Tanda Lahir Hitam pada Bayi, Amankah?

09 Mei 2019 | Oleh
Tanda lahir hitam atau bercak mongol pada bayi tidak berbahaya
Tanda lahir hitam atau bercak mongol sebenarnya tidak berbahaya

Tanda lahir pada bayi adalah hal yang biasa. Salah satu yang menarik adalah tanda lahir hitam sepintas menyerupai lebam. Meski terlihat seperti lebam, tanda lahir hitam ini tidak menimbulkan rasa sakit.

Istilah medis untuk kondisi ini adalah congenital dermal melanocytosis. Selain itu, tanda lahir hitam juga dikenal dengan bercak mongol.

Istilah ini datang dari seorang profesor asal Jerman bernama Edwin Baelz. Tahun 1885 silam, Baelz meyakini tanda lahir hitam ini biasanya terlihat pada orang Mongolia dan non-Kaukasoid.

Apa Penyebab Tanda Lahir Hitam?

Sebenarnya, tanda lahir hitam tidak ada hubungannya dengan masalah kesehatan. Bercak gelap itu muncul ketika beberapa pigmen terperangkap pada lapisan kulit.

Dalam proses pertumbuhan embrio di minggu ke-11 hingga 14, melanosit atau sel yang memproduksi pigmen terjebak di lapisan kulit bawah. Kemudian, pigmen itu tak bisa mencapai permukaan dan akibatnya terlihat berwarna hitam, abu, atau biru.

Biasanya, tanda lahir hitam mulai terlihat pada minggu pertama usia bayi. Mereka yang kerap memilikinya adalah bayi dengan warna kulit gelap. Contohnya yang berasal dari ras Asia, Timur Tengah, Hispanik, Afrika, hingga Indian.

Data dari Indian Journal of Dermatology, Venereology, and Leprology menunjukkan bahwa tanda lahir hitam terjadi pada 9,5% bayi Kaukasoid, 46,3% Hispanik, dan 96,5% bayi berkulit hitam.

Kebanyakan tanda lahir hitam terlihat di area punggung bawah dan pantat. Terkadang, tanda yang sama juga muncul di bagian tangan atau kaki.

Ciri-Ciri Bercak Mongol

Untuk membantu membedakan bercak mongol atau tanda lahir hitam dengan luka lainnya, berikut beberapa ciri-cirinya:

  • Bentuk tidak beraturan dan sudutnya pun samar
  • Berukuran 2-8 cm
  • Berwarna gelap seperti hitam, biru, atau keabuan
  • Teksturnya rata dan menyatu dengan kulit sekitarnya
  • Muncul tak lama setelah bayi lahir

Selain ciri-ciri di atas, bentuk bercak Mongol juga terlihat serupa bekas pukulan. Itu sebabnya, banyak sekali mitos di penjuru dunia yang melekat pada tanda lahir hitam.

Semisal di Korea, tanda lahir hitam ini dianggap pukulan dari shaman spirit Samshin Halmi agar bayi keluar dari perut ibu. Di Tiongkok, tanda lahir hitam juga dianggap ‘pukulan’ dari Tuhan untuk memulai kehidupan.

Bahkan dalam mitologi Jepang, tanda lahir hitam yang disebut asshirigaaoi dianggap hasil hubungan seksual ayah dan ibu selama kehamilan. Apakah semuanya benar? Tentu saja hanya mitos belaka.

Bagaimana Menghilangkan Tanda Lahir Hitam?

Perlu diingat bahwa tanda lahir hitam sama sekali tidak berbahaya. Kebanyakan tanda lahir akan hilang atau memudar dengan sendirinya ketika anak menginjak usia lima tahun. Namun dalam beberapa kasus, ada tanda lahir yang tetap bertahan.

Mengingat keberadaannya tidak mengganggu, maka tidak ada pula cara yang perlu dilakukan untuk menghilangkannya.

Meski demikian, jika memang sangat diinginkan, perawatan seperti laser bisa menghilangkan tanda lahir hitam. Disarankan perawatan ini dilakukan sebelum seorang anak menginjak usia 20 tahun.

Referensi

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318853.php
Diakses 6 Mei 2019

Indian Journal of Dermatology, Venereology, and Leprology. http://www.ijdvl.com/article.asp?issn=0378-6323;year=2013;volume=79;issue=4;spage=469;epage=478;aulast=Gupta
Diakses 6 Mei 2019

Health Line. https://www.healthline.com/health/mongolian-blue-spots#outlook
Diakses 6 Mei 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3856299/
Diakses 6 Mei 2019

Yang juga penting untuk Anda
Baca Juga
Diskusi Terkait:
Lihat pertanyaan lainnya
Back to Top