Manfaat pacaran bisa didapat selama hubungan dijalani dengan sehat
Salah satu manfaat pacaran yang bisa didapat adalah mengurangi risiko terkena gangguan mental

Manfaat pacaran untuk kesehatan mungkin belum banyak diketahui. Padahal, jika hubungan dijalani secara sehat, pacaran bisa menurunkan risiko seseorang untuk mengalami gangguan mental, mengurangi nyeri di tubuh, hingga mempercepat penyembuhan penyakit.

Sebaliknya, jika hubungan pacaran yang dijalani penuh dengan pertengkaran dan masalah komunikasi, justru akan berdampak negatif pada kesehatan. Ini berarti, manfaat pacaran yang positif atau negatif bisa saja Anda dapatkan, tergantung dari cara Anda menjalani hubungan dengan pasangan.

8 Manfaat pacaran untuk kesehatan fisik maupun mental

Menjalani hubungan yang bahagia bersama pasangan, ternyata bisa berdampak baik untuk kesehatan. Tidak hanya secara fisik, manfaat pacaran juga bisa dirasakan secara psikologis, terutama untuk anak muda.
Berikut ini adalah sederet manfaat yang bisa Anda dapatkan dari menjalani hubungan yang sehat:

1. Mengurangi risiko gangguan mental

Orang yang menjalani hubungan berkomitmen, dikatakan mengalami lebih sedikit masalah mental jika dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki pasangan. Dalam hal ini, masalah mental yang disebutkan meliputi depresi, gangguan mood, dan gangguan kecemasan.

2. Mengurangi stres

Menjalani hubungan dengan orang yang tepat juga disebut dapat membantu mengurangi stres. Manfaat pacaran yang satu ini bisa muncul karena saat seseorang mengalami stres, akan ada orang lain yang memberikan dukungan, sehingga ia dapat menghadapi tekanan dengan lebih baik.

3. Mengurangi rasa nyeri di tubuh

Perasaan cinta yang dirasakan pada pasangan, ternyata dapat membantu mengurangi rasa nyeri di tubuh. Sebuah penelitian dilakukan untuk melihat hubungan antara pereda rasa nyeri, perasaan cinta, dan aktivasi reward system di otak.

Hasilnya, disebutkan bahwa melihat foto orang tercinta dapat meningkatkan aktivitas pemrosesan otak dan bisa membantu meredakan rasa nyeri yang dialami.

Penelitian ini juga menunjukan bahwa rasa nyeri dapat berkurang sebesar 44% apabila pemberian stimulasi nyeri dilakukan sambil memperlihatkan foto orang tercinta pada orang yang menjadi objek penelitian.

4. Membuat hidup menjadi lebih bahagia

Membuat hidup menjadi terasa lebih bahagia, bukanlah manfaat pacaran yang aneh. Secara ilmiah, perasaan bahagia pada orang yang memiliki hubungan yang sehat dengan pasangannya, muncul berkat rasa cinta yang bisa mengaktifkan bagian otak yang kaya akan senyawa dopamin.

Area tersebut adalah bagian otak yang berkaitan dengan reward atau perasaan mendapatkan penghargaan, keinginan, kecanduan, serta euforia.

5. Lebih mengerti batasan dengan orang lain

Menghargai kehidupan pribadi pasangan Anda, merupakan hal dasar yang harus dijalani untuk mendapatkan hubungan yang sehat. Anda tidak perlu mengetahui semua hal tentang pasangan Anda, begitu juga sebaliknya.

Langkah ini akan membuat Anda belajar untuk mengerti batasan-batasan pada kehidupan pribadi, dan bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

6. Belajar menghargai orang lain

Berada dalam suatu hubungan, berarti Anda harus belajar menghargai pasangan. Rasa saling menghargai inilah yang kemudian membuat suatu hubungan bisa berjalan dengan sehat.

7. Belajar berkomunikasi yang baik dengan orang lain

Komunikasi adalah hal dasar dari sebuah hubungan. Jika Anda berhasil menjalin komunikasi yang baik dengan pasangan, bukan tidak mungkin Anda juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

8. Memperpanjang umur

Memiliki hubungan sosial yang sehat, dikatakan dapat memperpanjang umur seseorang. Sebaliknya, orang yang tidak memiliki kehidupan sosial yang sehat, efeknya bisa setara dengan menghisap 15 batang rokok dalam sehari.

Mengerikan, bukan?

Tanda hubungan sudah mulai tidak sehat

Anda juga perlu menyadari bahwa tidak semua hubungan bisa menghasilkan manfaat pacaran seperti di atas. Hubungan yang tidak sehat justru akan memberikan dampak merugikan untuk kesehatan, seperti meningkatkan risiko sakit jantung.

Sayangnya, tidak semua orang menyadari bahwa dirinya sedang berada dalam suatu hubungan yang tidak sehat. Hal ini membuat mereka tidak bisa menjauhi efek buruk yang timbul.

Karena itu, penting untuk Anda mengenali tanda-tanda hubungan tidak sehat seperti di bawah ini:

• Kesulitan untuk berkomitmen

Bagi beberapa orang, membuat suatu komitmen adalah suatu hal yang sangat sulit. Hal ini membuat hubungan yang dijalani akan sukar bertahan untuk jangka panjang.

• Tidak bisa berkomunikasi dengan baik

Jika pasangan Anda sudah mulai terlihat tidak tertarik untuk menghabiskan waktu berdua, ada kemungkinan telah muncul masalah komunikasi yang perlu diselesaikan.

Kondisi ini juga bisa ditandai dengan pasangan yang lebih senang memfokuskan pikirannya pada gadget (gawai) atau hal-hal lain, ketika sedang berduaan dengan Anda.

• Pasangan yang terlalu cemburu

Cemburu tanda sayang? Coba pikir-pikir lagi, terutama jika pacar Anda cemburu secara berlebihan.
Bila pasangan juga merasa cemburu saat Anda menghabiskan waktu bersama orang lain, meski orang-orang tersebut adalah keluarga atau teman Anda, ini bisa dilihat sebagai tanda dari hubungan yang tidak sehat.

• Cenderung mengatur secara berlebihan

Hubungan sudah mulai tidak sehat apabila terdapat salah satu dari pasangan yang mulai mengatur secara berlebihan. Pasangan yang terlalu banyak mengatur, bisa membuat Anda merasa ketergantungan akan persetujuannya, bahkan untuk hal-hal yang sepele.

• Tidak ingin menghabiskan waktu berdua

Jika pasangan Anda tidak ingin menghabiskan waktu berdua dengan Anda, waspadai hal ini sebagai tanda hubungan Anda yang tidak lagi sehat. Salah satu tanda yang bisa Anda kenali adalah ketika pasangan hanya mau bertemu dengan Anda apabila ada orang lain yang ikut.

Manfaat pacaran, tentu tidak akan berlaku sama pada semua orang. Jika Anda dan pasangan sudah mulai merasa bahwa hubungan yang dijalani memang tidak sehat, tidak ada salahnya untuk sama-sama terbuka dan membicarakan hal ini, serta tidak memaksakan diri untuk melanjutkannya.

Break The Cycle. https://www.breakthecycle.org/blog/what-makes-dating-relationship-healthy-young-people
Diakses pada 5 Agustus 2019

WebMD. https://www.webmd.com/sex-relationships/features/health-benefits#1
Diakses pada 5 Agustus 2019

Northwestern Medicine. https://www.nm.org/healthbeat/healthy-tips/5-benefits-of-healthy-relationships
Diakses pada 5 Agustus 2019

Live Science. https://www.livescience.com/35465-5-ways-relationships-good-for-health.html
Diakses pada 5 Agustus 2019

Help Guide. https://www.helpguide.org/articles/relationships-communication/tips-for-finding-lasting-love.htm
Diakses pada 5 Agustus 2019

Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/how-bad-relationships-affect-your-health-2223881
Diakses pada 5 Agustus 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed