratorium untuk tahu berapa angka sel darah, termasuk leukosit.

Baca Juga

  • 6 Cara Menurunkan Leukosit Tinggi yang Dapat Anda Lakukan
  • Bahaya Wajan Anti Lengket untuk Kesehatan, Pastikan Sudah Dipakai dengan Benar
  • Penyakit Whipple: Ini Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Penyebab leukosit rendah

Kerap kali leukosit yang jumlahnya sedikit tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Jumlah sel darah putih pada setiap orang normalnya berbeda-beda, dengan kisaran antara 5.000 hingga 10.000 leukosit per mikroliter darah.

Meski demikian, kadar el darah putih atau leukosit dikatakan rendah apabila jumlahnya kurang dari 5.000 leukosit per mikroliter darah. Leukosit yang turun hingga serendah ini menandakan sistem imun tak bisa melindungi tubuh dari infeksi. Istilah medis untuk kondisi ini adalah leukopenia.

Apa saja penyebab leukosit rendah?

1. Masalah pada sumsum tulang

Sumsum tulang adalah tempat produksi sel darah.

Salah satu penyebab leukosit rendah yang utama adalah adanya masalah pada sumsum tulang. Seseorang yang kerap terpapar zat kimia seperti pestisida dan benzena rentan mengalami hal ini.

Selain itu, orang yang kerap menjalani perawatan seperti kemoterapi dan radiasi juga bisa mengalami gangguan kemampuan sumsum tulang dalam memproduksi sel darah putih.

2. Masalah kekebalan tubuh

Beberapa penyakit yang terkait dengan kekebalan tubuh seperti lupus dan rheumatoid arthritis juga bisa menjadi penyebab leukosit menurun drastis.

Sistem kekebalan tubuh penderitanya terganggu sehingga imun justru menyerang sel darah putih mereka sendiri.

3. Infeksi

Jumlah leukosit tinggi umumnya menandakan adanya infeksi bakteri dalam tubuh. Itulah mengapa dokter terkadang meminta seseorang untuk melakukan tes darah ke laboratorium untuk tahu berapa angka sel darah, termasuk leukosit.

Namun, beberapa jenis infeksi virus dapat mengganggu fungsi sumsum tulang untuk sementara sehingga jumlah leukosit turun. Salah satu infeksi virus penyebab leukosit rendah adalah HIV. Tubuh penderitanya menghancurkan sel darah putih jauh lebih cepat ketimbang proses produksinya. Artinya, supply dan demand tidak seimbang.

3. Konsumsi obat

Konsumsi beberapa jenis obat seperti antibiotik tertentu juga dapat menghancurkan sel darah putih sehingga menjadi salah satu penyebab jumlah leukosit menurun.

4. Kurang nutrisi

Seseorang yang kekurangan nutrisi seperti vitamin B12 dan asam folat juga bisa memengaruhi kinerja tubuh dalam memproduksi sel darah putih.

Selain itu, konsumsi alkohol berlebih juga dapat mengganggu penyerapan nutrisi dalam tubuh.

Apabila penyebab leukosit rendah Anda bukan salah satu dari beberapa opsi di atas, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sering kali ketika dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan bahwa jumlah sel darah putih berangsur normal.

Gejala leukopenia (leukosit rendah)

Orang yang memiliki leukopenia akan lebih mudah terinfeksi penyakit.

Selain tubuh lebih rentan infeksi, ada beberapa gejala ketika kadar sel darah putih menurun drastis. Jika umumnya saat ada infeksi tubuh bereaksi seperti di bawah ini, namun orang dengan leukosit rendah justru TIDAK mengalaminya.

Reaksi infeksi yang dialami oleh orang normal adalah:

  • Bengkak
  • Kemerahan
  • Muncul nanah
  • Batuk
  • Keluar lendir dari saluran pernapasan
  • Muncul dahak

Maka itu, dokter akan secara berkala memantau berapa jumlah sel darah putih yang Anda miliki. Setelahnya, orang yang memiliki leukosit rendah akan menjalani perawatan yang tepat agar jumlah sel darah putihnya berangsur normal.

Sementara itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai cara mengatasi leukosit agar tidak semakin rendah seperti:

  • Cuci tangan pakai sabun baik untuk diri sendiri dan orang sekitar
  • Hindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit
  • Tidak melakukan perawatan gigi saat nilai sel darah putih rendah

Apabila jumlahnya tetap rendah atau bahkan terus menurun, dokter akan mencari tahu pasti apa penyebab leukosit Anda rendah. 

Advertisement

leukositosisinfeksisumsum tulang belakangkekebalan tubuhleukopeni

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved