Tengkuk Sakit Bisa Muncul Karena Hal-hal Ini

(0)
19 Aug 2020|Annisa Trimirasti
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Tengkuk sakit dapat muncul akibat terlalu sering membungkukTengkuk sakit bisa terjadi karena postur tubuh yang buruk
Tengkuk sakit merupakan keluhan yang umum terjadi. Rasa sakit biasanya memburuk ketika kepala berada dalam satu posisi yang sama untuk waktu lama, seperti menyetir atau bekerja di depan komputer.Leher sakit juga umumnya disertai dengan otot tegang atau kaku pada area leher dan sakit kepala. Untuk mengatasi keluhan ini, pertama-tama Anda perlu mengetahui alasan di balik tengkuk sakit terlebih dulu.

Ragam penyebab tengkuk sakit

Tengkuk atau area leher merupakan penopang fleksibel dari kepala. Bagian ini rentan mengalami cedera atau nyeri.Tengkuk sakit bisa disebabkan oleh beragam hal di bawah ini:

1. Otot tegang

Otot area leher atau tengkuk yang tegang bisa menimbulkan rasa sakit atau nyeri. Hal ini biasa disebabkan oleh penggunaan otot secara berlebihan. Berikut contohnya:
  • Bekerja atau duduk berjam-jam di depan komputer tanpa berganti posisi
  • Postur tubuh yang buruk, seperti sering membungkuk
  • Tidur dengan posisi leher yang buruk
  • Sering menyentakkan leher saat beraktivitas

2. Sendi aus

Sama seperti sendi di area lain, sendi leher juga bisa aus seiring pertambahan usia. Osteoarthritis dapat menyebabkan bantalan sendi (kartilago) yang menipis.Penipisan kartilago tersebut akan membuat ujung-ujung tulang dalam sendi lebih mudah bergesekan, sehingga menimbulkan rasa nyeri atau sakit.

3. Cedera

Cedera pada area leher bisa menyebabkan tengkuk sakit. Misalnya, dalam kecelakaan mobil, whiplash, terjatuh, atau kondisi lain.Kondisi cedera bisa membuat leher mendapat tekanan berlebih yang memaksanya untuk bergerak di luar batas rentang geraknya.

4. Kolesterol tinggi

Pasti Anda sering mendengar seseorang mengeluh nyeri tengkuk akibat dari kadar kolesterol yang tinggi, faktanya kolesterol tinggi dapat menyebabkan tengkuk terasa sakit hal ini dapat disebabkan oleh adanya lemak yang menumpuk di tengkuk dan menyebabkan aliran darah tidak lancar.Meskipun demikian, nyeri tengkuk bukanlah gejala utama dari hiperkolesterol, diperlukan pemeriksaan kadar kolesterol darah untuk menentukan apakan seseorang memiliki kolesterol tinggi atau tidak.

5. Serangan jantung

Sakit leher bisa menjadi gejala serangan jantung, bersama dengan sejumlah keluhan lain. Mulai dari sesak napas, berkeringat, mual, muntah, hingga nyeri di lengan atau rahang.

6. Meningitis

Meningitis adalah radang selaput otak. Pada penderita kondisi ini, tengkuk sakit dapat terjadi bersama dengan demam dan sakit kepala.

7. Penyebab lainnya

Selain kondisi-kondisi di atas, tengkuk sakit juga bisa muncul akibat beberapa penyakit. Contohnya, rheumatoid arthritis, fibromialgia, ataupun stenosis spinal (penyempitan ruas tulang belakang).

Cara mengatasi tengkuk sakit

Penanganan tengkuk sakit akan tergantung pada tingkat keparahan, penyebab, dan kondisi kesehatan pengidap secara keseluruhan. Beberapa pilihan untuk mengatasi leher sakit meliputi:

1. Penanganan mandiri

Anda bisa menangani tengkuk sakit yang ringan secara mandiri dengan sederet cara di bawah ini:
  • Menempelkan kompres dingin di area nyeri untuk mengurangi peradangan. Lakukan beberapa kali dalam sehari, dengan durasi maksimal 20 menit di setiap sesi.
  • Menempelkan kompres hangat pada area yang nyeri.
  • Mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri, seperti ibuprofen atau paracetamol.
  • Olahraga ringan, misalnya peregangan area leher dengan gerakan lembut. Namun lakukan ini ketika rasa nyeri mulai berkurang.

2. Pemberian obat-obatan

Bila rasa sakit tak kunjung hilang dengan penanganan mandiri, Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Dokter dapat meresepkan obat pereda sakit dengan dosis lebih kuat atau obat untuk membuat otot lebih rileks.

3. Fisioterapi

Langkah fisioterapi dapat dilakukan sebagai upaya penanganan tengkuk sakit. Terapis akan mengajarkan postur dan latihan yang tepat untuk membantu meringankan nyeri leher Anda.Selain dengan gerakan, terapis juga bisa memanfaatkan variasi suhu (panas atau dingin), ataupun bantuan arus listrik, guna meredakan nyeri pada tengkuk.

4. Suntik pereda nyeri dan operasi

Obat pereda nyeri tingkat tinggi dapat diberikan oleh dokter. Obat ini akan membantu dalam meringankan rasa sakit.Sementara langkah operasi sebenarnya jarang dilakukan. Namun prosedur ini bisa saja menjadi pilihan bila kondisi tengkuk nyeri tergolong berat dan penanganan lain tidak berhasil.

Tips mencegah tengkuk sakit

Untuk mencegah tengkuk nyeri, coba lakukan beberapa cara berikut:
  • Lakukan peregangan otot leher secara berkala bila Anda sudah berada di satu posisi yang sama dalam waktu lama
  • Perbaiki postur tubuh. misalnya usahakan tubuh dan kepala tegak saat duduk maupun berdiri, serta jangan sering membungkuk
  • Atur bangku dan meja kerja dengan baik, sehingga layar komputer berada pada ketinggian yang sama dengan mata Anda
  • Jangan menunduk saat menggunakan gadget
  • Hindari membawa barang berat dengan tas bertali, apalagi talinya hanya ada pada salah satu pundak
  • Tidak tidur tengkurap, sehingga otot-otot leher bisa turut beristirahat
  • Berhenti merokok
Tengkuk sakit termasuk kondisi yang biasa terjadi, umumnya karena postur tubuh yang buruk. Namun bila kondisi ini tak kunjung sembuh meski sudah melakukan penanganan mandiri, segera periksakan diri ke dokter.Dokter bisa melakukan langkah diagnosis agar penyebab nyeri leher diketahui dengan akurat, serta memberikan penanganan yang tepat.
sakit lehernyeri ototosteoarthritis
Healthline. https://www.healthline.com/symptom/neck-pain
Diakses pada 19 Agustus 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/neck-pain/symptoms-causes/syc-20375581
Diakses pada 19 Agustus 2020
WebMD. https://www.webmd.com/pain-management/why-does-my-neck-hurt#1
Diakses pada 19 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait