Tanda Putih di Kuku Bukan Pertanda Ada yang Rindu, Ini Penjelasannya Secara Medis


Arti tanda putih di kuku atau leukonychia kerap dipercayai sebagai tanda jatuh cinta atau sedang dirindukan. Padahal, garis putih di kuku ini bisa jadi tanda penyakit tertentu, seperti alergi, efek samping obat-obatan, hingga penyakit sistemik tertentu

0,0
Tanda putih di kuku disebabkan oleh alergiTanda putih di kuku bisa berarti pertanda kondisi medis tertentu
Pernahkah Anda melihat ada titik, garis, atau tanda putih di kuku Anda? Sebagian besar orang percaya bahwa anggapan garis putih di kuku merupakan pertanda bahwa ada seseorang yang merindukan diri Anda. 
Sayangnya, hal tersebut merupakan mitos semata. Arti tanda putih di kuku sebenarnya merupakan suatu indikasi kondisi tertentu. Dalam istilah medis, garis putih di kuku tersebut dikenal dengan nama leukonychia.

Apa itu leukonychia?

Leukonychia adalah suatu kondisi ketika muncul garis, titik, atau tanda putih di kuku jari. Garis putih vertikal pada kuku umumnya tidak berbahaya dan bisa dialami oleh siapa saja.Pada sebagian besar orang, tanda putih di kuku mungkin akan muncul berupa titik-titik kecil yang dikenal dengan istilah leukonychia parsial. Terdapat tiga jenis leukonychia parsial, yakni:
  • Leukonychia punctate, yaitu kuku bergaris putih berupa titik-titik kecil. Kondisi ini yang umum dialami oleh banyak orang.
  • Leukonychia longitudinal, yaitu garis putih di ujung permukaan kuku.
  • Leukonychia transverse atau striate, yaitu garis putih horizontal pada kuku yang kemunculannya sejajar dengan lunula. Lunula adalah bentuk setengah lingkaran atau bulan sabit di ujung kuku. Kondisi ini dikenal juga dengan istilah garis Mees.
Pada beberapa orang lainnya, tanda putih di kuku bisa berukuran lebih besar dan memenuhi seluruh permukaan kuku. Kondisi medis tersebut disebut dengan leukonychia total. Tanda, titik, dan garis putih di kuku dapat terjadi pada salah satu kuku atau beberapa kuku jari Anda.

Apa arti tanda putih di kuku selain leukonychia? 

Selain leukonychia, arti tanda putih di kuku bisa jadi bervariasi pada setiap orang yang mengalaminya.Berikut adalah beberapa arti tanda putih di kuku yang muncul.  

1. Trauma

Salah satu arti tanda putih di kuku adalah trauma ringan ataupun sedang pada kuku yang sedang tumbuh. Jenis trauma ini umum terjadi pada anak-anak sehingga menyebabkan munculnya tanda kuku bergaris putih.Beberapa jenis trauma yang juga dapat mengakibatkan kemunculan garis putih di kuku, termasuk:
  • Terjepit pintu.
  • Tekanan terlalu keras saat manicure.
  • Kebiasaan menggigit kuku.
  • Membenturkan kuku ke meja.
  • Alas kaki kekecilan sehingga menyebabkan tekanan pada kuku jari.

3. Reaksi alergi

Reaksi alergi terhadap penggunaan cat kuku (kutek) atau penghapus cat kuku dapat menyebabkan timbulnya tanda bergaris putih.Selain itu, penggunaan kuku akrilik atau gel juga dapat merusak kuku sehingga mengakibatkan kemunculan garis putih di kuku.

3. Infeksi jamur

Infeksi jamur kerap ditandai dengan munculnya tanda putih di kuku. Salah satu infeksi jamur yang umum menyerang kuku jari kaki adalah onikomikosis. Onikomikosis ditandai dengan kemunculan titik-titik atau garis putih kecil pada kuku.Jenis infeksi tersebut dapat tumbuh dan menyebar ke dasar kuku kaki. Akibatnya, kuku menjadi tampak tebal dan rapuh.

4. Kekurangan mineral dalam tubuh

Kekurangan mineral atau vitamin dalam tubuh menjadi salah satu penyebab utama munculnya garis putih di kuku. Kekurangan mineral dalam tubuh yang sering dikaitkan dengan penyebab leukonychia adalah zinc dan kalsium.

5. Efek samping obat-obatan 

Sedang melakukan pengobatan atau mengonsumsi obat-obatan tertentu dapat menyebabkan garis putih vertikal pada kuku. Contohnya, kemoterapi yang diberikan secara oral, injeksi, atau infus kepada pasien kanker untuk membunuh dan menghentikan penyebaran sel-sel kanker.Selain kemoterapi, penggunaan obat sulfonamida juga dapat menimbulkan efek samping berupa garis putih di kuku. Sulfonamida adalah antibiotik yang digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri, seperti infeksi kulit, septikemia, atau infeksi saluran kemih.Penyebab munculnya garis putih vertikal pada kuku ini tergolong jarang terjadi dan umumnya akan berakhir menjadi leukonychia transverse.

6. Penyakit sistemik

Penyakit sistemik juga menjadi penyebab garis putih vertikal pada kuku lainnya. Meski demikian, penyebab ini tergolong sangat jarang terjadi.Penyakit sistemik adalah suatu kondisi medis serius yang menyerang sejumlah organ dan jaringan tubuh secara keseluruhan. Beberapa contohnya, meliputi:

Bagaimana cara menghilangkan garis putih di kuku?

Kemunculan garis putih vertikal pada kuku dapat Anda hilangkan. Beberapa cara menghilangkan garis putih di kuku, antara lain:

1. Perbanyak asupan cairan dalam tubuh

Salah satu cara menghilangkan garis putih di kuku adalah dengan memperbanyak asupan cairan dalam tubuh. Selain berfungsi menjaga tubuh agar tetap terhidrasi dengan baik, asupan cairan dalam tubuh juga berguna melancarkan aliran nutrisi ke dalam lapisan kuku.

2. Makan makanan tinggi zinc

Salah satu penyebab munculnya garis putih di kuku adalah kekurangan asupan zinc. Zinc dibutuhkan tubuh untuk memperkuat pertumbuhan kuku jari. Oleh sebab itu, pastikan Anda memperbanyak konsumsi makanan tinggi zinc.Beberapa contoh makanan tinggi zinc, di antaranya daging merah, tiram, hati, telur, biji labu, dan kacang kedelai. Jenis makanan tersebut kaya akan sumber vitamin, mineral, dan asam lemak esensial guna menutrisi lapisan kuku-kuku jari.Selain dari makanan tinggi zinc, Anda dapat memperbanyak asupan kandungan mineral ini melalui konsumsi suplemen zincNamun, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan minum suplemen zinc, ya.

3. Makan makanan kaya protein

Selain sumber makanan kaya zinc, Anda juga perlu mengonsumsi sumber makanan yang mengandung protein guna menjaga kesehatan kuku-kuku jari sekaligus menghilangkan garis putih di kuku. Beberapa sumber makanan kaya protein, di antaranya ayam, bebek, ikan, telur, dan kacang-kacangan.

4. Jangan lewati waktu makan

Penting untuk mengusahakan agar Anda tidak melewati waktu makan, terutama waktu sarapan di pagi hari. Sering melewati waktu makan lama kelamaan dapat menyebabkan pasokan nutrisi ke beberapa jaringan tubuh, termasuk kuku, menjadi berkurang.Jika Anda sering melewati waktu makan, tanda kuku bergaris putih dapat muncul sebagai akibat dari kurangnya pasokan nutrisi tubuh. 

Catatan dari SehatQ

Pada banyak orang, tanda kuku bergaris putih atau leukonychia bukanlah kondisi yang serius dan berisiko membahayakan. Umumnya, garis putih di kuku tidak memerlukan pengobatan karena dapat hilang dengan sendirinya mengikuti pertumbuhan kuku Anda.Meski demikian, jika Anda cukup khawatir dengan garis putih di kuku yang ukurannya semakin membesar atau disertai dengan gejala lainnya, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter guna mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat sesuai penyebabnya. Jika Anda masih punya pertanyaan seputar apa arti tanda putih di kuku lainnya, tanyakan langsung dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Caranya, unduh sekarang melalui App Store dan Google Play.
kulit dan kecantikankukujamur kuku
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/317493.php
Diakses pada 9 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/white-spots-on-nails
Diakses pada 9 Desember 2019
Net Doctor. https://www.netdoctor.co.uk/beauty/a27695312/white-spots-on-nails-leukonychia/
Diakses pada 9 Desember 2019
Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/002294.htm
Diakses pada 9 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait