Tanpa Ribet, 7 Olahraga Kardio Ini Cocok untuk Anda yang Sibuk

Latihan kardivaskular dengan rutin dapat melatih serta meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru
Jalan kaki adalah salah satu olahraga kardio yang murah dan mudah

Ketika Anda mendengar tentang olahraga kardio, hal pertama yang mungkin terlintas di benar Anda adalah berlari, bersepeda, dan berenang. Namun tahukah Anda bahwa pergerakan sehari-hari, seperti berjalan maupun naik tangga, juga termasuk bagian dari latihan kardio?

Latihan kardiovaskular, atau popular disebut olahraga kardio, pada dasarnya memang segala bentuk latihan yang bertujuan melatih kerja jantung dan paru-paru. Jika dilakukan secara rutin (setidaknya selama 150 menit per minggu), latihan ini dapat membantu dalam menurunkan risiko serangan jantung, menstabilkan kadar kolesterol, hingga mengurangi risiko osteoporosis.

[[artikel-terkait]]

Latihan kardio di tengah kesibukan

Sayangnya, aktivitas yang padat seringkali menjadi kambing hitam atas tidak sempatnya Anda berolahraga. Nah, olahraga kardio mungkin bisa jadi pengecualian.

Beberapa bentuk latihan kardio bisa dilakukan tanpa mengganggu aktivitas Anda. Berikut sejumlah jenis olahraga kardio yang dapat menjadi pilihan:

1. Jalan kaki (termasuk jalan cepat)

Berjalan kaki mungkin termasuk salah satu olahraga kardio yang mudah dan murah. Anda bisa melakukannya kapan saja dan di mana saja.

Bahkan berjalan kaki selama 10 menit setiap hari saja sudah terhitung sebagai usaha untuk menyehatkan jantung dan paru-paru Anda. Meski begitu, Anda tetap disarankan untuk melakukannya selama 30 menit tanpa henti dan setiap hari supaya manfaatnya optimal. Jika Anda ingin tantangan lebih, cobalah mempercepat langkah Anda agar lebih banyak berkeringat.

2. Bersepeda

Masyarakat kini makin sadar pentingnya mengurangi polusi kendaraan demi lingkungan yang lebih baik. Tak heran jika gerakan bersepeda ke tempat kerja (bike to work) kini semakin banyak digemari.

Jika bersepeda ke kantor tidak memungkinkan bagi Anda, silakan sisipkan kegiatan bersepeda dalam rutinitas Anda. Misalnya, Anda bisa bersepeda ke pasar, mini market, maupun mengantar anak ke sekolah.

olahraga lompat tali

3. Lompat tali

Kapan terakhir kali Anda bermain lompat tali? Mungkin ketika masih duduk di bangku sekolah dasar. Kini saatnya Anda kembali mengambil tali dan melompat sebanyak-banyaknya untuk memenuhi target 150 menit per minggu dengan cara yang mudah dan murah.

4. Berenang

Jenis olahraga kardio ini merupakan cara yang baik untuk meningkatkan kinerja jantung tanpa membebani persendian Anda. Pasalnya, air akan membantu tubuh untuk mengambang sehingga tidak membebani persendian.

Jika Anda tidak bisa berenang, gunakan papan kickboard dan gerakkan kaki Anda mengitari kolam renang. Cara ini bukan hanya melatih kekuatan otot kaki, namun juga baik untuk otot perut Anda.

naik tangga

5. Naik tangga

Mungkin sudah saatnya Anda melupakan lift di kantor dan menggantinya dengan naik tangga. Kegiatan sederhana ini termasuk cara yang efektif untuk memompa jantung dan membuat Anda berkeringat.

Apabila kantor Anda berada di lantai yang sangat tinggi (misalnya, di atas 20), Anda tidak perlu memaksakan diri untuk langsung naik tangga sampai ke kantor Anda. Anda bisa melatih diri secara bertahap, contohnya mulai naik tangga dari lantai 10 ke atas. Yang jelas, sesuaikan dengan kemampuan tubuh Anda.

6. Hula hoop

Menggoyang pinggang Anda dalam gerakan hula hoop adalah cara menyenangkan yang bisa Anda lakukan sebagai bagian dari olahraga kardio. Selain menguatkan jantung, hula hoop juga bisa menguatkan otot tubuh bagian bawah Anda.

olahraga berkelompok

7. Olahraga berkelompok

Jangan segan untuk ikut ambil bagian dalam olahraga berkelompok, misalnya bermain basket atau badminton. Sekalipun Anda hanya berlari-lari mengejar bola atau kok, Anda sudah terhitung melakukan latihan kardio yang dijamin dapat menjaga kesehatan jantung Anda.

Kunci dari olahraga kardio adalah melakukan apapun yang Anda sukai, asalkan hal ini menghasilkan keringat dan memacu jantung serta paru-paru untuk bekerja lebih keras. Selain daftar di atas, Anda juga bisa mencoba hal-hal baru. Mulai dari hiking atau trampolin maupun mengombinasikan latihan kardio sesuai kegemaran Anda.

Apabila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, jangan lupa untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dulu. Langkah ini untuk memastikan jenis latihan kardio pilihan Anda tidak malah berbalik membahayakan kesehatan Anda.

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed