Kenali Manfaat Teh Kombucha yang Baik untuk Kesehatan


Teh kombucha memiliki manfaat yang cukup beragam untuk kesehatan. Mulai dari mampu mengurangi risiko penyakit jantung, mengendalikan diabetes, hingga mencegah potensi kanker.

(0)
06 Nov 2019|Azelia Trifiana
Teh kombucha yang kaya antioksidanTeh kombucha dibuat dengan memnfermentasikan air teh dengan menggunakan bakteri dan jamur.
Sejak ribuan tahun lalu, teh kombucha menjadi salah satu andalan karena kaya akan antioksidan. Sama seperti teh pada umumnya, hanya saja kombucha juga mengandung probiotik yang sangat bermanfaat bagi tubuh.Berdasarkan penelitian yang terdapat pada NCBI, teh kombucha diproses lewat fermentasi sehingga menghasilkan rasa yang begitu khas. Rasanya seperti soda dan sedikit asam yang datang dari asam asetat. Bakteri dan jamur saat proses fermentasi mengubah kandungan gula menjadi etanol dan asam asetat. Penelitian ini menemukan bahwa kombucha yang dibuat dalam bentuk teh dapat menunjukkan efek penting untuk pemulihan kerusakan oksidatif pada garis sel fibroblast terhadap stres oksidatif.

Manfaat teh kombucha untuk kesehatan

Bagi yang belum pernah mencoba, tak ada salahnya mencicipi teh kombucha karena manfaatnya yang melimpah untuk kesehatan. Namun perlu diingat bahwa semua klaim manfaat teh kombucha di bawah ini belum mengusung cukup bukti.Beberapa manfaat kombucha di antaranya:

1. Kaya probiotik

Dalam proses pembuatan teh kombucha, ada tahapan menambahkan bakteri, jamur, dan gula ke teh sebelum difermentasi selama satu pekan. Dalam proses ini, bakteri dan jamur akan membentuk lapisan di permukaan teh.Proses fermentasi ini menghasilkan asam asetat, alkohol, dan juga gas sehingga menjadi teh berkarbonasi. Bakteri inilah yang mengandung fungsi probiotikKandungan probiotik akan membuat pencernaan semakin baik, mencegah peradangan, bahkan mengurangi berat badan.

2. Manfaat seperti teh hijau

Tak hanya probiotik, manfaat teh kombucha yang tak kalah penting adalah antioksidan tangguh yang dihasilkan dari polifenol di dalamnya. Teh kombucha yang dibuat dari teh hijau juga memiliki fungsi yang sama baiknya seperti teh hijau.Mengonsumsi teh hijau secara berkala akan membantu proses membakar kalori, mengurangi timbunan lemak di perut, memperbaiki level kolesterol, juga mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh. Tak hanya itu, kombucha dari teh hijau juga mengurangi risiko terjadinya kanker prostat, kanker payudara, dan kanker usus.

3. Antioksidan

Teh kombucha juga mengandung substansi yang bisa menangkal radikal bebas. Kombucha yang dibuat dari teh hijau juga baik sebagai zat antioksidan untuk hati. Dalam percobaan ilmiah, diketahui manfaat kombucha mengurangi racun dalam tubuh hingga 70%.

4. Membunuh bakteri

Salah satu substansi yang dihasilkan dalam proses fermentasi kombucha adalah asam asetat. Asam inilah yang bisa membunuh mikroorganisme berbahaya. Dengan demikian, kandungan kombucha bisa membunuh bakteri dan jamur yang sekiranya berbahaya bagi tubuh. 

5. Mengurangi risiko penyakit jantung

Dalam uji coba ilmiah, diketahui bahwa konsumsi teh kombucha selama 30 hari dapat menekan kolesterol. Tak hanya itu, kombucha juga melindungi partikel kolesterol LDL dari oksidasi yang bisa menyebabkan penyakit jantung.

6. Mengendalikan diabetes

Manfaat kombucha berikutnya adalah mengendalikan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Kombucha dapat membuat proses cerna karbohidrat lebih pelan sehingga kadar gula darah terkendali. Tak hanya itu, fungsi ginjal dan hati juga semakin baik.

7. Melindungi dari kanker

Kombucha dapat mencegah pertumbuhan dan penyebaran sel-sel kanker karena tingginya kandungan antioksidan dan polifenol di dalamnya. Diduga kuat, polifenol dapat menghentikan mutasi gen dan pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Penelitian ini belum terkonfirmasi dan masih terus dikembangkan.

Adakah efek samping kombucha?

Perlu diingat pula bahwa konsumsi apapun yang berlebihan tentu tidak baik. Dalam hal ini, kombucha juga tidak disarankan dikonsumsi oleh ibu hamil atau ibu menyusui. Berlebihan mengonsumsi teh kombucha juga dapat menyebabkan sakit perut, mual, reaksi alergi, dan sakit kepala. Terlebih jika proses pembuatan teh kombucha kurang tepat seperti fermentasi yang berlangsung terlalu lama.Ketika proses fermentasi berlangsung terlalu lama, maka bisa terjadi akumulasi asam organik yang berbahaya jika dikonsumsi langsung. Jika muncul reaksi atau efek samping yang tidak diharapkan usai mengonsumsi teh kombucha, sebaiknya menghentikannya untuk sementara.Perlu diingat bahwa deretan manfaat teh kombucha di atas belum benar-benar terverifikasi secara ilmiah. Jika belum yakin, ada baiknya menunggu sampai ada penelitian ilmiah yang benar-benar membuktikan bahwa teh kombucha bermanfaat bagi tubuh Anda.Namun jika telah yakin, pastikan mengolah kombucha dengan tepat untuk menghindari kontaminasi.

Bagaimana cara membuat kombucha sendiri?

Kunci untuk membuat teh kombucha adalah memilih scoby yang tepat. Cara mudah untuk mendapatkannya adalah membelinya di toko online tepercaya atau meminta sedikit scoby hasil kultur salah seorang anggota komunitas pembuat teh kombucha yang berada di dekat kawasan Anda.Bahan-bahan yang perlu Anda gunakan untuk membuat teh kombucha rumahan adalah:
  • Scoby
  • Teh hijau (atau teh hitam)
  • Gula
  • Air
  • Gelas beling atau stoples dengan bagian atas lebar
  • Lap atau tisu yang bersih
  • Saringan
  • Corong air
Setelah bahan siap, lakukanlah langkah-langkah berikut ini:
  1. Rebus daun teh bersama dengan gula. Takaran yang bisa digunakan ialah 1 liter air berbanding 3 sendok makan daun teh dan 100 gram gula atau sesuai selera.
  2. Setelah mendidih, matikan api dan biarkan uap panas menghilang sehingga air teh berada pada suhu ruang.
  3. Saring daun teh ke gelas kaca atau toples agar hasil akhir teh tidak terlalu banyak ampas.
  4. Masukkan scoby, tapi pastikan tangan Anda sudah diolesi cuka agar scoby aktif dan bisa melakukan fermentasi. Scoby yang masih aktif akan mengapung di permukaan air.
  5. Tutup permukaan gelas atau stoples dengan lap atau tisu agar lalat tidak masuk.
    Simpan di suhu ruang dan biarkan selama 5-7 hari, atau bahkan 12 hari.
Waktu memanen teh kombucha ini akan bergantung pada selera. Semakin lama Anda menyimpan teh kombucha, semakin berkurang rasa manisnya.
tips kesehatanherbaltehantioksidan
BBC. https://www.bbcgoodfood.com/howto/guide/health-benefits-kombucha
Diakses 29 Oktober 2019
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/8-benefits-of-kombucha-tea#section9
Diakses 29 Oktober 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/consumer-health/expert-answers/kombucha-tea/faq-20058126
Diakses 29 Oktober 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6356548/
Diakses 5 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait