Tanda-Tanda Pertama Kehamilan yang Wajib Anda Ketahui

Tanda awal kehamilan dapat berbeda pada tiap wanita dan tidak hanya telat datang bulan
Telat menstruasi merupakan salah satu tanda awal kehamilan yang paling umum dikenali

Bagi Anda yang sedang menantikan kehadiran buah hati, mengalami tanda awal kehamilan tentu merupakan saat yang menggembirakan.

Salah satu tanda kehamilan yang kerap dijadikan acuan adalah saat menstruasi terlambat datang. Namun, tahukah Anda? Ada beberapa hal lain yang dapat dikenali sebagai tanda awal kehamilan.

[[artikel-terkait]]

Dengan mengenali tanda kehamilan yang dialami, Anda dapat sesegera mungkin memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan sehingga persiapan yang dilakukan pun dapat lebih matang. Agar semakin jelas, berikut ini kondisi yang dapat dikenali sebagai tanda awal kehamilan.

Tanda Awal Kehamilan yang Umum Terjadi

siklus haid

Tidak semua wanita mengalami tanda dan gejala kehamilan yang sama. Namun, terdapat beberapa kondisi umum yang dapat dikenali sebagai tanda awal kehamilan, di antaranya:

1. Tidak Menstruasi

Tidak menstruasi merupakan salah satu tanda kehamilan yang paling umum terjadi. Normalnya, siklus haid setiap wanita berkisar selama 24 hingga 35 hari walaupun secara umum adalah 28 hari. Jika menstruasi tak kunjung datang, maka ada kemungkinan proses pembuahan berhasil terjadi.

Saat pembuahan berhasil terjadi, tubuh akan memproduksi hormon kehamilan human chorionic gonadotropin (HCG). Hormon tersebut akan memberikan instruksi kepada ovarium agar berhenti mengeluarkan sel telur yang matang setiap bulannya. 

Namun, ada pula kondisi seorang wanita hamil yang juga mengalami pendarahan. Hal ini bukanlah menstruasi, melainkan kondisi lain seperti keguguran, kehamilan ektopik, pendarahan implantasi, atau yang lainnya.

2. Mual dan Muntah Saat Pagi Hari (Morning Sickness)

Mual dan muntah saat pagi hari (morning sickness) adalah tanda awal kehamilan yang juga sering dirasakan. Morning Sickness umumnya akan muncul antara 2 hingga 8 minggu setelah pembuahan. Rasa mual yang muncul dapat disertai dengan muntah ataupun tidak.

Meski dinamakan Morning Sickness, namun kondisi ini tidak hanya terjadi di pagi hari. Kebanyakan wanita mengalami kondisi ini hanya pada trimester awal kehamilan. Namun, ada juga yang mengalaminya sepanjang waktu kehamilan.

perubahan payudara

3. Perubahan pada Payudara

Setelah terjadi pembuahan, hormon dalam tubuh pun mengalami perubahan. Beberapa perubahan ini antara lain payudara yang lebih besar, gatal, bahkan terasa sakit selama beberapa minggu. Bukan tidak mungkin, bila disentuh, payudara terasa lebih lembut.

Daerah sekitar puting (disebut areola) juga bisa berubah warna menjadi lebih gelap karena perubahan hormon seks estrogen dan progesteron. Atas peningkatan kadar hormon ini, jangan heran pula jika payudara menjadi lebih sensitif. Di samping itu, penegangan payudara juga menyebabkan pembuluh vena payudara menjadi lebih terlihat.

Perubahan pada payudara umumnya terjadi pada minggu ke-4 dan ke-6 kehamilan. Perubahan ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Untuk mengatasinya, Anda dapat menggunakan pakaian dalam yang dikhususkan untuk ibu hamil.

4. Munculnya Flek dan Kram Perut

Ketika terjadi pembuahan, sel-sel telur menempel pada uterus. Salah satu efek yang ditimbulkan adalah munculnya bercak darah atau yang kerap disebut dengan flek. Pada beberapa kasus, kram perut juga muncul. Adapun dalam istilah medis, kondisi munculnya flek ini disebut sebagai pendarahan implantasi.

Biasanya pendarahan implantasi terjadi sekitar 6 hingga 12 hari setelah sel telur dibuahi. Karena terjadinya sebelum masa menstruasi, maka kerap pula wanita yang menyalahartikannya sebagai PMS atau gejala normal sebelum mencapai masa haid.

5. Mengalami Keputihan

Pada dasarnya keputihan adalah hal yang sangat normal terjadi pada wanita usia produktif. Selagi keputihan yang ditimbulkan tidak bau menyengat atau busuk, tidak berwarna, tidak gatal, dan tidak menyebabkan sensasi panas atau terbakar saat buang air kecil, maka keluarnya lendir dari vagina tersebut bukanlah sesuatu yang berbahaya.

Saking biasanya gejala ini, wanita pun sering tidak menyadari bahwa keputihan merupakan tanda awal kehamilan. Hal ini tidak lain disebabkan karena peningkatan kadar hormon estrogen dan aliran darah ke bagian vagina.

Kapan Tanda Awal Kehamilan dapat Muncul?

tanda awal kehamilan

Usia kehamilan akan dihitung berdasarkan hari terakhir menstruasi Anda dan periode menstruasi yang terakhir Anda alami akan dihitung sebagai minggu pertama kehamilan meski Anda belum benar-benar hamil. Pada minggu pertama tersebut, tanda kehamilan seperti keram perut dan pendarahan implantasi dapat muncul.

Lalu, tanda lainnya seperti tidak menstruasi, mual, atau perubahan pada payudara akan muncul saat usia kehamilan memasuki 4 minggu. Meski begitu, urutan waktu ini dapat berbeda tiap wanita.

Untuk mengetahui pasti bahwa kondisi yang Anda alami merupakan benar-benar tanda awal kehamilan, Anda dapat melakukan pemeriksaan dengan alat tes kehamilan yang banyak dijual bebas. Namun, agar lebih akurat, Anda tetap perlu memeriksakan kondisi Anda ke dokter spesialis kandungan.

WebMD. https://www.webmd.com/baby/guide/pregnancy-am-i-pregnant#1
Diakses pada Oktober 2018

Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/early-symptoms-timeline
Diakses pada 12 Maret 2019

American Pregnancy Association. https://americanpregnancy.org/getting-pregnant/early-pregnancy-symptoms/
Diakses pada 12 Maret 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed