Terapi Patah Tulang untuk Penderita Osteogenesis Imperfecta

Pengobatan patah tulang pada kasus osteogenesis imperfecta menggunakan teknik yang berbeda
Terapi dilakukan untuk memperbaiki kondisi tulang akibat osteogenesis imperfecta

Penderita osteogenesis imperfecta (OI) kemungkinan besar akan mengalami patah tulang beberapa kali dalam hidupnya. Terapi patah tulang pada kasus osteogenesis imperfecta menggunakan teknik yang berbeda, walaupun prinsipnya sama dengan terapi patah tulang umum.

Beberapa prosedur operasi terapi patah tulang yang diperlukan untuk menangani kasus OI, antara lain:

  • Operasi untuk membetulkan tulang yang patah
  • Operasi untuk membetulkan kelainan bentuk (deformitas), misalnya tulang yang melengkung
  • Operasi untuk stabilisasi tulang belakang, mencegah skoliosis
  • Operasi untuk memperbaiki tulang pendengaran untuk memperbaiki pendengaran

Penanganan dan pengobatan patah tulang akibat OI

Tulang yang patah harus segera ditangani, baik dengan casting (pemasangan gips), splint, atau brace. Berikut adalah beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk mengatasi kelainan pada tulang yang disebabkan oleh osteogenesis imperfecta.

1. Memperbaiki Kelainan Bentuk

Pada kasus OI, dapat terjadi kelainan bentuk tulang akibat patah tulang berulang atau kelainan pembentukan tulang. Salah satunya adalah panjang tulang tungkai yang berbeda antara kiri dan kanan.

Perbedaan panjang tulang ini penting untuk diperbaiki. Jika dibiarkan, kondisi ini akan menyebabkan kesulitan gerak, nyeri pinggang, progresi skoliosis, hingga risiko cedera. Tindakan perbaikan dilakukan sebagai upaya pencegahan terjadinya patah tulang berulang.

2. Stabilisasi Tulang Belakang

Kelainan tulang belakang, seperti kifosis atau scoliosis, sering terjadi pada anak dengan OI sehingga monitoring berkala sangat diperlukan. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu stabilisasi tulang belakang, yaitu olahraga, penggunaan brace, dan operasi.

3. Prosedur Operasi

Pada OI, tulang yang sama bisa patah berulang kali. Untuk mencegah patah tulang berulang pada tulang yang sama, serta untuk memperbaiki kelainan bentuk, dilakukan dua prosedur operasi berikut:

  • Rodding

Batang dari logam dimasukkan ke dalam tulang panjang dari lengan atau tungkai, sebagai penyangga agar tulang lebih kuat. Diharapkan dengan pemasangan batang logam ini, tulang lebih jarang patah.

Tulang anak masih terus bertambah panjang, sedangkan panjang batang logam tidak berubah sehingga dibutuhkan operasi ulang untuk menyesuaikan panjangnya logam dengan panjang tulang. Namun sekarang, sudah ada kawat teleskopik yang bisa memanjang mengikuti perpanjangan tulang.

  • Fusi spinal untuk skoliosis

Pada kasus skoliosis yang berat, penggunaan brace untuk menopang tulang belakang bisa jadi tidak efektif karena penggunaan brace justru menyebabkan perubahan bentuk tulang. Dalam kasus demikian, operasi fusi spinal dilakukan. Tulang belakang diluruskan dan kemudian disambungkan satu sama lain.

Tulang pada osteogenesis imperfecta lebih lunak dari kondisi normal sehingga prosedur operasi tidak bisa menggunakan plate atau sekrup seperti pada patah tulang biasa. Penggunaannya plate justru akan menyebabkan patah tulang dan perbaikan yang tidak sempurna. Batang logam, pin, dan kawat lebih aman untuk digunakan.

[[artikel-terkait]]

Terapi Fisik dan Olahraga

Selain pengobatan tulang patah, terapi fisik dan olahraga sangat penting dalam terapi patah tulang pada OI. Tujuannya adalah mempertahankan fungsi tulang dan sebisa mungkin mendorong penderitanya untuk dapat mandiri.

Program terapi fisik bertujuan untuk menguatkan otot dan dapat dimulai sejak bayi. Seringkali perkembangan motorik kasar penderita OI terlambat akibat kelemahan otot. Melalui terapi fisik, otot-otot dibantu agar menjadi lebih kuat. Terapi fisik juga meliputi penggunaan alat penyokong yang sesuai, seperti kursi roda, tongkat, atau walker.

Sementara itu, terapi okupasi penting untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak dengan OI. Pengenalan dan adaptasi menggunakan alat-alat bantu diperkenalkan dalam terapi ini, agar mereka bisa menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik dan mandiri.

Olahraga penting dilakukan untuk menguatkan otot dan meningkatkan kepadatan tulang. Berenang dan berjalan adalah jenis olahraga yang aman untuk dilakukan. Berenang memungkinkan pergerakan yang lebih bebas dengan risiko patah tulang yang kecil. Berjalan adalah olahraga yang baik bagi mereka yang tidak menggunakan alat bantu berjalan.

Osteogenesis Imperfecta Foundation. http://www.oif.org/site/PageNavigator/AOI_Facts.html
Diakses pada Mei 2019

Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/osteogenesis-imperfecta.html
Diakses pada Mei 2019

Marr C, Seasman A, Bishop N. Managing the patient with osteogenesis imperfecta
: a multidisciplinary approach. J Multidiscip Healthc. 2017;10 : 145-55. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5388361/
Diakses pada Mei 2019

Ortho Info. https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases--conditions/osteogenesis-imperfecta
Diakses pada Mei 2019

Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/1256726-treatment#d11
Diakses pada Mei 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed