Ternyata Ini Waktu Berjemur yang Baik di Bawah Sinar Matahari

Waktu berjemur yang baik jam berapa? Jawabannya adalah pada pukul 10.00 pagi
Waktu berjemur yang baik adalah saat gelombang cahaya matahari pendek, yakni pukul 10.00 pagi

Pagi hari dianggap sebagai waktu yang paling tepat untuk berjemur di bawah sinar matahari. Di waktu inilah, banyak orang meyakini bisa mendapatkan asupan vitamin D gratis secara alami.

Meski demikian, tak sedikit ahli kesehatan yang merekomendasikan agar berjemur di bawah sinar matahari pada siang hari. Lantas, yang menjadi pertanyaan, berjemur yang baik jam berapa sebenarnya? Ketahui jawaban selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Manfaat berjemur di bawah sinar matahari

Ada berbagai macam manfaat berjemur di bawah sinar matahari
Salah satu manfaat berjemur di bawah sinar matahari adalah meningkatkan imunitas tubuh

Sebelum mengetahui waktu berjemur yang baik jam berapa, alangkah baiknya Anda menilik manfaat berjemur di bawah sinar matahari terlebih dahulu.

Yang perlu diketahui bahwa tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin D dengan sendirinya. Mengingat asupan vitamin D hanya terbatas dari jenis-jenis makanan tertentu, seperti kuning telur dan susu, jangan sampai tubuh Anda kekurangan vitamin D. 

Nah, sebagai solusi mudah dan praktis agar tidak kekurangan vitamin D, Anda dapat memanfaatkan paparan sinar matahari. Beberapa manfaat berjemur di bawah sinar matahari, antara lain:

1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Salah satu manfaat berjemur di bawah sinar matahari adalah meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Kandungan vitamin D yang terbentuk akibat paparan sinar matahari dapat membantu mencegah infeksi pada tubuh dan melawan penyakit, seperti penyakit jantung, multiple sclerosis, beberapa jenis penyakit autoimun dan kanker, serta flu.

Bukan tidak mungkin bila rutin berjemur di bawah sinar matahari setiap hari dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga Anda akan terhindar dari virus corona COVID-19.

2. Memperkuat kesehatan tulang

Manfaat berjemur di bawah sinar matahari yang paling dikenal adalah meningkatkan kesehatan tulang. Ya, seperti yang sudah diketahui bahwa vitamin D berfungsi untuk merangsang penyerapan kalsium dan fosfor yang dapat memperkuat tulang.

Sebuah hasil studi menyebutkan bahwa kandungan vitamin D3 dari sinar matahari ternyata memiliki peran penting untuk kepadatan tulang. Vitamin D3 adalah vitamin larut dalam lemak yang terbentuk selama proses pembuatan vitamin D saat sinar matahari mengenai kulit. Hal inilah yang dapat mengatur penyerapan kalsium.

Jadi, jika Anda memiliki kandungan vitamin D3 yang lebih tinggi di dalam darah maka kecil kemungkinan Anda akan menderita osteoporosis dan arthritis di kemudian hari.

3. Mengurangi depresi ringan

Kekurangan paparan sinar matahari dapat meningkatkan risiko gangguan yang dikenal dengan Seasonal Affective Disorder (SAD). SAD adalah depresi umum ringan yang dapat terjadi pada orang-orang yang bekerja berjam-jam di gedung perkantoran dan jarang keluar ruangan untuk berjemur.

Maka dari itu, manfaat berjemur di bawah sinar matahari pagi berikutnya adalah mengurangi stres. Hasil studi melaporkan bahwa orang-orang yang berjemur di bawah sinar matahari pagi dapat terhindar dari stres.

Pasalnya, sinar matahari memicu otak untuk melepaskan hormon serotonin, yakni suatu hormon yang bisa meningkatkan suasana hati dan memberikan perasaan tenang.

Bahkan, jika tidak depresi sekalipun, berjemur di bawah sinar matahari pagi ternyata dapat membangkitkan suasana hati menjadi lebih baik, lho. 

4. Meningkatkan kualitas tidur

Berjemur di bawah sinar matahari juga dapat meningkatkan kualitas tidur sehingga Anda akan tidur lebih nyenyak di malam hari.

Ketika sinar matahari mengenai mata, sebuah pesan dikirim ke kelenjar pineal dalam otak dan produksi melatonin, suatu hormon yang menimbulkan rasa kantuk dan membantu Anda tidur, ditutup hingga matahari terbenam lagi.

Sinar matahari akan membuat tubuh memiliki gambaran yang jelas bahwa ini bukanlah malam hari sehingga tubuh akan mempertahankan ritme sirkadian yang normal. Sebaliknya, ketika di luar mulai gelap maka tubuh akan mendapatkan gambaran yang jelas sehingga merasa lelah dan mengantuk jelang waktu tidur.

5. Menyembuhkan penyakit kulit

Manfaat berjemur di bawah sinar matahari juga dapat membantu proses penyembuhan penyakit kulit, seperti jerawat, psoriasis, eksim, penyakit kuning, dan infeksi pada kulit lainnya.

Menurut sebuah studi, terapi berjemur di pagi hari selama empat minggu terbukti berhasil untuk menghilangkan gejala psoriasis secara signifikan pada 84% partisipan.

Namun, untuk mencegah efek samping negatif dari radiasi ultraviolet dan memastikan manfaat yang didapat lebih besar dari risiko yang ditimbulkan, sebaiknya para penderita penyakit kulit berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan berjemur di bawah sinar matahari.

Waktu berjemur yang baik jam berapa?

Pendapat mengenai waktu berjemur yang baik jam berapa memang masih beragam di kalangan para ahli kesehatan.

Ada yang berpendapat bahwa waktu berjemur di bawah sinar matahari yang baik adalah saat pagi hari karena dapat terhindar dari risiko kanker kulit. Namun, ada pendapat lain yang mengemukakan bahwa waktu berjemur yang baik adalah saat siang hari.

Waktu berjemur yang baik jam berapa? Jawabannya adalah saat siang hari
Di Indonesia, waktu berjemur yang baik adalah pada pukul 10.00 pagi

Untuk mengetahui waktu berjemur yang baik jam berapa, sebenarnya penting untuk mengetahui indeks ultraviolet (UV) terlebih dahulu.

Secara umum, World Health Organization (WHO) mengelompokkan indeks UV menjadi 1-10, di mana 1 merupakan kadar UV paling rendah (jam 09.00-10.00 pagi) dan 10 adalah kadar UV paling tinggi (di atas jam 10.00 pagi).  

Prinsipnya adalah saat indeks UV rendah, maka kadar UV pun rendah sehingga memerlukan waktu yang lebih lama untuk mendapatkan manfaat berjemur di bawah sinar matahari yang optimal agar tubuh menghasilkan vitamin D.

Jadi, bagi Anda yang ingin berjemur dalam waktu yang lama, sebaiknya lakukan pada jam 09.00-10.00 pagi. Pada waktu tersebut, risiko bahaya paparan sinar UV pun tergolong kecil. Anda dapat berjemur sambil berolahraga atau jalan santai dengan aman pada jam tersebut selama 15 menit.

Akan tetapi, sah-sah saja apabila Anda ingin berjemur di atas jam 10.00 pagi. Tubuh juga bisa mendapatkan manfaat berjemur di bawah sinar matahari pada jam tersebut.

Namun perlu diketahui bahwa berjemur di atas jam 10.00 pagi, bahaya paparan sinar UV tergolong besar, seperti meningkatkan risiko kanker kulit. Maka dari itu, Anda tidak disarankan berjemur lama-lama pada waktu tersebut, atau sebaiknya kurang lebih hanya cukup selama 5 menit.

informasi selengkapnya mengenai virus corona

Tips aman bepergian: Perlindungan Ketika Keluar Rumah di Tengah Wabah Corona

Tetap sehat selama WFH: Olahraga di Rumah Saat Pandemi Virus Corona

Tutorial: Sering Cuci Tangan Bikin Kulit Mengelupas? Ini Cara Mengatasinya

Tips berjemur di bawah sinar matahari yang aman dan nyaman

Setelah mengetahui waktu berjemur yang baik jam berapa, Anda perlu melakukan beberapa tips berjemur di bawah sinar matahari yang nyaman dan aman berikut ini:

  • Gunakan lotion kulit pelindung sinar matahari yang mengandung minimal SPF 30 atau di atasnya pada permukaan kulit wajah (hindari area mata) dan seluruh tubuh.
  • Oleskan lotion SPF 15 menit sebelum berjemur di bawah sinar matahari. Hal ini dilakukan agar tersedia cukup waktu untuk kulit menyerap lotion sehingga dapat bekerja secara efektif.
  • Cahaya matahari yang terbaik adalah yang menyinari tubuh secara langsung, bukan yang hanya sekadar membuat tubuh mengeluarkan keringat. Jadi, upayakan kulit Anda mendapat sinar matahari secara langsung.
  • Gunakan pakaian lengan panjang (gunakan warna terang agar sinar matahari dapat mengenai kulit tubuh Anda dengan maksimal), kacamata hitam, dan topi. Terlebih bila Anda ingin berjemur di bawah sinar matahari pada jam 10.00 pagi agar terhindar dari risiko kanker kulit.
  • Saat berjemur di bawah sinar matahari, Anda tidak perlu hanya berdiam diri. Lakukanlah aktivitas lain, seperti jalan santai, duduk sambil bermain ponsel atau membaca buku di area terbuka, menyiram bunga, berkebun. mencuci kendaraan, menyapu halaman rumah, dan lain sebagainya.
  • Perbanyak asupan air putih apabila Anda ingin menghabiskan waktu yang cukup lama di bawah sinar matahari agar terhindar dari dehidrasi.
  • Beristirahatlah atau menyudahi berjemur jika kulit mulai terasa panas.

Berjemur di bawah sinar matahari memang dapat memberikan berbagai manfaat yang baik bagi tubuh. Akan tetapi, Anda perlu mengetahui waktu berjemur yang baik jam berapa, yaitu pada jam 09.00-10.00 pagi, dan tips melakukannya dengan aman sehingga manfaat berjemur di bawah sinar matahari didapatkan secara optimal.

Healthline. https://www.healthline.com/health/sunbathing#benefits

Diakses pada 27 Maret 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/depression/benefits-sunlight#sun-safety

Diakses pada 27 Maret 2020

Medscape. https://www.medscape.com/answers/128762-54304/what-is-the-recommended-sun-exposure-for-production-of-vitamin-d

Diakses pada 27 Maret 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18348449

Diakses pada 27 Maret 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18755366

Diakses pada 27 Maret 2020

World Health Organization. https://www.who.int/uv/publications/en/UVIGuide.pdf

Diakses pada 2 April 2020

Artikel Terkait