Teh hijau bisa menjadi minuman pilihan bagi ibu menyusui yang menghindari kafeina pada kopi
Dibanding kopi, teh hijau mengandung lebih sedikit kafeina, sehingga bisa menjadi minuman alternatif ibu menyusui

Selama menyusui bayi dengan ASI, ibu harus memperhatikan asupan makanan dan minuman. Setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi, harus dipilih dengan cermat. Ibu menyusui pun disarankan untuk menghindari alkohol, kafeina, dan obat-obatan tertentu.

Karena mengandung kafeina yang lebih rendah dari kopi, teh hijau sering dijadikan alternatif minuman sehat yang juga sarat antioksidan. Namun, apakah teh hijau aman untuk ibu menyusui? Berikut penjelasannya, beserta rekomendasi dari dokter.

Teh Hijau untuk Ibu Menyusui

Dokter tidak merekomendasikan kafeina untuk anak, termasuk bayi. Walau belum ada riset yang membahas efek samping berbahaya dari kafeina bagi ibu menyusui, tapi dikhawatirkan akan ada masalah akibat kandungan yang biasa dijumpai pada kopi tersebut.

Bayi yang terekspos kafeina melalui ASI, cenderung akan lebih rewel dan sulit tidur. Selain itu, teh hijau pun memiliki efek samping yang kurang baik.

Kafeina dari Teh Hijau Bisa Mengendap dalam Tubuh

Dr. Sherry Ross, ginekolog dan ahli kesehatan wanita di Providence Saint John Health Center di Santa Monica California, Amerika Serikat, menyatakan kafeina bisa tertinggal dalam sistem tubuh manusia selama 20 jam bahkan lebih, jika Anda mengonsumsi obat-obatan tertentu, memiliki kadar lemak tubuh yang lebih tinggi, atau kondisi medis lainnya.

Bayi Bisa Rewel akibat Teh Hijau

Kafeina pada bayi yang bayi baru lahir bisa tertinggal lebih lama dibandingkan pada tubuh orang dewasa. Akibatnya, bayi bisa rewel dan sulit tidur selama periode waktu tertentu. Kafeina pada teh hijau memang lebih rendah dibandingkan pada kopi.

Bahkan, ada pula teh hijau yang bebas kafeina. Kandungan kafeina pada sekitar 240 ml teh hijau adalah 24-45 mg. Sementara itu, pada kopi, kandungan kafeinanya mencapai 95-200 mg.

Batasan Konsumsi Kafeina bagi Ibu Menyusui

Menurut Dr. Ross, ibu menyusui disarankan untuk tidak mengonsumsi kafeina lebih dari 300 mg per hari. Jadi 1-3 cangkir teh hijau umumnya tidak akan memberikan efek buruk pada bayi anda.

Berdasarkan penelitian American Academy of Pediatrics (AAP), ASI mengandung kurang dari 1 persen kafeins minuman ibu menyusui. Jadi, 3 gelas teh hijau adalah batasan yang masih normal.

AAP juga menjelaskan, setelah 5 gelas minuman kafeina atau lebih, bayi akan menjadi lebih rewel. Namun, proses yang dilalui kafeina pada metabolisme setiap orang berbeda-beda. Ada yang memiliki toleransi kafein lebih tinggi, tapi ada juga yang tidak.

Sama pula halnya dengan bayi. Kendati demikian, Anda tetap lebih disarankan untuk menghindari konsumsi kafeina berlebih, dan tetap memperhatikan perubahan pada bayi akibat konsumsi kafeina.

Cokelat dan soda juga mengandung kafeina. Jadi, jika dikombinasikan dengan minuman teh hijau bagi ibu menyusui, maka otomatis hitungan kafeina juga bertambah.

Untuk alternatif teh dengan lebih sedikit kafeina, Anda bisa mencoba teh ini.

  • Teh putih
  • Teh chamomile
  • Teh jahe
  • Teh peppermint
  • Teh bunga dandelion
  • Teh mawar

Kesimpulannya, 1-2 gelas minuman teh hijau umumnya aman untuk ibu menyusui. Jika membutuhkan kafeina, ibu menyusui bisa menjadwalkan untuk memompa ASI dan menyimpannya, sebelum mengonsumsi kopi favorit. Pompa ASI secukupnya untuk stok bagi bayi.

Selain itu, jika anda khawatir ASI terkontaminasi kafeina, maka lebih baik menguras ASI untuk dibuang selama 24 jam. Setelah melewati 24 jam, proses menyusui sudah kembali normal seperti sedia kala.

Manfaat Teh Hijau bagi Kesehatan

Sebenarnya, teh hijau memiliki kandungan polifenol dalam jumlah tinggi, yang berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah asam urat. Selain itu, ada vitamin C dan vitamin E dalam teh hijau. Mengonsumsi teh hijau juga bisa mengurangi risiko kerusakan sendi.

Meski ada berbagai manfaat yang ditawarkan teh hijau, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter saat ingin mengonsumsi minuman tersebut, di masa menyusui.

Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/green-tea-while-breast-feeding#1
Diakses pada 4 Februari 2019

Kementerian Kesehatan RI.
http://www.kemkes.go.id/development/site/dinas-kesehatan/index.php?cid=1-15112600009&id=10-cara-aman-mengatasi-asam-urat
Diakses pada 20 Maret 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed