Kenali Gejala Infeksi Saluran Kemih pada Wanita


Gejala infeksi saluran kemih (ISK) merupakan hal yang biasa terjadi. Namun, ISK pada saluran kemih bagian atas bisa berbahaya. Salah satu gejala infeksi saluran kemih ialah keinginan buang air kecil terus menerus. Selain mengonsumsi antibiotik, langkah pencegahan infeksi saluran kemih dapat dilakukan dengan menyeka air dari depan ke belakang untuk menghindari bakteri dari anus ke vagina dan uretra.

(0)
17 May 2019|dr. M. Helmi A.
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Gejala infeksi saluran kemih lebih sering terjadi pada wanita daripada priaWanita yang sudah menopause lebih rentan mengalami gejala infeksi saluran kemih
Infeksi saluran kemih (ISK) adalah suatu proses infeksi yang dapat terjadi, di bagian mana pun dari saluran kemih, mulai dari ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Salah satu gejala infeksi saluran kemih ialah keinginan buang air kecil terus menerusISK seringkali terjadi pada saluran kemih bagian bawah, yaitu kandung kemih dan uretra. Namun bila menyerang saluran kemih bagian atas seperti ginjal, ISK dapat menjadi berbahaya.[[artikel-terkait]]

5 kondisi gejala infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih tidak selalu menimbulkan gejala. Namun jika terjadi, gejalanya dapat bervariasi, tergantung pada bagian saluran kemih yang terserang infeksi ini. Berikut ini gejala umum yang bisa menandai ISK.
  • Rasa ingin buang air kecil terus-menerus
  • Terasa panas pada saat buang air kecil
  • Buang air kecil yang sering, dengan volume sedikit
  • Urine berwarna keruh, merah, atau merah muda
  • Urine yang berbau tak sedap
  • Nyeri panggul (umumnya pada wanita)
  • Jika ISK terjadi di ginjal, akan ada gejala penyerta berupa nyeri panggul atas-samping, demam, menggigil, mual, dan muntah.
  • Apabila ISK menyerang kandung kemih, penderitanya bisa merasakan tekanan pada panggul, rasa sebah pada perut bawah, nyeri saat buang air kecil, serta buang air kecil disertai darah.
  • Pada ISK di uretra, dapat terjadi gejala penyerta seperti keluarnya cairan selain urine, dan nyeri ketika buang air kecil.
  • ISK pada pria dapat disertai gejala seperti nyeri di daerah skrotum, dan nyeri pada saat ejakulasi, disertai cairan semen yang berisi darah.

Menopause salah satu faktor risiko infeksi saluran kemih

Kenali sejumlah faktor risiko berikut ini untuk mengantisipasi terjadinya infeksi saluran kemih.
  • Jenis kelamin. Wanita lebih berisiko mengalami ISK, terutama pada wanita yang sudah mengalami menopause, lebih beresiko mengalami infeksi saluran kemih.
  • Berganti-ganti pasangan seksual
  • Penggunaan alat kontrasepsi diafragma dan spermisida pada wanita
  • Kelainan bawaan struktur saluran kemih
  • Pembuntuan saluran kemih, akibat batu saluran kemih atau pembesaran prostat
  • Gangguan sistem pertahanan tubuh, seperti pada diabetes dan HIV
  • Penggunaan kateter
  • Tindakan invasif di saluran kemih

Langkah-langkah untuk mencegah infeksi saluran kemih

Meskipun dapat diobati dengan pemberian antibiotik, beberapa cara berikut ini dapat diterapkan untuk menghindari terjadinya ISK.
  • Konsumsi banyak air. Sebab, air minun dapat mengencerkan urine dan membuat Anda sering buang air kecil. Selain itu bakteri dan penyebab ISK lainnya dapat terangkut pada saat buang air kecil sebelum infeksi terjadi.
  • Selalu kosongkan kandung kemih dan jangan menahan keinginan buang air kecil.
  • Menyeka dari depan ke belakang. Setelah buang air kecil, wanita disarankan untuk membersihkan daerah kewanitaan dari depan ke belakang untuk menghindari kontaminasi bakteri dari anus ke vagina dan uretra.
  • Kosongkan kandung kemih setelah berhubungan badan.
  • Hindari penggunaan pembersih kewanitaan yang dapat menyebabkan iritasi
  • Hindari penggunaan alat kontrasepsi diafragma dan spermisida
  • Hindari berendam
  • Hindari penggunaan celana yang ketat
Wanita memang memiliki risiko mengalami ISK lebih tinggi dibandingkan pria. Uretra pada wanita lebih pendek dibandingkan pada pria. Akibatnya, bakteri dari anus dapat dengan mudah berpindah atau mencapai saluran kemih. Pada wanita, ISK sering kambuh sehingga dapat terjadi sepanjang tahun.Oleh karena itu, jika Anda merasakan gejala infeksi saluran kemih tersebut, segera berkonsultasi dengan dokter. Sehingga, Anda bisa memperoleh penanganan secara tepat.
infeksi saluran kencingpenyakit wanitainfeksi saluran kemihpenyakit pria
WebMD. https://www.webmd.com/women/guide/your-guide-urinary-tract-infections#1. Diakses pada 29 April 2019WebMD. https://www.webmd.com/women/uti-17/uti-symptoms
Diakses pada 29 April 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/urinary-tract-infection/symptoms-causes/syc-20353447
Diakses pada 29 April 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait