Takut Petir Saat Hujan Deras? Mungkin Anda Menderita Astraphobia


Astraphobia adalah ketakutan ekstrem yang muncul ketika mendengar maupun melihat kilatan petir. Kondisi ini bisa diatasi dengan cara mengikuti terapi pemaparan, CBT, DBT, ACT, teknik manajemen stres, hingga pengobatan anti-kecemasan.

0,0
Astraphobia adalah ketakutan ekstrem pada diri seseorang yang muncul ketika mendengar dan melihat kilatan petirPenderita astraphobia mungkin akan gemetaran ketika mendengar dan melihat sambaran petir
Bagi sebagian orang, menyaksikan sambaran petir di kala hujan dapat memberi kepuasan tersendiri dalam hati. Namun, tidak sedikit juga orang yang merasa ketakutan saat mereka melihat kilatan petir. Jika Anda termasuk salah satunya, rasa takut petir itu disebabkan oleh kondisi yang dikenal dengan sebutan astraphobia.

Apa yang dimaksud dengan astraphobia?

Astraphobia adalah fobia atau ketakutan ekstrem terhadap petir dan guntur. Fobia ini biasanya dialami oleh anak-anak, namun tak jarang juga terjadi pada orang dewasa. Selain astraphobia, takut petir juga dikenal dengan istilah:
  • Astrapophobia
  • Tonitrophobia
  • Brontophobia
  • Keraunophobia
Rasa takut petir ini dapat memberikan beragam efek samping, mulai dari kecemasan hingga membuat penderitanya merasa lemas tak bertenaga. Orang-orang yang mempunyai riwayat kecemasan, depresi, dan trauma terkait cuaca berisiko lebih besar menderita astraphobia.

Tanda-tanda astraphobia

Gejala astraphobia pada masing-masing penderitanya bisa berbeda. Sebagian orang mungkin akan gemetaran serta berkeringat ketika mendengar dan melihat sambaran petir. Sementara itu,  beberapa orang lainnya mungkin akan menangis. Gejala yang ditimbulkan kemungkinan akan semakin parah saat penderita astraphobia sedang sendirian.Ketika melihat atau mendengar sambaran petir, penderita astraphobia biasanya akan mencari tempat untuk berlindung, mulai dari menutup diri dengan selimut hingga bersembunyi di dalam lemari. Selain itu, ada juga yang menutup tirai dan telinga untuk menghalangi agar kilatan petir tidak terlihat dan terdengar.Berikut ini sejumlah gejala yang umumnya dialami oleh penderita astraphobia:
  • Mual
  • Mati rasa
  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Tubuh gemetaran
  • Menangis tak terkendali
  • Telapak tangan berkeringat
  • Meminta perlindungan ke orang lain
  • Palpitasi jantung (jantung berdegup kencang)
  • Keinginan obsesif untuk terus memantau badai
  • Mencari perlindungan dengan bersembunyi di tempat di mana petir tidak terdengar dan terlihat
Apabila kondisi ini berlangsung lebih dari 6 bulan dan mengganggu kehidupan Anda sehari-hari, segeralah berkonsultasi dengan dokter atau terapis untuk meminta bantuan. Penanganan yang dilakukan sedini mungkin dapat membantu mencegah gejala semakin parah.

Bisakah astraphobia disembuhkan?

Astraphobia merupakan kondisi yang dapat disembuhkan, asalkan ditangani dengan cara tepat. Ada berbagai macam terapi maupun pengobatan yang ditawarkan untuk membantu mengatasi kondisi ini.Beberapa terapi yang biasa digunakan untuk mengatasi astraphobia, di antaranya:

1. Cognitive behavioral therapy (CBT)

CBT adalah salah satu bentuk psikoterapi (terapi bicara). Melalui terapi ini, Anda akan diajak untuk mengubah pola pikir negatif atau salah terhadap objek tertentu, dan menggantikannya dengan cara berpikir yang lebih rasional.

2. Dialectical behavioral therapy (DBT)

DBT adalah terapi yang mengombinasikan CBT dengan meditasi maupun teknik mengurangi stres untuk mengatasi fobia. Terapi ini dirancang untuk membantu Anda memproses dan mengatur emosi sehingga dapat mengurangi kecemasan maupun ketakutan yang dirasakan.

3. Acceptance and commitment therapy (ACT)

ACT bisa dijadikan salah satu solusi untuk mengatasi ketakutan penderita astraphobia terhadap petir. Melalui terapi ini, penderita astraphobia diajak untuk meningkatkan keterampilan dalam mengatasi objek yang menjadi ketakutan.

4. Exposure therapy

Dalam terapi ini, penderita astraphobia akan dihadapkan secara langsung dengan ketakutan mereka. Dengan exposure therapy, penderita astraphobia diharapkan dapat menghadapi dan mengalahkan perasaan takut petir secara perlahan.

5. Teknik manajemen stres

Ada beberapa teknik manajemen stres yang dapat membantu mengurangi gejala astraphobia. Salah satu teknik manajemen stres yang bisa Anda terapkan untuk mengatasi rasa takut petir adalah dengan meditasi.Meditasi dapat membantu mengurangi dan menghilangkan kecemasan yang ditimbulkan oleh fobia. Selain itu, teknik manajemen stres juga bisa membantu mengelola fobia dalam jangka panjang.

6. Pengobatan anti-kecemasan

Selain terapi, dokter kemungkinan akan meresepkan obat anti-kecemasan untuk membantu mengurangi stres yang Anda rasakan ketika mendengar dan melihat kilatan petir. Meskipun begitu, cara ini tidak dapat menyembuhkan fobia terhadap petir, namun hanya mengurangi tingkat keparahan dari gejala yang ditimbulkan.

Catatan dari SehatQ

Astraphobia adalah ketakutan ekstrem pada diri seseorang yang muncul ketika mendengar dan melihat kilatan petir. Kondisi ini bisa memicu sejumlah gejala yang mungkin akan mengganggu kehidupan Anda sehari-hari.Apabila kondisi ini berlangsung lebih dari 6 bulan dan gejala yang ditimbulkan mengganggu kesehatan Anda secara fisik maupun mental, segeralah berkonsultasi dengan dokter atau terapis untuk mendapat penanganan. Penanganan sedini mungkin dapat mencegah kondisi Anda semakin parah.Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai apa itu astraphobia dan cara mengatasinya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
depresistresgangguan kecemasanfobia
Healthline. https://www.healthline.com/health/astraphobia
Diakses pada 16 November 2020
Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/fear-thunder-lighting-2671846
Diakses pada 16 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait