Telinga Seperti Ada Suara Angin, Apa Penyebabnya?


Kondisi telinga seperti ada suara angin disebut dengan tinnitus. Kondisi ini menandakan adanya gangguan pada telinga atau kepala. Tinnitus dapat disebabkan oleh penyakit, lingkungan, hingga kebiasaan buruk.

0,0
26 Oct 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ada sejumlah penyebab telinga seperti ada suara anginKondisi telinga seperti ada suara angin disebut dengan tinnitus
Tinnitus adalah masalah yang menyebabkan telinga seperti ada suara angin dan suara berdenging atau berdengung. Suara yang muncul bisa terdengar seperti siulan atau jenis suara lain yang mengganggu. Pada tinnitus, sumber suara berasal dari dalam (telinga atau kepala), bukan dari lingkungan sekitar.Sekitar 15-20% orang pernah merasakan tinnitus dan biasanya bukan dikarenakan hal yang berbahaya. Tinnitus sebenarnya bukanlah penyakit, melainkan gejala dari beragam kondisi tertentu. Untuk mengatasi tinnitus, maka harus diketahui terlebih dahulu penyebabnya.

Penyebab telinga seperti ada suara angin

Tinnitus atau kondisi telinga seperti ada suara angin dapat dibagi menjadi dua jenis, yakni tinnitus subjekitf dan objektif. Berikut perbedaan antara kedua jenis tinnitus ini beserta kondisi-kondisi yang bisa menyebabkannya.

1. Penyebab tinnitus subjektif

Pada tinnitus subjektif, adanya suara angin atau berdenging hanya bisa didengar oleh Anda sendiri. Hal ini bisa disebabkan karena masalah pada telinga bagian luar, tengah, atau dalam.Selain itu, suara yang muncul juga dapat disebabkan adanya gangguan saraf pendengaran di otak. Saraf ini merupakan bagian otak yang menginterpretasikan sinyal sebagai suara.Salah satu penyebab umum telinga seperti ada suara angin adalah kerusakan pada sel rambut yang terletak pada telinga dalam. Rambut-rambut ini bergerak sesuai tekanan gelombang suara dan melepaskan sinyal listrik dari telinga menuju otak melalui saraf pendengaran.Otak lalu menginterpretasi sinyal tersebut sebagai suara. Jika rambut pada telinga mengalami gangguan, seperti bengkok atau rusak, maka rambut-rambut tersebut dapat mengeluarkan sinyal listrik tidak beraturan yang menjadi penyebab tinnitus.Beberapa kondisi umum penyebab telinga seperti ada suara angin adalah:
  • Presbikusis, yakni gangguan pendengaran akibat penuaan yang biasanya dimulai saat usia 60 tahunan.
  • Paparan suara bising. Gangguan tinnitus jangka pendek dapat terjadi akibat suara yang terlalu keras atau bising.
  • Sumbatan di saluran telinga. Biasanya akibat kotoran menumpuk yang menyebabkan gangguan pendengaran atau iritasi gendang telinga.
  • Otosklerosis. Pengerasan tulang telinga tengah yang tidak normal. Biasanya karena genetik.
Sementara itu, penyebab telinga seperti ada suara angin yang lebih jarang terjadi, di antaranya:
  • Penyakit meniere. Dalam kondisi ini, tinnitus terjadi karena tekanan cairan telinga bagian dalam tidak normal.
  • Gangguan sendi temporomandibular (TMJ), yakni gangguan pada sendi tempomandibular (tempat tulang rahang bertemu tengkorak di depan telinga).
  • Cedera kepala dan atau leher. Biasanya menyebabkan tinitus di salah satu telinga.
  • Neuroma akustik. Tumor jinak yang berkembang di saraf kranial, yang membentang dari otak ke telinga dalam.
  • Disfungsi tuba eustachius. Saluran penghubung telinga tengah ke tenggorokan atas yang seharusnya membuka dan menutup, tapi malah terus terbuka sepanjang waktu. Hal ini menyebabkan telinga sepeti ada suara angin dan terasa penuh.
  • Kejang otot telinga bagian dalam. Ketegangan atau kejang otot telinga bagian dalam yang terjadi tanpa alasan bisa disebabkan oleh penyakit saraf, termasuk multiple sclerosis.

2. Penyebab tinnitus objektif

Pada tinnitus objektif, suara yang muncul juga bisa didengar oleh orang lain, contohnya dokter yang melakukan pemeriksaan. Tinnitus objektif lebih jarang terjadi dan bisa disebabkan karena adanya masalah pembuluh darah, gangguan tulang telinga tengah, atau kontraksi otot.Penyebab tinnitus objektif biasanya terkait suara dari pembuluh darah di dekat telinga. Pada kasus ini, maka suara akan terdengar seiring denyut nadi (tinnitus pulsatile). Hal ini dapat disebabkan oleh:
  • Aliran turbulensi melalui pembuluh arteri karotis atau pembuluh vena jugularis di leher
  • Tumor pada telinga bagian tengah
  • Kerusakan pembuluh darah pada membran yang menutupi otak.

Mengatasi telinga seperti ada suara angin

Kebanyakan tinnitus tidak memerlukan penanganan medis. Namun, ada kalanya tinnitus terasa cukup mengganggu sehingga perlu diatasi. Untuk mengatasi telinga seperti ada suara angin, diperlukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya.Perlu diingat bahwa tinnitus sendiri tidak bisa diobati, tapi ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi gelajanya.
  • Menggunakan alat bantu dengar bagi pasien dengan gangguan pendengaran.
  • Membersihkan telinga secara teratur dengan cara yang tepat.
  • Jika disebabkan karena gangguan pada pembuluh darah, dokter akan memberikan obat-obatan maupun pembedahan.
  • Menghindari kafein dan jenis stimulan lain yang dapat memperparah tinnitus.
Sebaiknya hubungi dokter THT apabila tinnitus atau telinga seperti ada suara angin kerap mengganggu dan disertai gejala lain, seperti kehilangan pendengaran, pusing, pandangan kabur, atau tinnitus terjadi setelah mengalami infeksi pernapasan saluran atas.Untuk berdiskusi lebih lanjut telinga seperti ada suara angin, Anda bisa tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tinnituspenyakit telinga
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tinnitus/symptoms-causes/syc-20350156
Diakses 12 Oktober 2020
MSD Manuals. https://www.msdmanuals.com/home/ear,-nose,-and-throat-disorders/symptoms-of-ear-disorders/ear-ringing-or-buzzing
Diakses 12 Oktober 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/patulous-eustachian-tube
Diakses 12 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait