Tanda-Tanda Kecanduan Media Sosial dan Cara Mengatasinya dengan Tepat


Bermain media sosial boleh dilakukan, asal tidak berlebihan. Jika mengalami kecanduan media sosial, kesehatan fisik dan hubungan Anda dengan orang lain berpotensi menjadi buruk.

0,0
Kecandua media sosial berdampak buruk pada kesehatan dan hubungan dengan orang lainKecanduan media sosial beri pengaruh buruk terhadap hubungan dengan orang lain
Sesuatu yang berlebihan tidak baik, begitu pula dengan penggunaan media sosial. Media sosial memang memberikan beragam manfaat untuk kehidupan, di antaranya Anda bisa berteman dengan banyak orang tanpa batasan jarak, sarana hiburan, hingga menerima informasi secara realtime. Namun, penggunaannya secara berlebihan dan tak mengenal waktu dapat memicu kecanduan.Kecanduan media sosial dapat berdampak buruk terhadap kesehatan mental Anda. Selain itu, kecanduan sosial media juga berpotensi merusak hubungan dengan orang lain

Apa saja tanda-tanda kecanduan media sosial?

Bagi beberapa orang, tidak bermain media sosial dalam waktu 24 jam saja bisa membuat hari mereka terasa hampa. Jika Anda juga mengalaminya, kondisi tersebut dapat menjadi pertanda kecanduan media sosial.Berikut sejumlah kebiasaan atau perilaku yang menjadi tanda-tanda kecanduan media sosial:
  • Mulai memengaruhi aktivitas, misalnya Anda lebih memilih untuk menghabiskan waktu dengan bermain media sosial daripada menyelesaikan tugas sekolah atau pekerjaan
  • Melakukan aktivitas lain diikuti dengan bermain media sosial, seperti makan, kumpul dengan keluarga atau teman, hingga beribadah
  • Merasa gelisah atau marah ketika tidak bisa menggunakan media sosial, contohnya ketika medsos yang Anda mainkan tiba-tiba tidak bisa diakses karena masalah pada jaringan atau sedang ada maintenance
  • Selalu memikirkan soal media sosial meskipun sedang tidak menggunakannya dan menjadikannya hal pertama yang dituju ketika memiliki kesempatan
  • Lebih berminat untuk menghabiskan waktu di media sosial ketimbang bersosialisasi di dunia nyata
  • Bermain media sosial tidak kenal waktu, bahkan sampai mengganggu jam istirahat
  • Khawatir mengenai komentar atau jumlah like ketika mengunggah gambar, video, atau konten lainnya di akun media sosial Anda
  • Orang lain seperti keluarga, sahabat, atau pasangan mulai berkomentar bahwa Anda terlalu banyak menghabiskan waktu di media sosial

Dampak negatif kecanduan media sosial

Kecanduan media sosial dapat memberikan dampak negatif bagi kehidupan Anda. Efek yang dialami tak hanya memberi pengaruh buruk terhadap hubungan Anda dengan orang lain, tapi juga kesehatan fisik dan mental.Beberapa dampak negatif yang mungkin diterima akibat penggunaan media secara berlebihan, antara lain:
  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Sering berpikiran negatif
  • Pola makan menjadi tidak teratur
  • Kesulitan untuk menyelesaikan tugas
  • Penurunan prestasi sekolah atau kerja
  • Meningkatnya risiko kecemasan dan depresi
  • Hubungan dengan orang lain menjadi renggang
  • Takut tertinggal tren yang sedang berjalan (fear of missing out)
  • Berkurang atau hilangnya kemampuan untuk berempati dengan orang lain
  • Harga diri rendah karena merasa kehidupan orang lain lebih baik dari dirinya
  • Terganggunya pola istirahat, terlebih jika menggunakannya sebelum jam tidur
  • Penurunan aktivitas fisik karena lebih memilih menghabiskan waktu untuk bermain media sosial, yang tentunya tidak baik bagi kesehatan secara keseluruhan

Bagaimana cara mengatasi dampak negatif media sosial?

Cara mengatasi dampak negatif media sosial adalah dengan mengurangi atau membatasi penggunaannya  supaya tidak berlebihan. Beberapa tips untuk lepas dari kecanduan sosial media, di antaranya:
  • Menghapus aplikasi media sosial dari ponsel. Meskipun Anda masih bisa mengakses akun melalui komputer, penggunaannya jauh lebih dapat ditekan dibandingkan ketika aplikasinya terpasang di ponsel.
  • Mematikan notifikasi media sosial saat sedang sekolah, makan, bekerja, atau berkumpul bersama keluarga maupun sahabat. Untuk mematikannya, Anda tinggal masuk ke menu pengaturan masing-masing media sosial.
  • Membatasi penggunaan media sosial dengan menggunakan aplikasi khusus yang bisa memberitahu berapa lama Anda sudah menghabiskan waktu di sana.
  • Meletakkan ponsel, tablet, atau laptop jauh dari tempat tidur. Hal ini berguna agar Anda tidak mudah menjangkaunya pada waktu istirahat.
  • Mulailah hobi baru yang tidak berhubungan dengan media sosial. Misalnya berolahraga, membuat karya seni, atau mengikuti kelas memasak.
  • Luangkan waktu untuk lebih banyak bersosialisasi secara nyata dengan keluarga atau sahabat daripada hanya melalui media sosial. 
Beberapa orang mungkin akan kesulitan untuk dapat melepaskan kebiasaan buruk yang sudah tertanam dalam diri mereka. Namun, dengan usaha keras dan demi kehidupan yang lebih baik, kecanduan yang dirasakan bisa hilang sendiri seiring berjalannya waktu.

Catatan dari SehatQ

Bermain media sosial memang boleh dilakukan, asal tidak dilakukan secara berlebihan. Saat mulai kecanduan media sosial, kesehatan dan hubungan Anda dengan orang lain berpotensi memburuk.Untuk berdiskusi lebih lanjut kecanduan mengenai media sosial dan cara mengatasi dampak negatif yang mungkin ditimbulkan terhadap kehidupan Anda, tanyakan langsung ke dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tips kesehatanmedia sosial
Healthline. https://www.healthline.com/health/social-media-addiction
Diakses pada 7 Mei 2021
Netdoctor. https://www.netdoctor.co.uk/healthy-living/mental-health/a34367236/social-media-addiction/
Diakses pada 7 Mei 2021
Choosing Therapy. https://www.choosingtherapy.com/social-media-addiction/
Diakses pada 7 Mei 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait