Tangan Terasa Panas Seperti Terbakar, Ini 6 Penyebabnya

Jika sensasi tangan terasa panas muncul terus menerus, bisa jadi indikasi masalah medis
Tangan terasa panas bisa menjadi tanda gejala kondisi medis tertenti

Tangan terasa panas atau terlalu dingin jika hanya terjadi sebentar, itu masih normal. Namun jika sensasi ini terus menerus muncul, bisa jadi indikasi masalah medis. Sensasi tangan terasa panas bisa berbeda pada tiap orang. Ada yang hanya merasa tangan lebih hangat dari anggota tubuh lain, namun ada juga yang merasakan sensasi seperti terbakar.

Penyebab tangan terasa panas

Apabila tangan terasa panas tidak kunjung mereda hingga beberapa hari, konsultasikan kepada dokter. Bisa jadi, itu merupakan indikasi masalah medis seperti:

1. Palmar erythema

Tangan terasa panas bisa terjadi karena masalah kulit langka yaitu palmar erythema. Umumnya, gejala lain yang menyertai adalah warna kemerahan di tangan hingga ke jari-jari. Penyebab seseorang menderita palmar erythema berbeda-beda, ada yang menyebut karena faktor keturunan.

Selain itu, palmar erythema bisa berkaitan dengan faktor lain seperti:

  • Konsumsi obat tertentu
  • Kehamilan
  • Diabetes melitus
  • Kondisi autoimun
  • Masalah kelenjar tiroid
  • Masalah kulit seperti dermatitis atopik
  • HIV

Apabila palmar erythema terjadi karena masalah medis, biasanya sensasi tangan terasa panas akan mereda dengan sendirinya setelah penyakit itu teratasi.

2. Fibromyalgia

Pemicu tangan terasa panas lainnya adalah fibromyalgia. Biasanya, penderitanya akan merasa sensasi terbakar di tangan dan kaki. Tak hanya itu, muncul gejala lain seperti tubuh terasa lesu dan nyeri.

Lebih jauh lagi, penderita fibromyalgia bisa merasa kesulitan tidur, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, hingga nyeri perut bagian bawah. Dalam jangka panjang, mood dan juga daya ingat bisa ikut terpengaruh.

3. Carpal tunnel syndrome

Carpal tunnel syndrome adalah penyakit yang terjadi karena tekanan terus menerus di saraf median. Saraf ini menghubungkan lengan bagian bawah ke telapak tangan, dan carpal tunnel terletak di pergelangan tangan. Pada beberapa orang, CTS menyebabkan tangan terasa panas.

Biasanya, sindrom ini juga disertai rasa kebas di telapak tangan, kekuatan tangan menurun, hingga rasa nyeri saat mencoba mengangkat tangan. Pemicunya bisa karena cedera pergelangan tangan, diabetes melitus, hipotiroidisme, dan rheumatoid arthritis.

4. Neuropati perifer

Tangan terasa panas juga bisa mengindikasikan gejala neuropati perifer. Ini adalah kondisi disfungsi saraf karena ada kerusakan di bagian tertentu. Gejala lainnya adalah sensasi kebas di tangan dan kaki, nyeri seperti ditusuk-tusuk, merasa berat di tangan atau kaki, hingga tekanan darah menurun.

Pada beberapa kasus, neuropati perifer bisa terjadi karena faktor genetik. Selain itu, pemicu lainnya bisa karena penyakit seperti diabetes melitus, hipotiroidisme, infeksi bakteri dan virus, serta penyakit autoimun.

5. Reflex sympathetic dystrophy

Reflex sympathetic dystrophy atau RSD adalah kondisi kompleks ketika ada masalah pada fungsi sistem saraf dan kekebalan tubuh seseorang. Malfungsi ini biasanya terjadi karena cedera, stres, infeksi, atau penyakit seperti kanker.

Kondisi reflex sympathetic dystrophy bisa dialami di bagian tubuh manapun, namun paling sering terjadi di tangan. Selain tangan terasa panas, biasanya juga disertai keringat berlebih. Penderita RSD juga lebih sensitif terhadap panas atau dingin dan merasakan bengkak di area tubuh yang bermasalah.

6. Erythromelalgia

Meskipun langka, kondisi erythromelalgia juga bisa menyebabkan tangan terasa panas hingga sensasi seperti terbakar. Umumnya, gejala lain yang menyertai adalah keringat berlebih, pembengkakan, dan kulit yang berwarna kemerahan atau keunguan.

Erythromelalgia bisa terjadi karena masalah pada sirkulasi di pembuluh darah, utamanya yang mengalir ke tangan dan kaki. Kerusakan saraf hingga penyakit pada sumsum tulang belakang juga bisa memicu terjadinya erythromelalgia.

Jika tangan terasa panas hanya terasa sebentar, maka tak ada yang perlu dikhawatirkan. Bisa jadi itu terjadi karena penyesuaian suhu tubuh dengan sekitar. Namun apabila tangan terasa panas tidak kunjung mereda hingga berhari-hari bahkan sensasinya semakin mengganggu, segera konsultasi dengan dokter.

Lebih jauh lagi, ketika dokter menemukan indikasi tangan terasa panas akibat masalah medis lainnya, maka perlu penanganan penyakit tersebut terlebih dahulu. Umumnya, masalah ini berkaitan dengan sistem sirkulasi darah dan saraf.

Healthline. https://www.healthline.com/health/warm-hands
Diakses 9 Mei 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321593
Diakses 9 Mei 2020

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/erythromelalgia/
Diakses 9 Mei 2020

Artikel Terkait