Tanda-tanda Melahirkan Anak Kedua yang Wajib Bumil Ketahui

(0)
10 Sep 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Tanda-tanda melahirkan anak kedua bisa memiliki sedikit perbedaan dengan yang pertamaLebih sering terasa kontraksi palsu dapat menjadi salah satu tanda-tanda melahirkan anak kedua
Saat menantikan kelahiran anak kedua, kebanyakan ibu hamil umumnya tidak segugup pada kelahiran anak pertama. Ditambah lagi dengan pengalaman dari kehamilan sebelumnya sehingga ibu hamil menjadi lebih siap dalam menghadapi proses persalinan keduanya. Akan tetapi, ada anggapan mengenai tanda-tanda melahirkan anak kedua yang berbeda dengan pertama. Tanda-tanda tersebut berkaitan dengan kontraksi, hilangnya sumbat lendir, maupun perkembangan prosesnya. Benarkah demikian?

Tanda-tanda melahirkan anak kedua

Sebagian besar tanda-tanda melahirkan anak kedua umumnya sama dengan yang pertama. Meski demikian, ada beberapa tanda-tanda dengan karakteristik berbeda yang dapat muncul sebelum melahirkan anak kedua.Adapun tanda-tanda melahirkan anak kedua yang mungkin terjadi, di antaranya:

1. Perut turun

Ketika bayi sudah memasuki panggul, ini merupakan tanda bahwa persalinan semakin dekat. Hal tersebut membuat perut ibu menjadi lebih turun dan heartburn yang kerap mengganggu pun mereda. Selain itu, ibu juga dapat bernapas lebih mudah karena hilangnya tekanan pada diafragma. Akan tetapi, ibu mungkin akan lebih sering buang air kecil, nyeri panggul, dan sakit punggung.

2. Lebih sering terasa kontraksi Braxton-Hicks

Sebagian wanita yang akan melahirkan anak kedua lebih banyak mengalami kontraksi Braxton-Hicks (kontraksi palsu). Kondisi ini merupakan pengencangan di bagian perut selama 30-60 detik yang dapat muncul dan hilang dengan sendirinya. Berbeda dengan kehamilan anak pertama, ibu yang hamil anak kedua kemungkinan sudah mengenali kontraksi Braxton-Hicks. Kontraksi ini dapat terjadi lebih sering ketimbang di kehamilan pertama sehingga bisa menimbulkan ketidaknyamanan.

3. Serviks lebih lebar

Pada kehamilan kedua, serviks lebih mudah melebar menjelang persalinan karena persalinan pertama meregangkan sebagian besar otot ini. Hal ini membuat otot rahim, leher rahim, dan otot perut menjadi lebih rileks pada persalinan anak keduaKondisi ini juga merupakan salah satu alasan mengapa proses persalinan anak kedua menjadi lebih cepat karena janin memiliki lebih banyak ruang untuk keluar. Selain itu, dorongan yang Anda lakukan pun menjadi lebih sedikit pada persalinan kedua.

4. Sumbat lendir hilang lebih awal

Sumbat lendir (mucus plug) berfungsi untuk menghalangi bakteri masuk ke rahim dan menginfeksi janin. Mendekati waktu persalinan, sumbat lendir akan luruh dan keluar melalui vagina sebagai cairan bening, merah muda, atau sedikit berdarah.Ibu yang hamil anak kedua biasanya kehilangan sumbat lendir lebih awal sebelum persalinan dimulai. Hal ini dipengaruhi oleh serviks yang menipis dan melebar lebih cepat karena kekuatan ototnya menurun setelah persalinan pertama.

5. Kontraksi teratur

Berbeda dengan kontraksi Braxton-Hicks, kontraksi nyata memiliki waktu yang teratur, semakin kuat, dan semakin dekat jaraknya. Kontraksi ini umumnya berlangsung sekitar 30-70 detik. Kontraksi Braxton-Hicks dapat hilang saat Anda mengubah posisi, berjalan, atau istirahat. Sebaliknya, kontraksi nyata akan terus berlanjut, terlepas dari tingkat aktivitas maupun posisi Anda. Bahkan Anda juga mungkin merasakan nyeri yang terus meningkat.Hal-hal di atas tidak selalu dirasakan karena setiap orang akan mengalami kondisi yang berbeda. Terdapat perbedaan dengan kehamilan anak pertama yang rata-rata melahirkan pada minggu ke-41. Pada kehamilan kedua, umumnya persalinan terjadi pada minggu ke-40. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang lebih terbiasa dengan kehamilan dan bereaksi lebih cepat terhadap pelepasan hormon yang dapat mendorong persalinan.Proses persalinan pun terbilang lebih singkat pada kelahiran anak kedua. Jika sebagian besar wanita menjalani persalinan pertama selama 8 jam atau lebih, persalinan anak kedua hanya memerlukan waktu sekitar 5 jam karena serviks sudah siap sejak awal. Meski begitu, kondisi ini bisa berbeda-beda pada setiap wanita.Jika Anda telah merasakan tanda-tanda melahirkan, sebaiknya segera datangi dokter kandungan. Dokter akan membantu proses kelahiran bayi sesuai prosedur agar dapat berjalan dengan lancar. 
persiapan kelahiranhamilkehamilanpersalinan
Hello Mother Hood. https://www.hellomotherhood.com/article/284267-signs-of-labor-in-a-second-pregnancy/
Diakses pada 27 Agustus 2020
Parenting First Cry. https://parenting.firstcry.com/articles/labour-during-your-second-pregnancy-how-it-differs-from-your-first/#:~:text=Contractions%20become%20rhythmical%20and%20are,labour%20to%20go%20to%20hospital.
Diakses pada 27 Agustus 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/labor-and-delivery/in-depth/signs-of-labor/art-20046184
Diakses pada 27 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait