Kenali Tanda-tanda Batu Ginjal, Mulai dari Nyeri Pinggang Hingga Demam

Batu ginjal atau nefrolitiasis merupakan endapan mineral yang terbentuk di dalam saluran kemih
Nyeri pinggang sisi samping dapat menjadi tanda awal batu ginjal.

Batu ginjal adalah salah satu kondisi yang biasa ditemui pada orang dewasa berusia 20-50 tahun. Sebanyak 1 dari 10 orang pernah mengalami batu ginjal sepanjang hidupnya.

Batu ginjal atau nefrolitiasis merupakan endapan mineral yang terbentuk di dalam saluran kemih. Tanda-tanda batu ginjal seringkali serupa dengan penyakit lainnya pada saluran kemih ataupun perut.

[[artikel-terkait]]

Tanda-tanda batu ginjal pada fase awal

Semakin dini tanda-tanda batu ginjal ditemukan, semakin kecil kemungkinan terjadi komplikasi batu ginjal. Beberapa tanda-tanda awal yang ditemukan, antara lain:

  • Nyeri pinggang sisi samping atau belakang di bawah tulang rusuk, nyeri perut. Nyeri yang dirasakan dapat ringan hingga sangat hebat.
  • Nyeri saat buang air kecil. Kondisi ini terjadi ketika batu melewati pertemuan antara ureter (saluran penghubung ginjal dan kandung kemih) dan kandung kemih. Selain itu, juga dapat disertai dengan infeksi saluran kemih.
  • Perubahan warna pada urine akibat adanya darah atau nanah, urine menjadi kemerahan atau kecoklatan karena adanya darah atau nanah, urine berbau tidak sedap.
  • Tidak dapat buang air kecil dikarenakan batu menghambat saluran berkemih.
  • Mual dan muntah. Saluran kemih dan sistem pencernaan memiliki persarafan yang sama sehingga dapat memicu terjadinya mual dan muntah.
  • Demam dan menggigil. Keduanya menandakan adanya infeksi pada ginjal.

Tanda-tanda batu ginjal yang dapat ditemukan dokter

Saat Anda berobat ke dokter, ia akan mencari tanda-tanda batu ginjal dengan melakukan pemeriksaan fisik, terutama pada perut untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lainnya dari gejala yang Anda alami. Pada pemeriksaan oleh dokter, tanda-tanda batu ginjal yang bisa ditemukan berupa:

  • Nyeri pada costovertebral angle (sudut pada kedua sisi punggung, di antara iga dua belas dan tulang belakang).
  • Penurunan bising usus, terkadang ditemukan pada nyeri akut yang hebat.
  • Tidak adanya tanda iritasi pada lapisan peritonemun.
  • Pada pria, batu ginjal dapat menjalar hingga ke testis. Akan tetapi, tidak ditemukan adanya tanda peradangan maupun kelainan bentuk pada testis.
  • Berbeda dengan nyeri perut akut di mana seseorang hanya dapat diam berbaring akibat nyeri, penderita batu ginjal akan bergerak untuk mencari posisi yang nyaman.
  • Takikardia (peningkatan denyut jantung)
  • Hipertensi
  • Hematuria (adanya darah pada urine). Dapat dilihat secara secara langsung atau makroskopis maupun mikroskopis.

Pemeriksaan tambahan untuk batu ginjal

Setelah menemukan tanda-tanda batu ginjal, dokter mungkin akan meminta Anda untuk menjalani serangkaian pemeriksaan lainnya. Termasuk pemeriksaan urine dan radiologis.

1. Pemeriksaan urine dan kreatinin

Pemeriksaan urine bertujuan memeriksa adanya darah dan infeksi bakteri. Sementara itu, kadar kreatinin menunjukkan fungsi ginjal Anda.

2. Pemeriksaan radiologis

Pemeriksaan radiologis akan dilakukan untuk mengevaluasi ukuran dan lokasi batu. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan ultrasonografi, CT scan abdomen tanpa kontras, x-ray, dan pielografi intravena (IVP).

  • CT Scan:

    CT scan saat ini menjadi pilihan utama karena menghasilkan gambaran yang lebih jelas dibandingkan dengan ultrasonografi atau x-ray. Namun, pemeriksaan ini membutuhkan biaya yang lebih mahal dibandingkan dua pemeriksaan tersebut.

  • Ultrasonografi:

    Pemeriksaan ultrasonografi merupakan pemeriksaan yang aman dilakukan pada wanita yang sedang hamil. Pada pemeriksaan ini dapat ditemukan batu dan adanya hidronefrosis (pembengkakan ginjal akibat aliran urine terhambat) atau pelebaran dari saluran kemih.

  • Rontgen:

    Pemeriksaan rontgen juga dapat menjadi pilihan untuk mencari gambaran batu ginjal, terutama pada batu kalsium. Kekurangan dari pemeriksaan ini adalah sulit untuk mendeteksi batu jenis lain, seperti batu asam urat dapat terlewatkan karena penampakan yang serupa dengan struktur di sekitarnya.

  • Pielografi intravena (IVP):

    Pielografi intravena (IVP) merupakan pemeriksaan yang serupa dengan rontgen. Perbedaannya adalah penggunaan kontras. Kontras pada IVP bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang jelas dari struktur saluran kemih. Penggunaan kontras ini dapat dilakukan pada seseorang dengan fungsi ginjal yang masih baik.

Pilihan pemeriksaan yang perlu Anda jalani bergantung pada hasil pemeriksaan dokter, fasilitas yang dimiliki, dan biaya. Pada sebagian besar kasus, pengobatan dapat dilakukan dengan perubahan gaya hidup dan obat. Pada kasus yang berat, atau jika ada ukuran batu yang sangat besar, maka dapat dilakukan operasi batu ginjal.

Shield HealthCare. http://www.shieldhealthcare.com/community/urological/2018/06/04/signs-of-kidney-stones/
Diakses pada April 2019

E Medicine. https://emedicine.medscape.com/article/437096-clinical#b2
Diakses pada April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed