Teknik Pijat Bayi dan Gambarnya untuk Orangtua

(0)
27 Oct 2020|Maria Yuniar
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Teknik pijat bayi dan gambarnya ini aman Anda coba untuk Si KecilTeknik pijat bayi dan gambarnya ini akan membantu Anda belajar memijat Si Kecil
Teknik pijat bayi dan gambarnya penting untuk Anda miliki sebagai orangtua newborn baby. Sebab, pijat bayi membawa berbagai manfaat bagi Si Kecil. Belaian lembut tangan Anda akan membuat Si Kecil merasa nyaman dan dicintai, sehingga akan meningkatkan ikatan batinnya dengan orangtua.Selain itu, sejumlah penelitian menyatakan pijat bayi bisa mendukung pertumbuhan anak, meski masih diperlukan riset lebih lanjut untuk membuktikannya.

Teknik pijat bayi dan gambarnya sebagai panduan

Anda bisa mulai mencoba memijat bayi setelah Si Kecil berusia beberapa minggu. Pastikan Si Kecil dalam mood yang baik. Anda disarankan memijat bayi ketika ia sedang tenang. Bagaimana cara melakukannya? Berikut ini teknik pijat bayi yang bisa Anda coba.

1. Siapkan ruangan yang nyaman

Pastikan ruangan atau kamar dalam temperatur yang hangat. Anda bisa ngobrol dengan Si Kecil, menggunakan suara yang lembut. Baringkan Si Kecil para permukaan yang rata, misalnya meja untuk mengganti popok, dan selimuti menggunakan selimut hangat atau handuk lembut.

2. Mulai pijat dari kepala

Mulailah memijat Si Kecil dari kepalanya. Dengan gerakan memutar yang lembut, pijat dahi, kemudian menuju pelipis, hidung, mulut, serta telinga. Bisikkan kata-kata lembut sembari memijatnya.

3. Pijat bahu dan dada

Selanjutnya, Anda bisa beralih memijat bahu dan dada bayi. Sembari memijat, Anda bisa tetap berbicara pada Si Kecil dengan suara lembut, yang akan membuatnya tenang. Rasakan gerakan pijat Anda seakan-akan mengalir dari bahu ke dada.

4. Usap perut

Jaga kontak mata dengan bayi, sembari Anda bergerak mengusap lembut perutnya. Pada tahap ini, Anda pun bisa memijat lengan, lalu turun ke tangan. Tarik secara perlahan jemari Si Kecil saat Anda memijat bagian ini.

5. Pijat masing-masing kaki

Setelah itu, pijatlah masing-masing kaki bergantian, dari bagian atas yang kemudian menuju bawah. Sebelum menutup sesi pijat bayi ini, berikan tekanan lembut pada setiap jari-jari kakinya yang mungil.Sembari melakukan pijat bayi ini, selalu perhatikan reaksi Si Kecil. Anda akan mengetahuinya, jika Si Kecil merasa sudah puas dipijat, atau bahkan tidak menginginkannya lagi.

Minyak pijat bayi, apakah diperlukan?

Pilih minyak pijat yang aman bagi bayi
Sebenarnya, ini tergantung dari pilihan Anda. Dengan atau tanpa minyak pijat pun, tidak masalah. Yang terpenting saat mencari minyak pijat, pilihlah yang tanpa aroma, dan aman tertelan bayi.Sebab, ada kemungkinan minyak pijat tersebut masuk ke mulut Si Kecil tanpa sengaja. Selain itu, penting untuk memastikan bayi tidak memiliki reaksi alergi terhadap minyak pijat yang Anda pilih.Caranya, oleskan sedikit minyak pijat pada kulit bayi dan tunggu beberapa saat. Apabila tidak ada reaksi alergi seperti kemerahan maupun gatal-gatal, Anda bisa menggunakan minyak tersebut untuk pijat bayi.Beberapa jenis minyak pijat yang dianjurkan, seperti minyak kelapa, kanola, jagung, zaitun, dan alpukat, bisa jadi pilihan. Minyak jenis ini lebih mudah diserap ke dalam kulit bayi dan mudah dicerna ketika bayi secara tidak sengaja mengisap tangan atau jarinya.

Pijat bayi bisa memberikan manfaat ini

Pijat bayi bisa meningkatkan bonding dengan Si Kecil
Dari segi kesehatan, International Association of Infant Massage (IAIM) menyatakan pijat bayi bermanfaat dalam mendukung sistem pencernaan dan peredaran darah. Dengan kata lain, pijat bayi bisa mengatasi:
  • Kembung
  • Kram
  • Kolik
  • Sembelit
Pijat bayi pun bisa melemaskan otot-ototnya yang tegang, meredakan nyeri, bahkan mengurangi rasa tidak nyaman ketika gigi Si Kecil mulai tumbuh.Selain dari segi medis, pijat bayi juga bermanfaat untuk:
  • Membangun dan meningkatkan interaksi antara orangtua dan bayi
  • Membantu bayi tenang dan meningkatkan kualitas tidurnya
  • Mengendalikan hormon yang mengontrol stres
  • Mengurangi tangisan atau rewel

Waktu tepat untuk pijat bayi

Pijatlah bayi saat ia dalam keadaan tenang
Hindari memijat bayi sesaat setelah ia selesai makan. Sebab, langsung memijatnya sesudah makan bisa memicu muntah. Jadi, sebaiknya Anda menunggu setidaknya 45 menit setelah Si Kecil selesai makan, untuk memijatnya.Selain itu, selalu perhatikan mood Si Kecil. Jika ia dalam keadaan tenang, maka Anda bisa memijatnya. Sebaliknya, apabila ia selalu memalingkan wajahnya dari Anda, atau tubuhnya tegang saat dipangku atau digendong, jangan memijatnya.Anda dapat memijat bayi pada pagi hari, maupun malam hari, sebelum tidur, setiap hari. Perhatikan reaksinya setelah dipijat pada pagi maupun malam hari. Dengan begitu, Anda bisa menentukan waktu yang pas untuk memijat Si Kecil.Apabila Si Kecil memiliki kondisi medis tertentu dan Anda ingin mengetahui langkah dan tips aman untuk memijatnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
menidurkan bayitumbuh kembang bayikolik pada bayibayipijat
Healhtline. https://www.healthline.com/health/parenting/baby-massage
Diakses pada 13 Oktober 2020
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/video/infant-massage
Diaksea pada 13 Oktober 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/infant-massage/art-20047151
Diakses pada 13 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait