Mengenal Terapi Lumba-Lumba untuk Anak Autis, Benarkah Efektif?


Autisme bisa dikendalikan dengan beragam terapi. Salah satunya, terapi lumba-lumba. Terapi untuk anak autis ini umumnya berguna untuk membantu perkembangan motorik halus, kemampuan berbicara, dan fokus mereka.

0,0
Ditinjau olehdr. Reni Utari
terapi hewan lumba-lumbaTerapi lumba-lumba dapat membantu meningkatkan motorik halus anak
Ketika terdiagnosis gangguan perkembangan, anak Anda mungkin akan menjalani sejumlah perawatan atau terapi untuk membantu merangsang perkembangannya. Terapi lumba-lumba merupakan jenis terapi yang cukup populer untuk mengatasi gangguan perkembangan, seperti autisme. 
Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang cara kerja dan manfaat terapi lumba-lumba untuk perkembangan anak.

Apa itu terapi lumba-lumba?

Terapi lumba-lumba adalah salah satu jenis terapi dengan bantuan hewan terlatih untuk meningkatkan kemampuan dan kesehatan fisik maupun mental pada kondisi tertentu, seperti autismeTerapi lumba-lumba memiliki banyak variasi, mulai dari hanya melihat, merawat, menyentuh, hingga berenang bersama lumba-lumba terlatih. Durasi dan frekuensi terapi juga disesuaikan dengan kebutuhan. Lumba-lumba dikenal sebagai hewan mamalia yang ramah, cerdas, dan komunikatif. Lumba-lumba juga termasuk hewan yang mudah dilatih dan mampu mempertahankan interaksi dengan manusia. Faktor inilah yang membuat lumba-lumba berpotensi memiliki efek terapeutik bagi manusia. Meski begitu, Animal Welfare Institute menyatakan bahwa berenang dengan lumba-lumba tidak terlepas dari risiko yang membahayakan. Adakalanya, lumba-lumba merasa stres karena berada di habitat yang tidak alami sehingga bisa saja melukai pengunjung. Selain itu, potensi penularan penyakit dari lumba-lumba ke manusia juga mungkin saja terjadi. Untuk itu, penting bagi Anda untuk memilih tempat terapi hewan yang memilih pelatih berlisensi dan berpengalaman.
BACA JUGA: Tanda-Tanda Autisme Dewasa dan Penanganan yang Tepat

Bagaimana terapi lumba-lumba bisa membantu perkembangan anak autis?

Anak dengan autisme biasanya memiliki gangguan perkembangan yang menyebabkan keterbatasan dalam melakukan interaksi sosial, komunikasi, dan berperilaku. Terapi ini umumnya melibatkan anak berenang bersama lumba-lumba sambil melakukan beberapa gerakan untuk melatih koordinasi tangan dan mata, gerak, serta beberapa respons verbal lainnya. Sebuah penelitian dalam BMC Research Notes menyatakan bahwa interaksi dengan lumba-lumba berpotensi menjadi terapi komplementer (pelengkap) pada anak dengan autism spectrum disorder. Terapi lumba-lumba diketahui dapat mampu meningkatkan perkembangan motorik halus, kinerja kognitif, dan perkembangan verbal pada anak autis. Berada di sekitar lumba-lumba dinilai efektif meningkatkan perhatian dan pemikiran anak, serta membantu mereka belajar lebih cepat dan menyimpan informasi lebih lama. Interaksi dengan hewan selama terapi juga membantu anak autis meningkatkan koordinasi, kekuatan, dan kemampuan fisiknya. Lebih dari itu, anak juga akan merasa gembira dan lebih percaya diri. 

Manfaat terapi lumba-lumba 

Berdasarkan pemaparan di atas, terapi dengan bantuan hewan seperti lumba-lumba mampu meningkatkan perkembangan fisik, sosial, dan emosional anak. Jika dirangkum, beberapa manfaat terapi lumba-lumba bagi penderita autis dan gangguan perkembangan lainnya antara lain:
  • Meningkatkan kemampuan berbicara dan berbahasa
  • Meningkatkan keterampilan motorik kasar dan motorik halus
  • Meningkatkan stimulasi
  • Meningkatkan kemampuan daya ingat
  • Menambah kepercayaan diri
  • Mengurangi stres dan depresi 
  • Memiliki efek relaksasi
  • Meningkatkan hormon kebahagiaan
  • Membuat lebih fokus dan perhatian
  • Meningkatkan motivasi
  • Mempercepat proses terapi
BACA JUGA: Beda Anak Speech Delay dan Autis yang Perlu Diketahui Orangtua
Selain autisme, berenang bersama lumba-lumba juga memiliki efek positif pada anak-anak dengan kondisi kesehatan berikut ini:

Catatan dari SehatQ

Banyak penelitian yang telah membuktikan efek positif dari hubungan manusia dengan hewan dalam mengatasi berbagai gangguan fisik maupun mental. Terapi dengan bantuan hewan terlatih, seperti lumba-lumba, diketahui dapat meningkatan kemampuan fisik, interaksi sosial, suasana hati, dan kesehatan secara keseluruhan pada penderita gangguan perkembangan seperti autisme. Ini menjadi salah satu terapi agar anak autis bisa hidup dan berinteraksi layaknya orang kebanyakan.Konsultasikan dengan dokter jika Anda ingin mencoba melakukan terapi hewan pada penderita autisme. Dokter akan menentukan terapi yang tepat dan sesuai dengan kondisi pasien. Pastikan pula Anda memilih layanan terapis yang profesional dengan hewan dan pelatih yang berpengalaman dan berlisensi. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait manfaat terapi lumba-lumba atau jenis terapi lainnya untuk anak autis melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
gejala autisautismeterapi wicara
Autism Research and Treatment. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3420785/
Diakses pada 27 Oktober 2021
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/autism/how-pet-therapy-can-help.aspx
Diakses pada 27 Oktober 2021
CDC. https://www.cdc.gov/ncbddd/autism/facts.html
Diakses pada 27 Oktober 2021
BMC Research Notes. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3468398/
Diakses pada 27 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait