Kenali Tanda-tanda Menopause agar Bisa Ditangani dengan Cermat

Tanda-tanda menopause sebaiknya dikenali sedini mungkin agar bisa diatasi dengan saksama
Mudah lelah termasuk salah satu tanda-tanda menopause

Sebagian kaum hawa mungkin tidak mengalami tanda-tanda menopause yang berarti atau mengganggu rutinitasnya. Sementara sebagian lainnya bisa saja didera gejala yang berat. Anda termasuk kelompok yang mana?

Perbedaan tersebut bisa terjadi karena setiap wanita mengalami gejala menopause yang berlainan. Ini berarti, apa yang Anda rasakan tidak dapat disamakan dengan orang lain.

Usia menopause pada umumnya

Menopause adalah bagian dari proses penuaan yang akan dialami oleh semua wanita. Namun usia kaum hawamengalaminya dapat berbeda-beda.

Normalnya,menopause akan datang ketika seorang wanita berusia 51 tahun.Jika Anda sudah mengalami tanda-tanda menopausesebelum usia tersebut, kondisi ini dikenal dengan nama menopause dini. Biasanya, menopause dini terjadi pada antara rentang usia 40 hingga 45 tahun.

Seperti apa tanda-tanda menopause?

Kaum hawa wajib mengetahui tanda-tanda menopause karena bisa saja berbeda pada tiap wanita.Berikut adalah beberapa gejalanya secara umum:

  • Merasakan sensasi panas (hot flushes) yang muncul secara tiba-tiba. Gejala ini bisa terasa di bagian wajah, leher, dan dada, sehingga membuat Anda berkeringat (bahkan ketika tidur di malam hari) dan kulit berwarna kemerahan.
  • Sulit tidur.
  • Mudah lelah.
  • Uring-uringan atau mudah marah.
  • Suasana hati (mood) yang berubah-ubah, misalnya mudah murung atau cemas.
  • Menurunnya libido (gairah seks).
  • Menjadi pelupa dan sulit berkonsentrasi.
  • Vagina yang kering. Kondisi ini bisa memicu rasa sakit, gatal, atau sensasi tidak nyaman ketika berhubungan intim.
  • Sering sakit kepala.
  • Jantung berdebar-debar (palpitasi) yang terjadi tiba-tiba.
  • Sendi yang terasa kaku dan nyeri.
  • Berkurangnya massa otot.
  • Infeksi saluran kencing yang terjadi berulang kali.
  • Menstruasi yang tidak teratur.
  • Berat badan yang bertambah.

Ketika gejala-gejala menopause terasa sangat mengganggu, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Apa yang perlu dilakukan saat gejala menopause muncul?

Tak perlu terlalu khawatir, menopause merupakan fase baru dalam kehidupan tiap wanita. Untuk meringankan tanda-tanda menopause, Anda bisa melakukan sederettips berikut ini:

1. Menjaga suhu tubuh tetap dingin dan nyaman

Untuk mengendalikan hot flushes, Anda dapat mencoba mengenakan pakaian yang lebih longgar dan tipis dari biasanya. Anda juga bisa menyiapkan jaket tipisuntuk berjaga-jaga agar tidak kedinginan saat tidur.

Jika Anda sering berkeringat di malam hari, cobalah untuk mengganti seprai dan selimut dengan bahan yang lebih tipis. Suhu pendingin ruangan juga bisa diatur agar kamar tidur Anda tetap sejuk dan nyaman.

2. Rutin berolahraga dan menjaga berat badan pada batas ideal

Berolahraga ringan, seperti jalan kaki, berenang, atau latihan aerobik lainnya, dapat menjadi pilihan yang baik untuk mengendalikan penumpukan lemak di bagian pinggang.

Ada juga sebaiknya mengukur lingkar pinggang secara teratur. Pasalnya,seiring bertambahnya ukuran lingkar pinggang, Anda akan semakin rentan terkena penyakit jantung dan diabetes.

Oleh sebab itu, rutin berolahraga serta mengatur pola makan yang seimbang sangat penting untuk Anda.

3. Berhenti merokok

Jika Anda seorang perokok, segeralah berhenti merokok dan hindari menjadi perokok pasif. Paparan asap rokok dapat membuat gejala menopause bertambah parah.

4. Hindari konsumsi alkohol

Sama seperti rokok, konsumsi alkohol dalam jumlah banyak dapat memperburuk tanda-tanda menopause maupun kesehatan Anda. Karena itu, hindari atau batasi konsumsinya sebisa mungkin.

5. Kendalikan stres

Untuk mengatur perubahan suasana hati yang tidak menentu, Anda bisa belajar dalam mengendalikan stres yang mungkin timbul. Misalnya dengan melakukan teknik relaksasi (seperti teknik pernapasan dalam), yoga, maupun meditasi.

6. Maksimalkan fungsi otak

Anda disarankan untuk tetap bekerja dan beraktivitas agar otak terus terpakai secara maksimal. Dengan ini, Anda pun bisa menjauhi masalah pikun dan sulit berkonsentrasi.

Mengisi teka-teki silang, mempelajari alat musik atau bahasa baru, serta bermain catur merupakan contoh-contoh kegiatan yang baik untuk mengasah fungsi otak.

Mengenali tanda-tanda menopause akan membantu Anda dalam mempersiapkan diri untuk menghadapinya. Anda menjadi tidak kaget lagi ketika masa ini datang menghampiri Anda.

Dengan menangani gejala menopause secara cermat, kualitas hidup Anda tidak akan terganggu. Jika tanda-tanda menopause dirasa sangat mengganggu rutinitas, Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter.

Konsultasi dengan dokter juga bisa sekaligus membantu Anda untuk lebih waspada terhadap risiko berbagai penyakit yang mengincar kaum hawa setelah menopause. Mulai dari penyakit jantung, osteoporosis, hingga disfungsi seksual.

National Institute on Aging. https://www.nia.nih.gov/health/what-menopause
Diakses pada 6 Agustus 2019

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/news/10-essential-facts-about-menopause/
Diakses pada 6 Agustus 2019

Speaking of Women’s Health. https://speakingofwomenshealth.com/column/does-early-menstruation-mean-early-menopause
Diakses pada 6 Agustus 2019

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/menopause/symptoms/
Diakses pada 6 Agustus 2019

WebMD. https://www.webmd.com/menopause/guide/understanding-menopause-symptoms#1
Diakses pada 6 Agustus 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/menopause#home-remedies
Diakses pada 6 Agustus 2019

Harvard Health Publishing. https://www.health.harvard.edu/womens-health/dealing-with-the-symptoms-of-menopause
Diakses pada 6 Agustus 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/menopause/symptoms-causes/syc-20353397
Diakses pada 6 Agustus 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed