Terjadi Tanpa Disengaja, Apa Itu Fidgeting?

(0)
23 Jun 2020|Azelia Trifiana
Fidget spinner dapat digunakan untuk melampiaskan hasrat fidgetingFidget spinner dapat digunakan untuk melampiaskan keinginan fidgeting
Orang yang tanpa sadar membuat gerakan-gerakan kecil seperti di kaki dan tangannya disebut juga dengan kebiasaan fidgeting. Biasanya, fidgeting muncul ketika seseorang merasa tidak nyaman, jenuh, atau tidak lagi fokus pada apa yang terjadi di depannya. Dengan melakukan fidgeting, seseorang menjadi lebih waspada.Secara psikologis, fidgeting membuat seseorang bisa kembali fokus. Selain itu, fidgeting juga menjadi peralihan atau distraksi sementara dari aktivitas apapun yang sedang dilakukan. Ada yang menyebut fidgeting adalah cara tubuh untuk kembali fokus, ada pula yang menyebutnya sebagai tanda seseorang tengah stres.

Tanda-tanda melakukan fidgeting

Mudah saja mendeteksi ketika seseorang melakukan fidgeting, tanda-tandanya seperti:
  • Mengetukkan jari atau benda yang sedang dipegang seperti alat tulis
  • Mengedipkan mata lebih sering
  • Memindahkan berat badan dari satu sisi tubuh ke sisi lainnya
  • Bersedekap dan melepas lipatan tangan bergantian
  • Melipat dan membuka kembali kedua kaki
  • Menggigit atau memainkan kuku
  • Membuat gerakan memutar dengan jari-jari
  • Menggerakkan bagian kepala seperti memiringkan ke satu sisi
Setiap orang bisa memiliki kebiasaan fidgeting yang berbeda. Apabila fidgeting sampai mengganggu aktivitas sehari-hari, kualitas tidur di malam hari, atau kemampuan untuk menuntaskan pekerjaan, sebaiknya konsultasikan kepada dokter.

Penyebab fidgeting

Jika hanya terjadi sementara dan tidak sampai mengganggu aktivitas, fidgeting dipicu pikiran yang tidak lagi fokus pada aktivitas yang sedang dijalani. Namun pada beberapa kasus, penyebab fidgeting bisa mengindikasikan situasi yang lebih serius, seperti:

1. Attention Deficit Hyperactivity Disorder

Fidgeting yang dirasa mengganggu aktivitas sehari-hari bisa disebabkan attention deficit hyperactivity disorder atau ADHD. Ada 3 tipe ADHD yaitu inattentive, hyperactive, dan perpaduan keduanya. Pada orang dengan ADHD, fidgeting bisa menunjukkan tanda-tanda seperti:
  • Menggeliat tanpa henti
  • Sulit melakukan aktivitas yang mengharuskan diam
  • Terus menerus berbicara
  • Kerap melakukan interupsi terhadap orang di sekitarnya
Gejala-gejala ini sangat umum terlihat pada anak-anak yang mengalami ADHD. Apabila fidgeting sudah mengganggu kehidupan sosial dan akademik anak, sebaiknya konsultasikan dengan dokter

2. Masalah mental

Pada orang dewasa, fidgeting juga bisa terjadi karena masalah mental seperti cemas berlebih, kepribadian ganda, dan juga depresi. Beberapa gejalanya seperti:
  • Tidak bisa tenang
  • Mood swing
  • Tidak sabaran
  • Sulit mempertahankan suatu hubungan
  • Sulit menuntaskan pekerjaan
  • Tidak bisa fokus

3. Restless Leg Syndrome (RLS)

Sindrom kaki gelisah atau restless leg syndrome juga bisa menyebabkan seseorang melakukan fidgeting. Ini adalah jenis gangguan saraf sehingga kaki terasa tidak nyaman dan ingin selalu digerakkan. Gejalanya bisa muncul saat beristirahat atau tidur di malam hari.Tidak diketahui apa pemicu restless leg syndrome, namun bisa dipicu beberapa hal seperti perjalanan darat dan udara jarak jauh, lama tidak beraktivitas, atau menonton terlalu lama.

Penanganan untuk fidgeting

Penanganan bagi orang yang mengalami fidgeting cukup serius harus disesuaikan dengan pemicunya. Apabila fidgeting yang dialami hanya ringan, sebaiknya cari aktivitas lain yang membuat benar-benar fokus dan terhanyut saat mengerjakannya.Namun jika fidgeting dipicu beberapa penyebab seperti kondisi medis di atas, pengobatan akan ditujukan pada penyakitnya. Bisa lewat pemberian obat maupun konseling. Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh tak hanya fisik, namun juga secara psikologis.Pada orang yang kerap melakukan fidgeting karena restless leg syndrome, selain pengobatan ada juga beberapa teknik yang bisa dilakukan seperti:
  • Mandi air hangat
  • Mandi sebelum waktu tidur
  • Lakukan aktivitas yang butuh fokus sebelum tidur seperti membaca buku atau mengisi teka-teki silang
  • Berjalan-jalan ringan sebelum tidur
  • Memijat perlahan kaki sebelum tidur
Secara medis, fidgeting tidaklah berbahaya. Hanya saja, orang lain yang melihat dan belum paham konteksnya bisa merasa bahwa orang itu tidak memberikan perhatian. Apabila fidgeting dirasa sudah mengganggu performa sosial, akademis, dan juga pekerjaan, jangan tunda lakukan konseling.
penyakitkesehatan mentalpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/fidgeting
Diakses pada 7 Juni 2020
Science Focus. https://www.sciencefocus.com/the-human-body/why-do-we-fidget/
Diakses pada 7 Juni 2020
Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/5-ways-you-can-conquer-restless-legs-at-night-2/?_ga=1.123423627.1009864428.1477767691
Diakses pada 7 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait