logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Sering Telat Sahur? Ini Tips Menghadapi dan Mencegahnya

open-summary

Saat telat sahur, tapi belum imsak, Anda bisa mengonsumsi air putih, buah, atau oatmeal yang praktis dibuat. Ini akan membantu mengisi tenaga dalam waktu singkat.


close-summary

0

23 Apr 2022

| Nina Hertiwi Putri

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Tips agar tidak telat bangun sahur antara lain menyiapkan makanan sahur praktis dari malam hari dan menerapkan sleep hygiene

Telat telat bangun sahur bisa dicegah dengan menerapkan sleep hygiene

Table of Content

  • Tips yang harus dilakukan saat telat bangun sahur
  • Tips agar tidak telat bangun sahur

Saat puasa, makan sahur adalah tahap penting yang sebaiknya tidak terlewat. Sayangnya, masih banyak orang yang terlambat bangun sahur sehingga memutuskan untuk melewatkannya meski ada waktu tersisa.

Advertisement

Makan sahur penting dilakukan karena ini adalah waktu Anda untuk mengisi energi sebelum berpuasa seharian. Jika Anda tidak mengonsumsi makanan dan cairan apapun saat sahur, kelancaran ibadah puasa bisa terganggu karena lemas.

Tips yang harus dilakukan saat telat bangun sahur

Untuk Anda yang kerap telat bangun sahur, beberapa hal di bawah ini bisa dilakukan guna tetap memenuhi kebutuhan energi tanpa harus melewatkan waktu sahur:

1. Pilih makanan yang praktis, namun mengenyangkan

Makan oatmeal saat telat bangun sahur
Oatmeal menu praktis saat telat bangun sahur

Selama bulan Ramadan, Anda sebaiknya menyiapkan menu sahur yang praktis untuk diolah, tapi tetap sehat. Contohnya, oatmeal ataupun sumber karbohidrat kompleks (seperti roti gandum, ubi, serta protein) dan lemak sehat seperti alpukat dan telur.

Makanan yang dibuat dari bahan-bahan ini bisa disiapkan dengan cepat. Jadi meski Anda telat bangun sahur, kebutuhan nutrisi dan energi tetap akan tercukupi dengan baik.

Makanan yang mengandung karbohidrat sederhana, seperti nasi putih dan tepung, akan membuat Anda cepat lapar. Saat sahur yang waktu makannya lebih sempit, terutama jika telat bangun, mengonsumsi asupan ini bukanlah sesuatu yang ideal.

Agar lebih mudah, Anda juga dapat mempersiapkan makanan pada malam sebelumnya seperti overnight oats. Jadi saat sahur, Anda tinggal mengonsumsinya.

2. Pastikan cukup minum air

no caption
Saat telat bangun sahur langsung minum air putih

Jika telat sahur karena terlambat bangun, tapi waktu subuh belum tiba, sebaiknya dahulukan untuk minum air putih agar kebutuhan cairan bisa terpenuhi. Dengan ini, risiko dehidrasi saat puasa pun bisa dihindari.

Kekurangan cairan akan membuat Anda lemas saat puasa, bahkan memengaruhi suasana hati dan kemampuan mengingat. Memperbanyak minum juga akan membuat Anda lebih tahan lapar.

Minum air yang cukup juga akan membantu dalam mencegah sakit kepala, menjaga tekanan darah tetap stabil, hingga mencegah sembelit supaya puasa tetap lancar.

3. Makan buah

Buah-buahan cocok dikonsumsi saat telat bangun sahur
Buah-buahan cocok dikonsumsi saat telat bangun sahur

Selama bulan puasa, ada baiknya Anda menyediakan buah-buahan. Selain sebagai pemenuh gizi, buah merupakan asupan praktis yang bisa langsung dikonsumsi saat Anda telat bangun sahur.

Tanpa dimasak, buah sudah dapat memberikan berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh agar tidak lemas selama puasa. Nutrisi ini mulai dari vitamin, mineral, karbohidrat, hingga cairan.

Baca Juga: Tips Kuat Berpuasa untuk Anda yang Tidak Sempat Sahur

Tips agar tidak telat bangun sahur

Agar tidak terlalu sering telat sahur, ada langkah-langkah yang sebenarnya bisa Anda lakukan. Apa sajakah itu?

1. Jangan makan terlalu banyak saat berbuka puasa

Terlalu banyak makan saat berbuka puasa memang tidak dianjurkan. Selain bisa meningkatkan berat badan, kebiasaan ini akan membuat Anda merasa lebih lelah dan tidak bertenaga. Akibatnya, tidak menutup kemungkinan memicu Anda telat bangun untuk sahur.

Anda dapat berbuka dengan kurma dan air putih ataupun makanan kecil yang menyehatkan. Setelah itu, untuk makan besar, bagi porsi di piring Anda sebagai berikut:

  • Sayur menutupi setengah piring
  • Karbohidrat menutupi seperempat piring
  • Protein menutupi seperempat piring

2. Kenali jika ada gangguan tidur

Jika Anda terus-menerus telat bangun sahur, bisa jadi ini karena ada gangguan tidur yang membuat Anda sulit mencukupi waktu istirahat. Di samping insomnia, ada beberapa gangguan tidur lain yang perlu Anda waspadai, seperti hipersomnia dan sleep apnea.

Kondisi seperti depresi, stres, dan gangguan cemas, juga dapat membuat Anda mengalami susah tidur. Sebagai akibatnya, Anda sulit membuka mata ketika jam sahur tiba.

Jika Anda mengalami gejala gangguan tidur, sebaiknya segara hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai. Tujuannya tidak hanya agar Anda bisa bangun sahur dengan rutin, tapi juga untuk menjaga kesehatan tubuh yang bisa saja terganggu akibat kurang tidur.

3. Lakukan kebiasaan tidur yang sehat

Kebiasaan tidur yang sehat juga sering disebut sebagai sleep hygiene. Mempraktikkan sleep hygiene dengan baik akan membantu Anda untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, sehingga tidak sulit bangun untuk sahur.

Cara menerapkan sleep hygiene meliputi:

  • Pergi tidur secara teratur di jam yang sama
  • Melakukan kegiatan relaksasi sebelum tidur, seperti mandi air hangat, meditasi, atau membaca buku
  • Mengurangi penggunaan gawai mendekati jam tidur
  • Tidak makan berlebihan mendekati jam tidur

4. Taruh alarm jauh dari jangkauan tangan

Jika sering telat sahur karena terlambat bangun, salah satu cara mengatasinya dalah dengan memasang alarm dan menaruhnya di luar jangkauan tangan atau sedikit jauh dari tempat tidur. Dengan ini, saat alarm berbunyi, Anda mau tidak mau bangkit dari tempat tidur untuk mematikannya.

Langkah ini akan membuat Anda lebih mudah terbangun daripada hanya menekan tombol alarm di tempat tidur.

Baca Juga

  • 12 Manfaat Latihan Angkat Beban Ini Baik untuk Menguatkan Tubuh
  • Cara Mencuci Handuk yang Benar agar Terhindar dari Risiko Penyakit
  • Penderita Diabetes, Berikut 5 Cara Kontrol Gula Darah Naik saat Puasa

Berpuasa bisa memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan. Ketika berpuasa, tubuh berada di fase autofagi, yaitu “restart” tubuh untuk memakan sendiri sel-sel yang telah rusak. Proses membuang zat tidak berguna hingga melindungi sel hati ini, memastikan kalori digunakan dengan sangat efisien.

Mekanisme autofagi biasanya terjadi pada orang yang sedang menjalani diet atau berpuasa. Karena itu, tentu sayang jika ibadah puasa Anda menjadi tidak maksimal karena sering telat sahur.

Bila Anda ingin berdiskusi lebih lanjut seputar cara mengendalikan gangguan tidur yang membuat Anda sulit membuka mata di pagi hari, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

tips puasahidup sehatpola hidup sehat

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved