Tanda-Tanda Awal Kehamilan yang Wajib Anda Ketahui

(0)
30 Sep 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Periksa tanda awal kehamilan dengan test pack di rumahTelat menstruasi merupakan salah satu tanda awal kehamilan yang paling umum dikenali
Bagi Anda yang sedang menantikan kehadiran buah hati, penting untuk bisa mengenali tanda awal kehamilan sedini mungkin. Dengan begitu, Anda akan lebih mantap memastikannya dengan konsultasi ke dokter kandungan. Perjalanan mengarungi kehamilan ke depannya pun akan terasa lebih mudah.Agar semakin jelas, berikut ini kondisi yang dapat dikenali sebagai tanda awal kehamilan.

Tanda awal kehamilan yang umum

Salah satu tanda awal kehamilan yang kerap dijadikan acuan adalah terlambat haid alias telat datang bulan. Namun, tahukah Anda tidak semua wanita mengalami tanda dan gejala kehamilan yang sama?Terdapat beberapa kondisi umum yang dapat dikenali sebagai tanda awal kehamilan, di antaranya:

1. Telat menstruasi

Tidak menstruasi sebagai tanda kehamilan dini
Telat menstruasi merupakan salah satu tanda kehamilan dini yang paling umum terjadi.Normalnya, siklus haid setiap wanita berkisar selama 24 hingga 35 hari walaupun secara umum adalah 28 hari. Jika menstruasi tak kunjung datang, maka ada kemungkinan proses pembuahan sudah berhasil.Saat pembuahan berhasil terjadi, tubuh akan memproduksi hormon kehamilan human chorionic gonadotropin (HCG). Hormon tersebut akan memberikan instruksi kepada ovarium agar berhenti mengeluarkan sel telur yang matang setiap bulannya. Namun, ada pula kondisi seorang wanita hamil yang juga mengalami pendarahan. Hal ini bukanlah menstruasi, melainkan kondisi lain seperti keguguran, kehamilan ektopik, pendarahan implantasi, atau yang lainnya.

2. Mual dan muntah saat pagi hari (morning sickness)

Mual dan muntah saat pagi hari (morning sickness) adalah tanda awal kehamilan yang juga sering dirasakan.Morning Sickness umumnya akan muncul antara 2 hingga 8 minggu setelah pembuahan. Rasa mual yang muncul dapat disertai dengan muntah ataupun tidak.Meski dinamakan morning sickness, kondisi ini tidak hanya terjadi di pagi hari.Kebanyakan wanita mengalami mual dan muntah hanya pada trimester awal kehamilan. Namun, ada juga yang mengalaminya sepanjang waktu kehamilan.

3. Perubahan pada payudara

Perubahan pada payudara akibat hormon
Setelah terjadi pembuahan, hormon dalam tubuh pun mengalami perubahan.Beberapa perubahan ini antara lain payudara yang lebih besar, gatal, bahkan terasa sakit selama beberapa minggu. Bukan tidak mungkin, bila disentuh, payudara terasa lebih lembut.Daerah sekitar puting (disebut areola) juga bisa berubah warna menjadi lebih gelap karena perubahan hormon seks estrogen dan progesteron.Atas peningkatan kadar hormon ini, jangan heran pula jika payudara menjadi lebih sensitif. Di samping itu, penegangan payudara juga menyebabkan pembuluh vena payudara menjadi lebih terlihat.Perubahan pada payudara umumnya terjadi pada minggu ke-4 dan ke-6 kehamilan. Perubahan ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.Guna mengatasinya, Anda dapat menggunakan pakaian dalam yang dikhususkan untuk ibu hamil.

4. Munculnya flek dan kram perut

Ketika terjadi pembuahan, sel-sel telur menempel pada uterus. Salah satu efek yang ditimbulkan adalah munculnya bercak darah atau yang kerap disebut dengan flek.Pada beberapa kasus, kram perut juga muncul. Adapun dalam istilah medis, kondisi munculnya flek ini disebut sebagai pendarahan implantasi.Biasanya pendarahan implantasi yang menjadi tanda awal kehamilan terjadi sekitar 6 hingga 12 hari setelah sel telur dibuahi. Perdarahan ini terjadi sebelum masa menstruasi. Maka tak heran jika beberapa wanita menyalahartikannya sebagai PMS atau gejala normal sebelum mencapai masa haid.Keluarnya darah implantasi setelah setelah haid juga bisa dialami beberapa wanita. Sebab, durasi maupun frekuensinya bisa berbeda tiap orangnya.  

5. Mengalami keputihan

Pada dasarnya keputihan adalah hal yang sangat normal terjadi pada wanita usia produktif.Selagi keputihan tidak berbau menyengat atau busuk, tidak berwarna, tidak gatal, dan tidak menyebabkan sensasi panas atau terbakar saat buang air kecil, maka ini bukanlah sesuatu yang berbahaya.Saking biasanya gejala ini, wanita pun sering tidak menyadari bahwa keputihan merupakan tanda awal kehamilan. Hal ini tidak lain disebabkan karena peningkatan kadar hormon estrogen dan aliran darah ke bagian vagina.

Kapan tanda awal kehamilan dapat muncul?

Gambar ibu hamil dan kesehatan kandungan
Usia kehamilan akan dihitung berdasarkan hari terakhir menstruasi Anda dan periode menstruasi yang terakhir Anda alami akan dihitung sebagai minggu pertama kehamilan meski Anda belum benar-benar hamil.Pada minggu pertama tersebut, tanda awal kehamilan seperti keram perut dan pendarahan implantasi dapat muncul.Lalu, tanda lainnya seperti tidak menstruasi, mual, atau perubahan pada payudara akan muncul saat usia kehamilan memasuki 4 minggu. Meski begitu, urutan waktu ini dapat berbeda tiap wanita.Untuk mengetahui pasti bahwa kondisi yang Anda alami merupakan benar-benar tanda awal kehamilan, Anda dapat melakukan pemeriksaan dengan alat tes kehamilan yang banyak dijual bebas.Namun, agar lebih akurat, Anda tetap perlu memeriksakan kondisi Anda ke dokter spesialis kandungan.
kehamilantrimester pertama kehamilan
WebMD. https://www.webmd.com/baby/guide/pregnancy-am-i-pregnant#1
Diakses pada Oktober 2018
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/early-symptoms-timeline
Diakses pada 12 Maret 2019
American Pregnancy Association. https://americanpregnancy.org/getting-pregnant/early-pregnancy-symptoms/
Diakses pada 12 Maret 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait