Ternyata Ini Penyebab Puting Mengeras pada Wanita

(0)
21 Aug 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Cuaca dingin menjadi salah satu penyebab puting mengerasOvulasi bisa menyebabkan puting mengeras
Pernahkah Anda merasakan kondisi puting mengeras? Dalam keadaan normal, puting payudara memiliki tekstur yang lembek atau lembut. Akan tetapi, bagian tubuh ini dapat mengeras apabila disentuh karena terdapat otot-otot yang bisa berkontraksi. Umumnya, puting payudara dapat mengeras saat seseorang mendapat rangsangan seksual, menyusui, atau menopause. Akan tetapi, kondisi tersebut juga bisa menjadi tanda dari masalah kesehatan yang perlu diwaspadai.

Penyebab puting mengeras

Meski bisa menimbulkan kekhawatiran, penting bagi Anda untuk mengenali terlebih dahulu penyebab puting mengeras. Berikut adalah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan puting mengeras.

1. Rangsangan seksual

Puting merupakan salah satu area sensitif bagi wanita. Ketika puting mendapat rangsangan, saraf akan memberi tahu otot-otot di sekitar area tersebut untuk berkontraksi sehingga puting menjadi keras. Ketika gairah seksual meningkat, selain puting mengeras, Anda juga mungkin akan merasa lebih gerah, jantung berdebar lebih cepat, dan vagina menjadi lebih basah.

2. Menyusui 

Puting mengeras saat menyusui merupakan kondisi yang umum terjadi karena adanya sentuhan fisik dengan mulut bayi. Akan tetapi, kondisi tersebut juga bisa menandakan mastitis (infeksi jaringan payudara) yang terjadi akibat tersumbatnya saluran susu atau masuknya bakteri ke payudara melalui puting yang pecah-pecah.

3. Ovulasi

Ovulasi adalah proses pelepasan sel telur dari indung telur yang menandakan bahwa wanita berada dalam masa subur. Ketika berovulasi, hormon estrogen mengalami peningkatan yang bisa membuat puting mengeras. Selain itu, kondisi ini juga dapat ditandai dengan keputihan, perubahan lendir serviks, kram atau nyeri panggul, kembung, dan meningkatnya libido.

4. Kehamilan

Meningkatnya kadar hormon kehamilan dan pasokan darah dalam tubuh dapat menyebabkan puting menjadi lebih menonjol, besar, dan keras. Payudara pun bisa terasa lembut dan sensitif. Selain itu, areola atau bagian gelap di sekitar puting juga menjadi lebih gelap. 

5. Menopause

Ketika memasuki masa menopause, banyak terjadi perubahan dalam tubuh karena menurunnya kadar estrogen, termasuk di payudara. Perubahan pada payudara dapat memengaruhi puting menjadi lebih keras. Selain itu, gejala menopause lainnya meliputi hot flashes, kekeringan vagina, dan menurunnya gairah seksual.

6. Alergi

Terkadang, alergi terhadap produk yang digunakan pada area payudara, seperti sabun, dan losion atau bahan pakaian yang dikenakan, dapat menyebabkan puting mengeras. Tak hanya itu, kulit sekitar puting juga bisa gatal, pecah-pecah, ruam, dan kemerahan.

7. Cuaca dingin

Cuaca dingin menjadi salah satu penyebab paling umum ereksi puting. Ketika dingin, sel saraf puting dapat terstimulasi dan menyebabkan pembuluh darah di dalamnya menyempit. Hal itulah yang membuat puting mengeras saat terpapar suhu dingin. 

8. Abses payudara

Masuknya bakteri ke payudara melalui puting yang pecah-pecah dapat menyebabkan penumpukan nanah hingga membentuk abses. Abses payudara sangatlah menyakitkan, dan bisa membuat puting mengeras. Anda juga mungkin mengalami nyeri otot, demam, mual, dan sakit kepala.

9. Infeksi jamur

Infeksi jamur Candida dapat menyebabkan puting nyeri dan mengeras. Infeksi ini umumnya terjadi pada orang yang menyusui. Gejala lain yang bisa Anda rasakan adalah sensasi terbakar atau menyengat pada puting. Bayi yang diberi ASI melalui puting tersebut biasanya memiliki bercak putih di mulutnya.

10. Kanker payudara

Kanker payudara dapat ditandai dengan puting yang terasa nyeri, kemerahan, bersisik, menebal, keras, dan mengeluarkan cairan. Akan tetapi, penyakit ini tak hanya memengaruhi puting saja, melainkan bagian lainnya di sekitar payudaranya.

Cara mengatasi puting mengeras

Cara mengatasi puting mengeras bergantung pada penyebabnya. Berbagai perawatan di rumah, seperti pemijatan, kompres hangat, atau mengoleskan pelembap, bisa menenangkannya. Sementara, jika puting yang mengeras diduga karena alergi maka hentikan penggunaan produk yang memicu alergi tersebut. Buatlah puting terasa nyaman dengan tidak memakai bra yang ketat karena bisa memperburuk keadaan. Apabila kondisi ini tak juga membaik, semakin parah, atau disertai gejala lain, sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dokter akan melakukan diagnosis dan menentukan penanganan yang tepat untuk keluhan Anda.
puting lecetkanker payudarapayudaraabses payudara
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/why-are-my-nipples-hard#what-you-can-do
Diakses pada 07 Agustus 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321100#treatment
Diakses pada 07 Agustus 2020
Kemkes. http://www.p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/penyakit-kanker-dan-kelainan-darah/page/4/gejala-kanker-payudara
Diakses pada 07 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait