Bagaimana Agar Tangan Tidak Keriput? Kenali Pemicu dan Pencegahanya!

Tangan keriput yang belum pada waktunya bisa jadi terjadi karena tangan terpapar sinar UV
Tidak hanya wajah, tangan keriput juga dapat terjadi seiring dengan bertambahnya usia

Setidaknya ada enam bagian tubuh yang langsung ‘mengungkap’ usia seseorang, di antaranya wajah, kelopak mata, leher, siku, rambut, dan yang akan menjadi bahasan kita kali ini: tangan keriput. Terlebih, tangan adalah bagian tubuh yang setiap harinya selalu terpapar elemen di sekitar.

Lebih jauh lagi, keriput adalah kondisi alami yang pasti terjadi ketika seseorang menua. Apalagi perawatan anti-penuaan terhadap tangan tidak sepopuler perawatan wajah.

Itu sebabnya, tangan keriput menjadi sinyal awal ketika seseorang menua. Tangan bahkan bisa menua lebih cepat dibandingkan dengan wajah.

[[artikel-terkait]]

Gejala tangan keriput

Sangat mudah mendeteksi gejala terjadinya tangan keriput. Permukaan kulit yang semula lebih halus kini terlihat penuh dengan garis dan kerutan. Beberapa bagian keriput bisa menjadi cukup dalam dan terlihat jelas.

Selain keriput, penuaan pada tangan kadang juga ditandai dengan munculnya bintik hitam. Sebenarnya, tanda penuaan pada tangan bisa terlihat sejak usia 20an.

Meski demikian, banyak orang yang tidak mengetahui perubahannya ini sampai usianya mencapai 30-40 tahunan.

3 penyebab tangan keriput

Setiap harinya, tangan selalu menjadi bagian tubuh yang berperan dalam banyak aktivitas. Belum lagi paparan banyak hal di sekitar. Tangan, wajah, dan leher biasanya menjadi area kulit yang paling awal mengalami penuaan.

Lalu, apa saja penyebab tangan keriput?

  • Usia

Ketika seseorang menua, kulit akan menjadi lebih rapuh. Tak hanya itu, elastisitasnya pun berkurang. Ini merupakan salah satu faktor penyebab tangan keriput yang mustahil dihentikan.

Selain itu, menurunnya produksi minyak alami di tubuh ketika seseorang menua juga membuat kulit mudah kering. Saat kulit kering, keriput akan semakin terlihat.

Lebih jauh lagi, penuaan membuat lemak di lapisan kulit yang lebih dalam juga perlahan menghilang. Akibatnya, kulit menjadi kendor dan semakin menampakkan garis-garis keriput.

  • Merokok

Gaya hidup sering merokok juga menjadi faktor penyebab tangan keriput. Merokok bisa mempercepat tanda penuaan dalam tubuh. Bahkan perubahan kondisi kulit seseorang bisa memburuk hanya dalam 10 tahun periode merokok.

Semakin banyak dan panjang periode merokok seseorang, akan semakin banyak keriput yang mungkin dimiliki. Kandungan nikotin dalam rokok membuat pembuluh darah di lapisan terluar kulit kian sempit.

Akibatnya, aliran darah ke kulit tidak lancar. Kulit tak lagi mendapat asupan oksigen dan nutrisi seperti vitamin A yang cukup.

Kandungan bahan kimia berbahaya dalam rokok juga merusak kolagen dan elastin. Ini adalah fiber yang berkontribusi terhadap kekuatan dan elastisitas kulit.

  • Paparan sinar UV

Radiasi sinar ultraviolet memang sangat berbahaya. Dalam kaitannya dengan tangan keriput, sinar UV mempercepat proses penuaan.

Ketika seseorang terus terpapar sinar ultraviolet, jaringan dalam kulit yang penting seperti kolagen dan fiber elastin akan pecah. Fleksibilitasnya kian buruk dan keriput pun tak terhindarkan.

Pentingnya pencegahan penuaan

Penuaan adalah hal yang mutlak terjadi. Cara terbaik untuk menghindari atau setidaknya menunda munculnya tangan keriput adalah dengan pencegahan yang tepat.

Jika jarang Anda lakukan, mulai sekarang coba berikan tabir surya atau sunscreen di tangan. Menggunakan pelembap khusus atau hand cream juga bisa menjadi langkah pencegahan untuk mempertahankan kelembapan kulit tangan.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/wrinkles/symptoms-causes/syc-20354927
https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/quit-smoking/expert-answers/smoking/faq-20058153
Diakses 10 Mei 2019

Live Strong. https://www.livestrong.com/article/202253-how-to-get-rid-of-wrinkles-from-my-hands/
Diakses 10 Mei 2019

Huffington Post. https://www.huffpost.com/entry/body-parts-that-age-you_n_5106216?guccounter=1&guce_referrer=aHR0cHM6Ly93d3cuZ29vZ2xlLmNvbS8&guce_referrer_sig=AQAAANQhj07fYso8hDq0gafm9XeckdySjIodUKF2lYF1RT6eeq7o9tQiCUi7oT52UyzktDHdDwdTAtOY1qxdFk3wsPALVuKLMts8DSUfVqTDsr4KKFklfwRiBZH8GHvYbPOK_XEpHSykW1bJYq1Bepv0mxmcyiZqqnRNZq3zFjDDCV8z
Diakses 10 Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed