Telinga Berdengung Terus, Salah Satu Gejala Tumor Neuroma Akustik


Neuroma akustik adalah tumor jinak yang tumbuh di saraf yang menghubungkan telinga ke otak. Walaupun langka, tumor ini dapat menyerang siapa saja, termasuk pada lansia. Neuroma akustik memiliki gejala berupa telinga berdengung terus-menerus, vertigo, dan kehilangan pendengaran sebelah.

(0)
10 Jul 2019|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
73% penderita neuroma akustik dilaporkan mengalami gejala telinga berdengung terus-menerusGejala umum tumor neuroma akustik adalah telinga berdengung terus dan kehilangan pendengaran sebelah
Pernahkah Anda merasakan kedua telinga atau salah satunya berdengung terus? Jika iya, boleh jadi itu pertanda tumbuhnya tumor neuroma akustik. Penyakit ini memang langka. Namun, Anda harus memahami gejalanya dengan baik untuk antisipasi terhadap penyakit tersebut.Tumor jinak neuroma akustik tumbuh di saraf yang menghubungkan telinga ke otak. Pada umumnya, pertumbuhan tumor tersebut berjalan dengan lambat. Walau demikian, Anda tetap harus waspada karena tumor yang besar dapat menekan otak dan mengancam nyawa Anda.

Telinga berdengung terus sebagai gejala neuroma akustik

Telinga sering berdengung adalah gejala tumor neuroma akustik
Mengenali gejala awal neuroma akustik memang bukan perkara mudah. Sebab ada kemungkinan, gejalanya serupa tanda-tanda penuaan biasa sehingga kemudian terabaikan.Salah satu ciri-ciri yang umum terjadi sebagai tumor neuroma akustik adalah telinga berdengung terus (yang dikenal sebagai kondisi tinnitus). Sebanyak 73% penderita neuroma akustik dilaporkan mengalami gejala telinga berdengung terus ini.

Selain telinga berdengung terus, ini gejala lain neuroma akustik

Ada beberapa tanda-tanda lain yang dapat mengindikasikan Anda terkena tumor neuroma akustik. Mulai dari vertigo, kehilangan pendengaran di salah satu telinga, sakit kepala dan gugup, inilah gejala-gejala lain dari neuroma akustik, selain telinga berdengung terus.

1. Mengalami vertigo

Anda mungkin akan mengalami sensasi berputar, yang disebut kondisi vertigo. Kondisi ini dapat memengaruhi keseimbangan tubuh Anda. Vertigo dialami oleh sekitar 57% penderita tumor neuroma akustik.

2. Kehilangan pendengaran sebelah

Kehilangan pendengaran di satu telinga mungkin juga terjadi pada Anda. Kondisi ini termasuk gejala kunci pada 90% kasus tumor neuroma akustik. Gangguan pendengaran ini, dapat terjadi tiba-tiba, maupun secara perlahan.

3. Gangguan keseimbangan tubuh

Ciri lain dari pertumbuhan tumor neuroma akustik adalah gangguan keseimbangan tubuh. Kondisi ini dapat terjadi, karena tumor tersebut tumbuh di saraf kranial ke-8, yang mengendalikan ketidakseimbangan dan pendengaran. Gangguan Keseimbangan ini, mungkin juga akan sulit Anda kenali.

4. Mati rasa pada wajah

Tumor neuroma akustik yang tumbuh menjadi lebih besar, dapat menekan saraf trigeminal, yang berfungsi menyampaikan sensasi dari wajah ke otak. Tertekannya saraf ini, dapat memberikan sensasi mati rasa pada wajah Anda.

5. Sakit kepala dan merasa gugup

Penderita tumor neuroma akustik, mungkin juga akan mengeluhkan kepala yang sakit, serta menunjukkan cara berjalan yang tampak limbung. Kondisi ini dapat terjadi, karena adanya peningkatan tekanan di dalam rongga kepala (yang disebut sebagai tekanan intrakranial)Selain tanda-tanda di atas, Anda mungkin juga akan mengalami perasaan penuh pada organ telinga, melemahnya otot wajah, serta kesulitan mengunyah.Seperti halnya telinga berdengung terus, gejala-gejala di atas mungkin sering Anda abaikan. Anda mungkin juga menganggapnya sebagai perubahan fisik biasa, karena bertambahnya usia. Padahal jika tidak diperhatikan, hal ini dapat mengakibatkan terlambatnya diagnosis dokter.

Segera ke dokter apabila telinga berdengung terus

Periksalah ke dokter jika telinga terus berdengung
Apabila Anda mengalami telinga berdengung terus, yang disertai gejala-gejala lainnya di atas, segera berkonsultasi dengan dokter spesialis THT. Kondisi tersebut mungkin merujuk pada tumor neuroma akustik. Jika tidak ditangani, tumor tersebut bisa lebih berbahaya, karena berisiko menekan jaringan dasar otak. Jika Anda terdiagnosis tumor tersebut, ada beberapa pilihan pengobatan neuroma akustik. Selain pengawasan dokter, mungkin juga akan diperlukan tindakan pembedahan dan terapi radiasi stereotaktik, untuk memulihkan Anda dari neuroma akustik.

Penyebab telinga berdenging terus menerus lainnya

Telinga berdengung terus pun dapat disebabkan oleh beragam faktor lain. Faktor tersebut, dapat berupa:
  • Penyakit Meniere
  • Penuaan bagian-bagian telinga
  • Otosklerosis, yakni kekakuan pada tulang kecil di telinga bagian tengah
  • Masalah pada rahang atau leher, seperti temporomandibular joint syndrome
  • Obat-obatan tertentu
  • Gangguan medis lain, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan pembuluh darah, anemia, alergi, hingga diabetes
Apabila Anda merasa telinga terus menerus berdengung, menemui dokter dengan segera amat disarankan.
gangguan lansialansiakesehatan lansiamasalah sarafpenyakit telingatelinga
Acoustic Neuroma Association. https://www.anausa.org/learn-about-acoustic-neuroma/symptoms-from-an-acoustic-neuroma#early-symptoms
Diakses pada 5 Juli 2019
Better Health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/acoustic-neuroma
Diakses pada 5 Juli 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/medical-professionals/neurology-neurosurgery/news/acoustic-neuroma-treatment-and-quality-of-life/mac-20429300
Diakses pada 5 Juli 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1502033/
Diakses pada 5 Juli 2019
Neurinoma. http://www.neurinoma.com.br/English/neurinoma.html
Diakses pada 5 Juli 2019
Web MD. https://www.webmd.com/brain/acoustic-neuroma-causes-symptoms-treatments#1
Diakses pada 5 Juli 2019
Web MD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/understanding-tinnitus-basics
Diakses pada 17 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait