logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Tergantung Penyebabnya, Ini Cara Mengatasi BAB Keras yang Efektif

open-summary

Ada kalanya urusan buang air besar tidak semulus yang diharapkan. Istilah medisnya adalah konstipasi. Terkadang, ini bisa terjadi karena kurang serat atau faktor medis lain. Cara mengatasi BAB keras tak harus dengan pencahar, bisa dengan cara alami seperti pilihan makanan yang tepat.


close-summary

17 Jul 2020

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

BAB keras dapat terjadi karena berbagai faktor

Kurang serat sebabkan BAB keras

Table of Content

  • Penyebab BAB keras
  • Cara mengatasi BAB keras
  • Catatan dari SehatQ

Ada kalanya urusan buang air besar tidak semulus yang diharapkan. Istilah medisnya adalah konstipasi. Terkadang, ini bisa terjadi karena kurang serat atau faktor medis lain. Cara mengatasi BAB keras tak harus dengan pencahar, bisa dengan cara alami seperti pilihan makanan yang tepat.

Advertisement

Namun jika konstipasi terjadi karena masalah medis tertentu, konsultasikan dengan dokter apa makanan yang sebaiknya dikonsumsi atau adakah cara mengatasi BAB keras dengan lebih mudah.

Penyebab BAB keras

BAB keras terasa tidak nyaman bahkan menimbulkan rasa sakit. Ada beberapa faktor yang menyebabkan BAB menjadi keras, seperti:

1. Konsumsi obat

Terkadang BAB keras terjadi karena konsumsi obat dengan kandungan tertentu, seperti:

  • Antacid mengandung aluminum dan kalsium
  • Antikolinergik
  • Antikonvulsan untuk mencegah kejang
  • Diuretik
  • Suplemen zat besi
  • Calcium channel blockers
  • Obat depresi
  • Obat Parkinson’s disease

Apabila konstipasi dirasa sangat mengganggu, konsultasikan dengan dokter untuk mencari tahu alternatif obat lainnya.

2. Gaya hidup

Gaya hidup yang tidak mencukupi asupan cairan dan serat bisa menyebabkan seseorang mengalami konstipasi. Orang yang baru mengganti jenis diet yang dijalaninya juga bisa merasakan susah BAB. Tak hanya itu, jarang beraktivitas fisik dapat memicu hal yang sama.

Ingat pula bahwa ketika seseorang terbiasa mengabaikan sinyal tubuh untuk BAB, ada kemungkinan mengalami konstipasi. Menahan keinginan untuk BAB mengganggu kinerja otak ketika muncul sinyal yang sama di kemudian hari.

3. Medis

Faktor medis seperti menderita penyakit tertentu atau sedang hamil juga bisa menyebabkan seseorang sulit BAB. Apa saja?

  • Usia lanjut
  • Masalah anatomi saluran pencernaan
  • Cedera otak
  • Masalah hormonal
  • Tumor usus
  • Obstruksi atau usus tersumbat
  • Parkinson’s disease
  • Kehamilan
  • Cedera sumsum tulang belakang
  • Peradangan kelenjar prostat

Kondisi medis seperti obstruksi usus bisa mengindikasikan masalah medis darurat. Ada risiko terjadi komplikasi yang mengancam nyawa apabila usus pecah dan mengenai dinding usus.

Baca Juga

  • Mengenal Imunologi, Cabang Ilmu Kedokteran yang Mempelajari Sistem Imun serta Gangguannya
  • 8 Manfaat Jus Lidah Buaya yang Bisa Anda Nikmati
  • Pilihan Makanan Penambah Imun yang Enak Disantap Setiap Hari

Cara mengatasi BAB keras

Selama tidak ada keluhan seperti nyeri tak tertahankan atau darah di feses, cara mengatasi BAB keras bisa dilakukan di rumah. Namun apabila sudah disertai keluhan yang mengganggu aktivitas, konsultasikan pada dokter.

Beberapa cara mengatasi BAB keras di antaranya:

  • Pijat perut

Terkadang, pijatan di area perut dapat memberi stimulus pada usus untuk mengeluarkan feses lebih cepat. Jika untuk bayi jenis pijatannya dengan huruf I-L-U yang berakhir di kiri bawah, orang dewasa bisa melakukan pijat perut dengan gerakan melingkar.

  • Banyak minum air

Semakin banyak asupan cairan di saluran pencernaan, feses bisa menjadi lunak dan mudah dikeluarkan. Mudah untuk mengetahui apakah seseorang sudah cukup minum atau belum, lihat dari indikator warna urine. Idealnya, warna urine kuning pucat bahkan bening.

  • Perbanyak serat

Perbanyak juga asupan serat untuk membantu melancarkan proses cerna. Namun ingat, porsinya secukupnya saja dan jangan terlalu banyak. Asupan serat berlebihan akan menimbulkan rasa kembung dan tidak nyaman di perut.

Ada banyak pilihan sumber serat yang membantu melancarkan BAB seperti brokoli, kacang polong, wortel, kacang-kacangan, atau roti gandum.

  • Beraktivitas fisik

Aktivitas fisik akan membantu usus untuk bergerak sehingga pembuangan pun lebih lancar. Tak hanya itu, bonusnya pun tubuh jadi lebih bugar.

  • Obat dari dokter

Jika cara mengatasi BAB keras di rumah tidak efektif, resep obat dari dokter mungkin dibutuhkan. Biasanya, dokter akan memberikan obat berjenis bulk-forming, osmotic, hingga stool softeners. Ini hanya solusi jangka pendek jika konstipasi terjadi bukan karena masalah medis.

  • Operasi

Ketika konstipasi terjadi karena ada masalah medis serta harus ditangani segera, dokter bisa melakukan prosedur operasi. Biasanya, ini dilakukan ketika terjadi penyumbatan di usus atau prolaps rektum. Operasi menjadi pilihan terakhir prosedur medis ketika kondisinya sudah cukup darurat.

Catatan dari SehatQ

Ketika mengalami konstipasi, coba runut apa pemicunya. Apakah kurang memenuhi kebutuhan nutrisi dari makanan bergizi, kurang cairan hingga dehidrasi, konsumsi obat, atau masalah medis lainnya. Segera ambil tindakan agar konstipasi tidak menyebabkan komplikasi yang tak diharapkan.

Advertisement

masalah pencernaanhidup sehatpola hidup sehat

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved