Termometer Telinga atau Timpani: Manfaat dan Cara Menggunakannya


Termometer telinga menggunakan infra merah untuk mengukur suhu di telinga. Namun, peneliti mengatakan termometer ini tidak terlalu akurat.

0,0
06 Jul 2021|Annisa Nur Indah
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Termometer telinga menggunakan infra merah untuk mengukur suhu di telingaPastikan termometer telinga berada pada posisi yang tepat agar nyaman digunakan
Termometer telinga atau termometer timpani menggunakan sensor inframerah untuk mengukur suhu di dalam saluran telinga dan dapat memberikan hasil dalam hitungan detik. Jika Anda menggunakannya dengan benar, hasilnya akan akurat. Namun, termometer telinga ternyata tidak seakurat termometer dengan kontak. Termometer digital telinga bersifat non-invasif, higienis, cepat, dan mudah digunakan. Anak-anak juga akan lebih nyaman menggunakannya.

Termometer telinga, apakah akurat?

Menurut United Kingdom’s National Health, jika Anda mengukur suhu seseorang melalui telinga, akan memberikan suhu yang akurat. Namun Ada beberapa hal yang membuat suhu yang ditunjukkan menjadi tidak akurat, yaitu:
  • Posisi yang tidak tepat
  • Ukuran dan panjang liang telinga
  • Posisi berbaring miring yang menekan telinga
  • Adanya kotoran telinga
  • Kelembapan di telinga
Dilansir dalam jurnal The Lancet, Universitas Liverpool Inggris melakukan penelitian dengan membandingkan pembacaan termometer telinga dan dubur pada 4.500 bayi dan anak-anak. Para peneliti menemukan perbedaan suhu sebanyak 1 derajat di kedua tempat yaitu termometer telinga dan termometer rektal atau pengukuran suhu lewat dubur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa termometer telinga tidak cukup akurat digunakan untuk mengukur suhu tubuh. Hal ini karena perbedaan satu derajat saja sudah menemtukan apakah seorang anak perlu dirawat atau tidak. 

Cara menggunakan termometer telinga

Untuk menggunakan termometer telinga, Anda bisa mengikuti tahapan berikut ini:
  • Tarik bagian atas daun telinga ke atas dan ke belakang.
  • Masukkan perlahan ujung termometer ke dalam saluran telinga menuju gendang telinga. Sensor harus mengarah ke saluran telinga dan bukan ke dinding telinga.
  • Setelah termometer berada di posisinya, hidupkan dan tunggu sampai ada tanda bahwa pembacaan selesai.
  • Lepaskan termometer dan baca suhunya.
  • Bersihkan ujung termometer setiap kali selesai digunakan sesuai dengan instruksi yang tertera pada kemasan.
Pastikan termometer telinga berada pada posisi yang tepat agar nyaman digunakan. Namun, Anda tidak disarankan untuk menggunakan termometer telinga pada bayi yang berusia kurang dari 6 bulan.Selain itu, seseorang tidak boleh menggunakan termometer telinga apabila: 
  • Menggunakan obat tetes telinga atau obat lain yang dimasukkan ke dalam telinga
  • Menghasilkan kotoran telinga berlebih
  • Mengalami infeksi telinga luar
  • Mengeluarkan darah atau cairan lain dari telinga
  • Sakit telinga
  • Baru saja menjalani operasi telinga

Cara lain mengidentifikasi demam

Anda dapat mengidentifikasi gejala demam lain selain suhu tinggi, seperti kulit memerah, urine berwarna gelap, mual, muntah-muntah, pegal, panas dingin, dan kehilangan nafsu makan.Jika mengalami kondisi di bawah ini, sebaiknya Anda segera periksakan ke dokter:
  • Bayi di bawah 3 bulan memiliki suhu 38 derajat Celcius atau lebih tinggi
  • Bayi berusia 3-6 bulan memiliki suhu 39 derajat Celcius atau lebih
  • Mengalami gejala lain, seperti ruam
  • Demam berlangsung selama 5 hari atau lebih atau tidak berkurang setelah mengonsumsi asetaminofen
  • Kejang
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Ngantuk berlebihan
  • Pernapasan tidak teratur
  • Kebingungan
  • Leher kaku
  • Ruam tidak memudar
  • Muntah parah
  • Sering buang air kecil atau terasa sakit saat buang air kecil
Untuk berdiskusi lebih lanjut tentang termometer telinga dan keakuratannya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
termometer bayisuhu tubuh
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/ear-thermometer-accuracy#summary
Diakses pada 23 Juni 2021.
WebMD. https://www.webmd.com/baby/news/20020822/are-ear-thermometers-accurate#2
Diakses pada 23 Juni 2021
Medicinenet. https://www.medicinenet.com/common_cold_pictures_slideshow/article.htm
Diakses pada 23 Juni 2021.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait