Tanda-Tanda Mau Melahirkan Bayi Laki-Laki Ini Hanya Mitos, Benarkah?


Tanda-tanda mau melahirkan bayi laki-laki yang selama ini kabarnya beredar antara lain tidak mual maupun muntah, ngidam makanan asin, hingga bentuk turun. Benarkah demikian? Ini faktanya.

(0)
05 Nov 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Tanda-tanda mau melahirkan bayi laki-laki menurut mitos adalah bentuk perut bumil yang turunTanda-tanda mau melahirkan bayi laki-laki ternyata banyak yang sebatas mitos
Kata orang tua zaman dahulu, tanda-tanda sedang hamil anak laki-laki bisa diketahui dari kondisi kehamilan ibu, mulai dari bentuk perut hingga perubahan sifat selama mengandung. Apakah Anda termasuk salah satu yang mempercayainya?Memang tak sedikit mitos yang beredar soal kehamilan, termasuk prediksi jenis kelamin janin di dalam kandungan. Bahkan, ada ritual adat yang sampai sekarang masih dijalankan dan dipercaya dalam mengetahui jenis kelamin bayi.

Tanda-tanda Anda kelak akan memiliki bayi laki-laki, ini mitos dan faktanya

Wajah yang glowing selama hamil dianggap tanda mengandung bayi laki
Daripada Anda menerka-nerka, lebih baik menyimak penjelasan ilmiah dari berbagai mitos tanda-tanda sedang hamil bayi laki-laki berikut ini.

1. Tidak mual maupun muntah

Mual dan muntah (morning sickness) identik dengan gejala kehamilan di trimester pertama, tapi tidak semua wanita hamil mengalaminya. Kehamilan tanpa gejala mual dan muntah ini dikenal dengan istilah hamil kebo. Wanita yang hamil tanpa mual maupun muntah ini dipercaya bakal melahirkan anak laki-laki. Benarkah demikian?Padahal faktanya, mual dan muntah disebabkan oleh naiknya hormon kehamilan, terutama di trimester pertama. Beberapa riset menyebut wanita yang hamil anak perempuan memang mengalami peningkatan hormon yang lebih tinggi, sedangkan janin laki-laki cenderung membuat hormon naik dengan tidak signifikan.Kendati demikian, penelitian menunjukkan bahwa 79,5% ibu yang melahirkan anak laki-laki tetap merasakan morning sickness, sedangkan 27,7% wanita yang hamil anak perempuan justru tidak mengalaminya. Dengan kata lain, tidak mual dan muntah bukanlah tanda-tanda Anda akan memiliki dan melahirkan anak laki-laki.

2. Ngidam makanan asin

Orang bilang ibu hamil yang ngidam makanan asin sedang mengandung janin berjenis kelamin laki-laki. Padahal menurut sains, ngidam merupakan tanda-tanda ibu hamil butuh nutrisi tertentu untuk mendukung kesehatan ibu dan tumbuh-kembang janin yang dikandungnya.

3. Wajah lebih bersinar

Mitos lain mengenai tanda-tanda Anda berpotensi melahirkan bayi laki-laki adalah perubahan kulit wajah dan rambut ibu selama hamil. Wanita yang hamil anak laki-laki akan terlihat lebih bersinar, dengan rambut lebih kuat dan tidak mudah rontok.Faktanya, 90% ibu hamil akan mengalami perubahan penampilan selama mengandung karena dipengaruhi oleh perubahan hormon di dalam tubuhnya, tidak peduli jenis kelamin bayi yang dikandung. Perubahan ini bisa mengakibatkan wanita terlihat lebih glowing atau malah lebih kusam dari biasanya.

4. Detak jantung lambat

Detak jantung janin sudah bisa terdeteksi di trimester pertama dengan bantuan alat ultrasonografi (USG). Jika hasil pemeriksaan menunjukkan detak jantung kurang dari 140 kali per menit, tandanya Anda mengandung janin laki-laki. Benarkah begitu?Lagi-lagi, tanda-tanda mau melahirkan bayi laki-laki ini hanyalah mitos. Berdasarkan riset yang dipublikasikan di Fetal Diagnosis and Therapy, detak jantung janin hanya menandakan bayi masih hidup dan berkembang di dalam kandungan, bukan mengindikasikan jenis kelamin tertentu.

5. Bentuk perut turun

Ketika Anda sudah memasuki trimester kedua atau ketiga, perut buncit khas wanita hamil akan semakin kentara. Katanya, jika bentuk perut cenderung lancip dan turun, maka Anda mengandung anak laki-laki.Faktanya, bentuk perut saat hamil sangat bergantung pada bentuk rahim, bentuk tubuh, maupun kekuatan otot-otot perut yang menyangga rahim. Dengan kata lain, Anda tidak bisa memastikan jenis kelamin janin dengan melihat bentuk perut ibu hamil semata.

Cara mendeteksi jenis kelamin bayi yang akurat

USG bisa dilakukan untuk deteksi jenis kelamin bayi di kandungan
Sebetulnya, Anda tidak perlu menebak jenis kelamin janin Anda apakah nantinya Andamau melahirkan bayi laki-laki atau perempuan. Sebab, teknologi dunia medis sudah memungkinkan para calon orangtua untuk mengetahui jenis kelamin janin. Beberapa cara yang dapat Anda pilih adalah:
  • USG

    Pemeriksaan ultrasonografi (USG) adalah metode yang paling sering digunakan untuk mengetahui jenis kelamin janin. Selain tidak invasif atau tanpa memasukan peralatan tertentu ke dalam tubuh (apalagi bila USG dilakukan via abdomen), USG juga relatif terjangkau dengan hasil yang cepat dan akurat. USG untuk mendeteksi jenis kelamin janin bisa dilakukan mulai dari pekan ke-18 kehamilan.
  • Amniosentesis dan chorionic villus sampling (CVS)

    Kedua jenis tes ini lebih akurat dibanding USG, bahkan juga bisa mendeteksi kelainan genetik maupun kromosom pada janin. Namun, keduanya bersifat invasif sehingga berpotensi mengganggu perkembangan janin maupun mengakibatkan keguguran. Oleh karena itu, dokter hanya merekomendasikan prosedur CVS dalam situasi tertentu.
  • Tes DNA

    Mendeteksi gender janin juga bisa dilakukan dengan tes DNA dari darah ibu. Hanya saja, tes ini sangat mahal dan hanya bisa dilakukan di laboratorium tertentu.
Jadi, Anda pilih percaya mitos tanda-tanda sedang hamil bayi bayi laki-laki atau hasil pemeriksaan dokter?Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai kehamilan, Anda bisa tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kehamilanbayibayi baru lahirusg
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322399
Diakses pada 24 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/signs-of-having-a-boy
Diakses pada 24 Oktober 2020
WebMD. https://www.webmd.com/baby/features/predicting-baby-gender
Diakses pada 24 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait