Tanda Anda Menderita Cantengan Parah dan Cara Mengobatinya

(0)
20 Aug 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Salah satu gejala cantengan parah adalah kulit yang memerah di sekitar kukuKulit di sekitar kuku yang menjadi merah dan terasa sakit merupakan salah satu gejala cantengan parah
Cantengan memang bukan penyakit yang mengancam nyawa, tetapi harus segera ditangani agar tidak berkembang menjadi cantengan parah. Apa yang dimaksud dengan cantengan parah dan bagaimana cara mengobati cantengan yang sudah terlanjur parah ini?Cantengan parah adalah terjadinya peradangan pada kulit di sekitar kuku tangan maupun kaki. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari infeksi bakteri (Staphylococcus aureus, Streptococcus pyogenes, Pseudomonas, dan lain-lain), virus (Herpes simplex), hingga ragi (Candida albicans).Bakteri, virus, maupun ragi dapat masuk ke sela-sela kuku ketika Anda mengalami luka, misalnya setelah Anda memotong kuku (termasuk manicure/pedicure) dengan cara yang tidak benar. Kondisi ini juga mungkin terjadi pada Anda yang memiliki kebiasaan menggigiti ujung kuku atau kulit di sekitar kuku atau pada anak yang sering mengisap jempol.Cantengan parah juga bisa muncul karena adanya kuku yang tumbuh menusuk kulit (ingrown toenails) maupun pemasangan kuku palsu yang tidak tepat. Penggunaan obat tertentu, seperti retinoid oral (acitretin dan isotretinoin), pun dapat menuntun Anda pada infeksi ini.

Tanda-tanda cantengan parah

Munculnya rasa nyeri seperti tertusuk-tusuk di sekitar kuku yang datang tiba-tiba bisa jadi gejala awal Anda mengalami cantengan parah. Selain itu, Anda mungkin juga akan merasakan gejala lain, seperti:
  • Kulit di sekitar kuku menjadi merah dan nyeri
  • Terdapat kantung nanah di sekitar kuku
  • Bentuk, warna, maupun tekstur kuku berubah
  • Jika sudah sangat parah, kuku bisa lepas dari kulit.
Cantengan parah bisa muncul secara mendadak (akut), tetapi bisa juga terbentuk secara perlahan (kronis). Rasa nyeri pada cantengan akut biasanya terasa hebat, terjadi tiba-tiba, dan hanya pada salah satu kuku saja.Sementara itu, nyeri pada cantengan kronis tidak terlalu terasa sakit layaknya cantengan akut. Hanya saja, Anda mungkin juga akan mendapati kutikula (kulit tipis di pangkal kuku) ikut mengelupas, kuku terasa lembek atau bergelombang, dan terjadi di beberapa kuku jari sekaligus.

Cara mengobati cantengan parah

Pengobatan cantengan parah akan sangat bergantung pada tingkat infeksi, penyebab, serta jenis cantengan Anda akut atau kronis. Ketika cantengan belum parah (misalnya belum terdapat kantung nanah), Anda cukup merendam jari yang terkena cantengan dalam air hangat sebanyak 3-4 kali sehari.Namun dalam kasus cantengan parah, cara itu mungkin tidak akan efektif lagi. Oleh karena itu, Anda dapat menempuh pengobatan seperti:
  • Menggunakan antibiotik oles jenis dicloxacillin atau clundamycin jika cantengan parah disebabkan oleh infeksi bakteri.
  • Menggunakan obat antijamur, seperti clotrimazole atau ketoconazole, jika cantengan parah Anda disebabkan oleh infeksi jamur.
Jika kantung nanah sudah terbentuk pada cantengan Anda, dokter mungkin akan membersihkannya terlebih dahulu sebelum mengoles obat yang dimaksud. Pembersihan nanah ini bisa dilakukan dengan menyuntikkan bius lokal terlebih dahulu, kemudian kulit Anda akan disayat sehingga nanah bisa keluar semua.Jika cantengan parah Anda bersifat kronis, pengobatan yang Anda jalani mungkin akan memakan waktu berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan. Selama masa pengobatan, sangat penting bagi Anda untuk menjaga kebersihan kuku dan menjaganya untuk tetap kering serta higienis.

Apakah cantengan parah bisa dicegah?

Cantengan parah bisa disembuhkan, sekalipun memakan waktu yang lama. Kondisi ini pun jarang terjadi berulang alias kambuh, apalagi bila Anda melakukan hal-hal preventif berikut:
  • Tidak memotong kutikula saat menggunting kuku
  • Hindari menggunting kuku terlalu pendek
  • Jangan menggigiti kuku
  • Jaga kuku agar selalu kering dan bersih
  • Oleskan pelembap di bagian kuku bila kuku Anda terlihat kering dan pecah-pecah
  • Mengontrol kadar gula darah (pada pasien cantengan kronis karena diabetes).
Jika cantengan parah Anda tidak kunjung sembuh setelah melakukan perawatan di atas, periksakan kondisi Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
cantenganparonikia
Dermnetnz. https://dermnetnz.org/topics/paronychia/
Diakses pada 8 Agustus 2020
Harvarad Health. https://www.health.harvard.edu/a_to_z/paronychia-a-to-z
Diakses pada 8 Agustus 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/paronychia
Diakses pada 8 Agustus 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324059
Diakses pada 8 Agustus 2020
AAFP. https://www.aafp.org/afp/2008/0201/p339.html
Diakses pada 8 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait