Terapi Air Putih Ala Orang Jepang, Apakah Bermanfaat untuk Kesehatan?

Terapi air putih dilakukan dengan meminum air putih sesaat Anda bangun tidur, di saat perut masih kosong.
Terapi air putih mengklaim bisa mengobati banyak penyakit, salah satunya kanker.

Menjaga tubuh tetap terhidrasi sangat bermanfaat bagi kesehatan. Itulah sebabnya, masyarakat Jepang percaya bahwa terapi air putih bisa mendatangkan manfaat bagi kesehatan. Bahkan, terapi air putih diklaim bisa menyembuhkan penyakit mematikan, salah satunya kanker. Apakah benar sudah terbukti secara medis? Mari ketahui jawabannya bersama-sama!

Apa itu terapi air putih?

Terapi air putih ala Jepang adalah aktivitas mengonsumsi air putih bersuhu normal atau hangat, sesaat setelah Anda bangun dalam keadaan perut masih kosong. Tujuannya adalah membersihkan sistem pencernaan dan menjaga kesehatan usus.

Jika sistem pencernaan dan kesehatan usus terjaga, para pengikut terapi air putih ala Jepang percaya, banyak penyakit yang bisa diobati.

Dalam terapi ini, air putih bersuhu dingin sangat dilarang. Para pengikutnya menganggap air putih dingin bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan, karena berisiko membuat lemak dan minyak dari makanan mengeras di dalam saluran pencernaan, sehingga memperlambat pencernaan dan menimbulkan penyakit.

Bagi Anda yang penasaran, berikut ini adalah cara melakukan terapi air putih:

  • Minumlah air putih bersuhu normal atau hangat, sebanyak 4-5 kali dalam gelas berukuran 160 mililiter (ml), di saat perut masih kosong.
  • Jangan dulu menggosok gigi sebelum minum air putih.
  • Setelah mengonsumsi air putih, tunggulah sekitar 45 menit sampai akhirnya boleh sarapan pagi.
  • Setiap makan, batasi durasinya selama 15 menit saja. Kemudian tunggu 2 jam sebelum melahap atau meminum apapun.

Penyakit yang diklaim dapat diobati terapi air putih

Minum air
Terapi air putih diklaim bisa sembuhkan kanker

Menurut pengikutnya, setiap penyakit yang dipercaya dapat terobati oleh terapi air putih, memiliki perlakuan yang berbeda-beda. Berikut ini penjelasannya:

  • Sembelit: lakukan terapi air putih selama 10 hari
  • Tekanan darah tinggi: lakukan terapi air putih selama 30 hari
  • Diabetes tipe 2: lakukan terapi air putih selama 30 hari
  • Kanker: lakukan terapi air putih selama 180 hari

Meminum air putih secara teratur dan tidak berlebihan, memang memiliki manfaat kesehatannya tersendiri. Namun sayangnya, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa terapi air putih bisa menyembuhkan beberapa penyakit di atas.

Apakah terapi air putih ada manfaatnya?

Walaupun terapi air putih belum memiliki bukti yang kuat untuk digunakan sebagai pengobatan beberapa penyakit di atas, meminum air putih secara teratur memiliki banyak manfaat kesehatan, lho.

Beberapa hal di bawah ini adalah manfaat kesehatan yang mungkin bisa dirasakan jika menjalani terapi air putih.

  • Meningkatkan kesehatan tubuh

Jika sebelumnya Anda tidak teratur dalam minum air putih, setelah menjalani terapi air putih, mungkin Anda akan memiliki pola minum air putih yang lebih teratur. Selain itu, mengonsumsi air putih secara teratur bisa meningkatkan fungsi otak, menjaga tubuh tetap terhidrasi, menjaga stamina tubuh, dan mengontrol tekanan darah.

Selain itu, mengonsumsi air putih juga bisa mencegah sembelit, sakit kepala, hingga batu ginjal.

  • Berpotensi menurunkan berat badan

Menjalani terapi air putih ala Jepang berpotensi membantu Anda menurunkan berat badan, karena mencegah adanya kelebihan kalori.

Pertama, jika Anda mengganti minuman seperti jus buah atau soda dengan air putih, otomatis jumlah kalori yang masuk ke tubuh akan berkurang.

Apalagi, terapi air putih memberikan jeda sekitar 2 jam setiap makan, yang lagi-lagi bisa menurunkan jumlah kalori di tubuh.

Meski demikian, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk menjelaskan hubungan antara minum air secara teratur dengan penurunan berat badan.

Efek samping dan risiko terapi air putih

Minum air
Minum air berlebihan ternyata berbahaya bagi kesehatan

Mengonsumsi air putih terlalu banyak bisa mengakibatkan keracunan. Kondisi ini dikenal juga dengan istilah overhidrasi. Hal ini akan terjadi jika Anda mengonsumsi banyak air dalam waktu yang berdekatan.

Saat tubuh kebanyakan air, pembengkakan sel-sel tubuh bisa terjadi, terutama pada sel-sel otak. Akibatnya, tekanan di tengkorak meningkat, sehingga menimbulkan:

  • Sakit kepala
  • Muntah
  • Mual

Bahkan, kondisi fatal seperti meningkatnya tekanan darah, sulit bernapas, melemahnya otot, dan ketidakmampuan mengidentifikasi informasi sensorik bisa terjadi. Dalam kasus yang lebih parah, keracunan air juga bisa menyebabkan kejang, kerusakan otak, koma, hingga kematian.

Selain itu, mengonsumsi air terlalu banyak bisa menurunkan kadar garam di dalam tubuh, sehingga menimbulkan kondisi hiponatremia (kadar natrium dalam darah rendah). Gejala merugikan di bawah ini pun bisa terjadi:

  • Mual dan muntah
  • Sakit kepala
  • Kebingungan
  • Kehilangan energi, cepat ngantuk, dan lelah
  • Gelisah dan mudah tersinggung
  • Otot melemah
  • Kejang
  • Koma

Untuk lebih amannya, jangan mengonsumsi air putih lebih dari 1 liter dalam waktu 1 jam. Sebab, 1 liter adalah jumlah maksimal yang dapat ditampung oleh ginjal orang sehat.

Apakah terapi air putih bisa menepati janjinya?

Terapi air putih mengklaim dapat mengobati beberapa penyakit mematikan seperti kanker. Namun apakah sudah terbukti secara medis?

Kesimpulannya, belum ada bukti kuat yang mampu mendukung klaim terapi air putih ala Jepang itu. Selain itu, tidak ada juga bukti yang memperkuat klaim terapi air putih bisa membersihkan usus dan mengatur kesehatan usus.

Ditambah lagi, klaim yang menyebut terapi air putih tentang air dingin bisa memberikan dampak buruk juga tidak sepenuhnya benar. Mengonsumsi air dingin memang bisa menurunkan suhu pada saluran pencernaan dan meningkatkan tekanan darah pada beberapa orang. Namun, meminum air putih tidak akan menyebabkan lemak mengeras di saluran pencernaan.

Catatan dari SehatQ:

Sebelum Anda mencoba terapi air putih khas Jepang untuk menyembuhkan beberapa penyakit seperti kanker, diabetes tipe 2, hingga sembelit, ada baiknya berkonsultasi dulu dengan dokter. Perlu diingat juga, jangan jadikan terapi air putih sebagai pengganti obat-obatan yang diberikan tenaga ahli medis profesional. Sebab, belum ada penelitian yang bisa membuktikan efektivitas terapi air putih ini.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/japanese-water-therapy#the-therapy
Diakses pada 14 Februari 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318619#dangers-of-too-much-water-
Diakses pada 14 Februari 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hyponatremia/symptoms-causes/syc-20373711?page=0&citems=10
Diakses pada 14 Februari 2020

Artikel Terkait