logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

7 Tanda Hubungan yang Sehat, Hargai Privasi Pasangan

open-summary

Tanda-tanda hubungan yang sehat dilihat dari kepercayaan tanpa perlu menyembunyikan sesuatu dari pasangan. Apa saja tanda-tanda lainnya?


close-summary

1 Des 2020

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Hubungan yang sehat

Bangun komunikasi untuk hubungan yang langgeng

Table of Content

  • Tanda-tanda hubungan yang sehat
  • Catatan dari SehatQ

Koneksi sosial dalam bentuk hubungan yang sehat berdampak signifikan pada aspek fisik dan mental seseorang. Menariknya, ada penelitian yang menyebut orang yang memiliki hubungan asmara stabil berisiko lebih rendah mengalami penyakit jantung.

Advertisement

Meski demikian, menilai sehat tidaknya sebuah hubungan tentu sangat subjektif. Tidak ada hubungan yang sempurna. Namun satu yang pasti, sehatnya sebuah koneksi harus diupayakan oleh kedua belah pihak.

Tanda-tanda hubungan yang sehat

Sangat mudah menuding hubungan yang menunjukkan situasi kurang ideal, seperti kerap mengalami pertengkaran, tidak saling jujur, dan lainnya. Di sisi lain, diskusi soal aspek yang berkontribusi terhadap baiknya sebuah hubungan pun tak kalah penting.

Berikut aksi yang harus Anda lakukan agar hubungan langgeng:

1. Saling percaya

Tanpa adanya kepercayaan, hubungan yang tikda sehat akan terbentuk. Kondisi ini berkaitan erat dengan pengalaman menjalani koneksi sosial pada awal kehidupan.

Apabila seseorang sudah pernah memiliki koneksi yang stabil, aman, dan saling percaya, maka kemungkinan percaya dengan pasangan lebih besar. Sebaliknya jika pernah dikhianati dan menjalani hubungan tanpa bisa mengandalkan satu sama lain, membangun kepercayaan perlu usaha lebih keras.

2. Komunikasi

berbicara dengan pasangan
Komunikasi terbuka adalah kunci

Komunikasi merupakan kunci agar hubungan langgeng. Keterbukaan antara kedua belah pihak juga menjadi akar terbentuknya rasa percaya. Ketika komunikasi berjalan lancar dan dua arah, maka berbagi hal apapun menjadi lebih mulus.

Dari waktu ke waktu, komunikasi lancar ini akan menghasilkan rasa saling percya. Nantinya, koneksi juga akan menjadi sumber rasa aman dan nyaman. Artinya, tak ada yang perlu disembunyikan dari pasangan.

3. Jujur

Dalam hubungan, komunikasi adalah hal yang sangat penting. Namun, komunikasi dalam hubungan apa yang bisa membuat dua pasangan langgeng? Jawabannya adalah komunikasi yang jujur.

Individu yang bisa jujur dan bersikap apa adanya terhadap siapa dirinya sesungguhnya akan merasa lebih terkoneksi. Tak hanya itu, ini akan menjadi akar terbentuknya rasa percaya

4. Ada batasan yang jelas

Meski terbuka satu sama lain, bukan berarti setiap orang dalam sebuah hubungan harus menceritakan segalanya. Tiap orang berhak memiliki ruang dan privasi masing-masing.

Hal yang perlu dibagikan dengan nyaman seperti harapan, ketakutan, atau emosi yang tengah dirasakan. Pasangan tidak harus terus-menerus bersama atau terbuka tentang segala hal hingga yang terkecil.

5. Memberi ruang untuk berkembang

Sama seperti memberikan batasan yang jelas terhadap pasangan, tanda-tanda hubungan sehat adalah memberi ruang bagi satu sama lain untuk berkembang. Artinya, setiap individu dalam koneksi itu masih bisa melakukan aktivitas lain atau bergabung dalam komunitas yang disukainya.

Ini adalah kebalikan dari kondisi pasangan yang posesif dan membatasi segala hal. Ekspektasi tidak sehat ini akan berujung pada sikap serba membatasi ruang gerak hingga tidak menghormati privasi di ranah lain seperti kata sandi media sosial.

6. Saling menghormati

Pasangan dalam hubungan yang baik tahu betul cara menghargai orang lain. Mereka akan memberikan dukungan dan rasa aman satu sama lain. Ada banyak cara untuk menunjukkannya, dipengaruhi pula oleh love language masing-masing.

Beberapa contohnya seperti menjadi pendengar yang baik, memaafkan jika salah satu berbuat salah, mendukung impian pasangan, memberikan apresiasi, dan tak kalah penting memiliki empati yang saling berbalas.

7. Kasih sayang

Wajar apabila gelora cinta yang meluap-luap di awal hubungan perlahan meredup. Namun, tidak demikian halnya dengan rasa sayang. Kebutuhan akan kasih sayang, rasa nyaman, dan kelembutan tak akan berkurang.

Idealnya, hubungan yang sehat dapat memenuhi kebutuhan ini. Dari waktu ke waktu, rasa sayang akan membuat kedekatan kian bertambah. Namun ingat, tidak ada aturan pasti berapa banyak kasih sayang yang diberikan kepada pasangan. Kuncinya adalah merasa cukup.

Tentu mewujudkan semua bukanlah perkara mudah mudah. Bahkan, bisa jadi sangat sulit. Namun dengan usaha kedua belah pihak, tentu bisa diupayakan.

Baca juga: Manfaat Berhubungan Intim di Pagi Hari

Catatan dari SehatQ

Tak kalah penting, kenali saat ada masalah yang muncul dan mulai mengganggu. Apabila masalahnya hanya sementara, upayakan mencari solusinya bersama.

Namun jika masalah mulai berlarut-larut dan serius, Anda bisa konsultasi langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.  

Advertisement

kesehatan mentalpercintaanmenjalin hubungan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved