Tanda-Tanda Kesiapan Anak Mandi Sendiri dan Tips Menjaga Keamanannya

(0)
27 Apr 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Anak mandi sendiri harus sudah bisa membersihkan dirinya secara menyeluruhAnak mandi sendiri harus dipastikan keamanannya
Setiap anak umumnya memiliki proses perkembangan yang berbeda-beda. Ada yang lebih lambat, ada juga yang lebih cepat. Hal ini juga berlaku dalam perkembangan anak untuk melakukan kegiatan secara mandiri, misalnya anak mandi sendiri.Ada yang sudah dapat melakukannya di usia 4 tahun, ada juga yang lebih lambat. Ketika anak sudah siap mandi sendiri, ia akan menunjukkan tanda-tanda kesiapan yang bisa Anda perhatikan. Oleh sebab itu, mari kita simak penjelasan berikut untuk mengetahuinya.

Kapan sebaiknya anak mandi sendiri?

Kegiatan mandi anak masih perlu mendapat pengawasan orangtua hingga setidaknya usia 4 tahun. Jadi, sebagian ahli berpendapat bahwa anak mulai bisa mandi sendiri di usia tersebut. Namun, sebagian lain beranggapan bahwa anak baru bisa melakukannya pada usia 6 tahun.Di sisi lain, ada anak yang mungkin memerlukan waktu hingga usia 9-10 tahun untuk berani mandi sendiri. Sebetulnya, tidak ada batasan khusus mengenai kapan seharusnya anak mandi sendiri. Sebab, anak berkembang pada tingkat yang berbeda-beda. 
anak siap mandi sendiri
Kesiapan anak mandi sendiri terjadi pada usia yang berbeda-beda
Kemandirian dan kemampuan anak di usia tersebut juga tidaklah sama. Jika anak telah siap mandi sendiri, ia dapat menunjukkan tanda-tanda kesiapan berikut.
  • Tertarik mandi sendiri

Ketika anak mulai tertarik mandi sendiri, ia mungkin dapat mengungkapkannya lewat kata-kata kepada Anda. Contohnya, “aku ingin mandi sendiri.”Selain itu, saat anak ke kamar mandi, bisa jadi ia tiba-tiba membuka baju dan ingin mandi sendiri.
  • Merasa perlu memiliki privasi

Ketika anak ingin memiliki privasi, ia mungkin menolak untuk dimandikan orangtuanya. Ia akan merasa sudah besar dan bisa mandi sendiri. Momen ini bisa jadi kesempatan bagi mereka untuk hidup lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung lagi kepada orangtuanya.
  • Bisa membersihkan dirinya secara menyeluruh

Tanda kesiapan lainnya adalah ketika anak menunjukkan bahwa ia bisa membersihkan dirinya secara menyeluruh, termasuk membersihkan tubuh, membilas rambut, dan mencuci kemaluannya. Jika ia sudah bisa melakukan hal tersebut, tak ada salahnya untuk membiarkan anak mandi sendiri.Namun, jika anak belum menunjukkan tanda-tanda di atas, jangan memaksa ia untuk mandi sendiri. Selain itu, orangtua juga tetap perlu memerhatikan keselamatan anak di kamar mandi.

Tips aman anak mandi sendiri

Keamanan anak mandi sendiri dapat sulit dipastikan karena orangtua tidak lagi menemaninya. Lantai atau bak mandi yang licin, serta adanya benda berbahaya bisa membahayakan mereka. Ia bisa saja terjatuh di kamar mandi atau bahkan tenggelam di bak mandi sehingga membahayakan nyawanya. Untuk mengantisipasinya, sebaiknya Anda lakukan tips aman anak mandi sendiri berikut.
  • Pastikan lantai atau bak mandi tidak licin

Sebelum anak mandi, pastikan lantai atau bak mandi tidak licin. Bersihkan secara rutin dan gunakan alas anti slip untuk menambah keamanan. Hal ini bisa membantu mengurangi risiko anak terpeleset atau terjatuh saat mandi.
  • Larang anak untuk bermain-main di kamar mandi

larang anak bermain di kamar mandi
Larang anak bermain-main di kamar mandi
Mandi merupakan salah satu aktivitas yang menyenangkan untuk anak. Jadi, bisa saja ia malah menghabiskan waktunya untuk main air ketimbang membersihkan tubuh.Oleh karena itu, larang anak untuk bermain di kamar mandi. Beri pengertian padanya bahwa hal tersebut berbahaya karena ia bisa terjatuh.
  • Siapkan peralatan mandi anak

Supaya anak tidak repot mengambil peralatan mandinya sendiri, apalagi jika sulit dijangkau, sebaiknya Anda mempersiapkan peralatan mandinya. Hal ini dapat memudahkan anak mandi sendiri dan ia pun bisa langsung mandi dengan tenang
  • Jauhkan jangkauan anak dari benda-benda berbahaya

Saat anak kecil mandi, mereka biasanya senang ditemani oleh mainan, seperti bebek-bebekan atau perahu-perahuan. Oleh karena itu, sebaiknya jauhkan anak dari mainan bertepi keras yang berbahaya jika ia terjatuh di atasnya. Selain itu, jauhkan pula hair dryer atau pisau cukur yang biasanya terdapat di kamar mandi dari jangkauan anak-anak.

Berapa kali anak mandi dalam sehari?

Mengenai seberapa sering anak mandi, ini bergantung pada usia dan aktivitas mereka. Namun, disarankan mandi 2 kali sehari. Terkadang, bisa lebih jika anak badannya kotor, berkeringat atau muncul bau badan, setelah berada di dalam kolam renang, dan sesuai yang direkomendasikan oleh dokter kulit jika anak memiliki masalah kulit.Bagi Anda yang ingin bertanya lebih lanjut seputar masalah kesehatan anak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tumbuh kembang anakperkembangan anakmandi
Healthline. https://www.healthline.com/health/baby/bathing-your-toddler#3
Diakses pada 13 April 2021
Today. https://www.today.com/health/tub-drownings-can-happen-minutes-when-it-safe-leave-child-t65606
Diakses pada 13 April 2021
Parents. https://www.parents.com/kids/hygiene/when-can-kids-bathe-or-shower-alone/#:~:text=A%3A%20You%20can%20allow%20your,that%20he'll%20be%20safe.
Diakses pada 13 April 2021
AAD. https://www.aad.org/public/parents-kids/healthy-habits/parents/bath-often
Diakses pada 13 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait