Memahami Jenis-Jenis Terapi Humanistik dan Cara Kerjanya


Terapi humanistik adalah terapi yang dapat membantu seseorang untuk mencari makna dan mencapai kepuasan lebih dalam hidup. Terapi ini terbagi ke dalam beberapa jenis, antara lain terapi berpusat pada klien, terapi gestalt, dan terapi eksistensial.

0,0
Terapi humanistik membantu seseorang untuk mencari makna dan mencapai kepuasan lebih dalam hidupPendekatan yang dilakukan dalam terapi humanistik adalah empati dan pandangan positif
Trauma dan depresi merupakan kondisi yang perlu mendapatkan penanganan serius. Apabila dibiarkan begitu saja, hal ini bisa memberi pengaruh buruk bagi kondisi fisik maupun psikologis penderitanya.Untuk membantu mengatasi masalah-masalah tersebut, beragam jenis tindakan bisa dilakukan, salah satunya dengan terapi humanistik. Melalui terapi ini, penderitanya diajak untuk mengubah pandangan mereka menjadi lebih baik dan mengembangkan kemampuan penerimaan diri.

Apa itu terapi humanistik?

Terapi humanistik adalah pendekatan kesehatan mental yang didasarkan pada prinsip bahwa setiap orang mempunyai cara mereka masing-masing dalam memandang dunia. Pandangan tersebut dapat memengaruhi bagaimana Anda mengambil pilihan dan tindakan.Selain itu, terapi ini juga melibatkan keyakinan bahwa semua orang baik dan mampu membuat pilihan tepat untuk diri mereka sendiri. Ketika Anda tidak menghargai diri sendiri, tentunya akan lebih sulit untuk mengembangkan potensi diri secara maksimal.Ada dua macam pendekatan yang dilakukan terapis dalam terapi humanistik, antara lain:
  • Empati: pendekatan di mana terapi berusaha memahami apa yang Anda rasakan. Empati memungkinkan terapis untuk berhubungan dengan pengalaman Anda dari perspektif mereka.
  • Pandangan positif: pendekatan di mana terapis menunjukkan kehangatan dan sikap reseptif (mau menerima dan terbuka terhadap pandangan orang lain) saat mendengar Anda bercerita. Terapis akan mendengarkan pengalaman Anda tanpa menghakimi.

Jenis-jenis terapi humanistik

Terapi humanistik terbagi ke dalam beberapa jenis. Setiap jenisnya mempunyai fokus dan tujuan yang berbeda dalam mengatasi masalah pasien.Jenis-jenis terapi adalah sebagai berikut:

1. Terapi berpusat pada klien (client centered therapy)

Dalam client centered therapy, terapis akan mendengar, mengakui, dan memparafrasekan apa yang menjadi kekhawatiran Anda. Jenis terapi ini percaya bahwa dukungan lingkungan sekitar  tanpa adanya penghakiman dapat membuat Anda merasa bebas untuk menjadi diri sendiri.Kritik dan ketidaksetujuan dari orang lain dapat mengubah cara pandang seseorang terhadap diri mereka sendiri. Hal ini dapat memicu tekanan mental, menghalangi proses perkembangan diri, dan mencegah Anda merasakan kepuasan dalam hidup.Dalam prosesnya, terapis akan menerima tanpa syarat, bahkan saat mereka sebenarnya tidak setuju dengan sikap dan perilaku Anda. Perasaan diterima tanpa adanya penghakiman dalam terapi membantu agar Anda tidak menahan diri ketika berbagi pengalaman karena takut untuk mendapat kritik atau komentar buruk.

2. Terapi gestalt

Terapi gestalt merupakan salah satu jenis terapi humanistik
Terapis akan meminta Anda duduk di hadapan kursi kosong
 Terapi gestalt merupakan terapi yang berfokus pada teknik dan keterampilan untuk memahami perasaan serta emosi diri sendiri. Terapis akan meminta Anda untuk menggambarkan pikiran dan perasaan Anda.Jenis terapi ini didasarkan pada teori di mana konflik yang belum terselesaikan dapat memicu masalah dan menyebabkan kesusahan dalam hidup. Dalam prosesnya, terapis akan meminta Anda untuk duduk di hadapan kursi kosong. Anda kemudian diajak untuk melakukan obrolan seolah-olah orang yang terlibat konflik dengan Anda sedang duduk di kursi tersebut.

3. Terapi eksistensial 

Jenis terapi ini menitikberatkan pada kehendak bebas, penentuan nasib sendiri, dan pencarian makna. Tujuannya, Anda bisa memahami bagaimana keberadaan Anda sebagai manusia yang seutuhnya.Dalam terapi eksistensial, terapis akan mengajak untuk memahami dan mengeksplorasi makna dalam hidup Anda. Dengan bimbingan mereka, Anda akan diajarkan untuk menerima tanggung jawab atas pilihan yang dibuat dalam hidup dengan bebas. Kebebasan mengambil pilihan untuk membuat perubahan akan memberi hidup Anda makna yang lebih besar.

Siapa yang harus menjalani terapi humanistik?

Terapi humanistik cocok dicoba untuk Anda yang ingin mencari kepuasan lebih dalam hidup. Selain itu, terapi ini juga bisa dijadikan pilihan untuk membantu mengatasi masalah-masalah seperti:
  • Trauma
  • Masalah dalam hubungan
  • Depresi
  • Psikosis
Perlu diingat, efektivitas terapi ini mungkin akan berbeda pada masing-masing orang. Selain itu, terapi humanistik tidak akan seefektif terapi perilaku kognitif (CBT) dalam mengatasi gangguan panik dan kecemasan.

Catatan dari SehatQ

Terapi humanistik adalah terapi yang dapat membantu seseorang untuk mencari makna dan mencapai kepuasan lebih dalam hidup. Terapi ini terbagi ke dalam beberapa jenis, antara lain terapi berpusat pada klien, terapi gestalt, dan terapi eksistensial.Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
psikoterapi
Healthline. https://www.healthline.com/health/humanistic-therapy
Diakses pada 1 September 2021
WebMD. https://www.webmd.com/mental-health/humanistic-psychology-and-humanistic-therapy
Diakses pada 1 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait