logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Waspada Anak Kurang Gizi, Kenali 9 Tandanya Berikut Ini!

open-summary

Tak mendapat asupan nutrisi yang tepat bisa membuat anak kurang gizi. Padahal makanan bergizi dapat membuat otak dan organ vital anak berkembang dengan sempurna.


close-summary

3.73

(15)

2 Jun 2019

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Salah satu akibat anak kurang gizi adalah sulit mengikuti pelajaran di sekolah.

Saat mengalami gizi buruk, anak akan sulit untuk berkonsentrasi.

Table of Content

  • Apa penyebab anak kurang gizi?
  • 9 Tanda anak kurang gizi

Nutrisi yang baik tentu sangat penting bagi pertumbuhan anak. Pada tahun-tahun awal kehidupannya, Si Kecil sangat membutuhkan banyak nutrisi bagi pertumbuhan dan perkembangan tubuh, untuk menghindari anak kurang buruk.

Advertisement

Makanan bergizi dapat membuat otak dan organ vital anak berkembang dengan sempurna. Asupan yang kaya akan nutrisi, seperti kalsium, vitamin, zat besi, karbohidrat, dan lemak sangat baik bagi perkembangan anak secara keseluruhan.

Baca Juga

  • Seputar Imunisasi MR (Measles Rubella) untuk Anak
  • Bibir Bayi Putih Seperti Melepuh dan Tak Nyaman Menyusu, Apa Sebabnya?
  • Shaken Baby Syndrome, Kondisi Serius Akibat Sering Mengguncang Bayi

Apa penyebab anak kurang gizi?

Akan tetapi, jika tidak mendapatkan asupan nutrisi yang tepat, maka anak bisa mengalami gizi buruk. Asupan energi atau nutrisi yang berlebihan, terlalu rendah, maupun kurang seimbang, akan menyebabkan malnutrisi buruk.

Seorang anak dengan malnutrisi buruk, akan mengalami gangguan pertumbuhan. Bisa karena kekurangan gizi, atau malah obesitas, akibat kelebihan asupan yang tidak sehat. Kondisi ini pun bisa memicu gangguan mata, diabetes, dan penyakit jantung.

Gizi buruk yang terjadi pada anak ,kebanyakan berupa kekurangan gizi. Berdasarkan data WHO, sekitar 45% kematian anak-anak di bawah usia 5 tahun, berhubungan dengan kekurangan gizi. Sebagian besar kasus kekurangan gizi pada anak, terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Kurangnya ketersediaan makanan, rendahnya nafsu makan, dan masalah pada pencernaan, dapat menyebabkan anak mengalami kurang gizi.

Kekurangan gizi membuat anak-anak lebih rentan terkena penyakit, mengalami masalah kesehatan jangka panjang, dan mempersulit penyembuhan luka serta penyakit, seperti malaria, campak, dan pneumonia. Tak hanya itu, kekurangan gizi bahkan dapat menyebabkan kematian.

9 Tanda anak kurang gizi

Anak yang mengalami kekurangan gizi tentu memiliki tanda-tanda tertentu. Berikut ini 9 tanda anak kekurangan gizi yang wajib Anda perhatikan.

1. Berat badan dan tinggi badan sulit bertambah

Jika anak Anda mengalami kekurangan gizi, maka pertumbuhannya akan terhambat, sehingga berat badan dan tinggi badannya sulit bertambah.

2. Mengalami penurunan berat badan

Apabila anak tidak nafsu makan dan berat badannya turun, maka bisa saja itu menjadi tanda kekurangan gizi.

3. Kelelahan dan mudah marah

Anak yang mengalami kekurangan gizi akan mudah kelelahan karena rendahnya nutrisi dan energi, sehingga kurang bertenaga. Selain itu, anak juga akan mudah marah atau rewel.

4. Sulit untuk konsentrasi

Jika kekurangan gizi, maka anak seringkali tidak mampu berkonsentrasi. Hal tersebut pun menyebabkan anak kesulitan untuk belajar.

5. Lebih rentan sakit 

Kekurangan gizi membuat anak lebih rentan sakit, karena tidak memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat. Selain itu, anak pun membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh ketika sakit. Sebab, kebutuhan nutrisi tidak terpenuhi.

6. Luka lebih lama untuk sembuh

Luka pada anak dengan kekurangan gizi, akan lebih lama untuk sembuh. Hal itu disebabkan oleh keterbatasan asupan yang dapat mempercepat proses penyembuhan luka.

7. Kulit dan rambut kering

Ini merupakan salah satu tanda yang paling umum. Anak dengan kekurangan gizi, memiliki kulit dan rambut yang kering, karena nutrisi baiknya tidak terpenuhi.

8. Pipi dan mata cekung

Anak yang kekurangan gizi biasanya kehilangan lemak di wajah. Hal tersebut dapat membuat pipi, dan matanya menjadi cekung.

9. Masalah pencernaan

Kekurangan gizi dapat membuat seorang anak mengalami masalah pencernaan. Anak akan lebih sering terkena sembelit, diare, maupun masalah pencernaan lainnya.

Jika melihat tanda-tanda kekurangan gizi tersebut pada anak, sebaiknya segera periksakan anak Anda ke dokter.

Dokter akan mendiagnosis, dan melakukan penanganan yang tepat untuk anak. Bila kekurangan gizi yang terjadi pada anak dibiarkan, kondisinya akan memburuk.

Advertisement

tips parentingdiaregizi anakgizi buruk

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved