Ternyata Ada Manfaat Tepung Beras untuk Kesehatan, Apa Saja?

Tepung beras terbagi menjadi dua jenis, tepung beras putih dan tepung beras merah
Tepung beras dihasilkan dari beras yang digiling hingga halus

Tepung beras merupakan salah satu jenis tepung yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Tepung ini dibuat dari beras yang mengalami proses penggilingan hingga halus.

Tepung beras banyak digunakan untuk berbagai olahan makanan, terutama kue-kuean. Selain berguna untuk membuat kue, tepung beras juga dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai manfaatnya, ada baiknya kita telusuri terlebih dahulu kandungan nutrisi dari tepung ini.

Kandungan nutrisi tepung beras

Mayoritas tepung terigu mengandung gluten yang dapat mengiritasi sistem pencernaan atau menimbulkan masalah yang lebih buruk pada mereka yang memiliki intoleransi terhadap gluten. Oleh sebab itu, tepung beras menjadi salah satu pilihan pengganti tepung terigu yang paling tepat. 

Tepung beras yang paling umum digunakan adalah tepung beras putih. Selain itu, ada juga varian lain dalam bentuk tepung beras merah. Keduanya memiliki kandungan nutrisi yang berbeda. Satu cangkir atau sekitar 158 gram tepung beras putih mengandung nutrisi berikut:

  • 578 kalori
  • 127 gram karbohidrat
  • 2,2 gram lemak
  • 9,4 gram protein
  • 3,8 gram serat
  • 1,9 mg mangan
  • 23,9 mcg selenium
  • 4,1 mg niacin
  • 0,2 mg tiamin
  • 0,7 mg vitamin B6
  • 155 mg fosfor
  • 55,3 mg magnesium
  • 0,2 mg potassium
  • 1,3 mg asam pantotenat
  • 1,3 mg zinc.

Sementara, kandungan nutrisi dalam satu cangkir atau 158 gram tepung beras merah, yaitu: 

  • 574 kalori
  • 121 gram karbohidrat
  • 4,4 gram lemak
  • 11,4 gram protein
  • 7,3 gram serat
  • 6,3 mg mangan
  • 532 mg fosfor
  • 10 mg niacin
  • 0,7 mg tiamin
  • 177 mg magnesium
  • 3,9 mg zinc
  • 2,5 mg asam pantotenat
  • 0,4 mg potasium
  • 3,1 mg zat besi
  • 457 mg kalium
  • 1,2 mg vitamin B6
  • 25,3 mcg vitamin B12
  • 1,9 mg vitamin E
  • 0,1 mg riboflavin.

Manfaat tepung beras untuk kesehatan

Beberapa manfaat tepung beras yang baik bagi tubuh, di antaranya:

  • Tinggi serat

Tubuh membutuhkan serat untuk melancarkan pencernaan sehingga bersih dari zat-zat sisa. Kandungan serat dalam tepung beras pun terbilang tinggi, terutama tepung beras merah. Selain membantu tubuh menghilangkan zat sisa, serat juga dapat menurunkan kolesterol dan menjaga kadar gula darah. 

Mengganti gandum dengan tepung beras merah juga bisa membantu menurunkan berat badan karena diet yang kaya serat akan membuat Anda merasa lebih kenyang dan mengurangi rasa lapar. Selain itu, serat mampu mengurangi risiko penyakit usus besar, hipertensi, dan diabetes tipe-2.

  • Bebas gluten

Gluten adalah protein yang ditemukan pada produk biji-bijian, seperti gandum. Protein ini dapat menimbulkan gangguan pada penderita penyakit Celiac, yakni gangguan autoimun pada saluran pencernaan yang bisa terjadi jika Anda mengonsumsi makanan yang mengandung gluten. 

Lapisan dinding usus halus bisa mengalami kerusakan sehingga proses penyerapan nutrisi dalam tubuhnya menjadi terhambat. Oleh sebab itu, tepung beras pun menjadi pilihan yang baik bagi penderita penyakit Celiac atau orang dengan intoleransi gluten karena bebas gluten.

  • Membantu menjaga fungsi hati

Tepung beras mengandung kolin yang dapat membantu mengangkut kolesterol dan trigliserida dari hati ke bagian tubuh lain yang membutuhkan. Dengan demikian, kolin akan membantu menjaga hati Anda tetap sehat dan berfungsi dengan baik. 

Sebuah penelitian pada tikus yang diterbitkan dalam International Journal of Experimental Pathology melaporkan bahwa diet yang kekurangan kolin dan tinggi lemak menunjukkan fibrosis hati yang progresif. Dengan adanya kandungan kolin, tepung beras bisa menjadi pilihan yang baik untuk menjaga kesehatan hati.

Di samping manfaatnya, ada pula kelemahan dari tepung beras, yaitu kandungan folatnya lebih rendah dari tepung terigu. Folat memiliki peran yang penting karena dapat membantu menghilangkan homocysteine (asam amino alami yang dapat meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah jika jumlahnya besar) dari darah. Hal tersebut tentu bisa membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. 

Selain itu, tepung beras juga lebih rendah kandungan fitonutrien-nya daripada gandum utuh. Fitonutrien yang disebut lignan dapat membantu menyeimbangkan kadar estrogen dalam tubuh dan mampu menurunkan kadar kolesterol serta risiko penyakit kanker. Meski demikian, tepung beras tetap menjadi bahan olahan yang baik untuk Anda kreasikan menjadi hidang-hidangan lezat.

Dr. Axe. https://draxe.com/nutrition/rice-flour/
Diakses pada 11 Maret 2020
Live Strong. https://www.livestrong.com/article/283135-what-are-the-health-benefits-of-rice-flour/
Diakses pada 11 Maret 2020

Artikel Terkait