Test Pack Positif Kemudian Haid, Wanita Wajib Tahu Penyebabnya


Test pack positif kemudian haid bisa terjadi karena kehamilan ektopik, riwayat keguguran, atau garis evaporasi urine. False positive atau positif palsu kemungkinan dipengaruhi oleh hormon hCG yang tinggi.

(0)
29 Oct 2020|Azelia Trifiana
Test pack positif kemudian haid karena hormon hCG yang tinggiTest pack positif kemudian haid dipengaruhi adanya tingginya hormon hCG pada tubuh
Anda mungkin sedang bertanya-tanya kenapa hasil test pack positif kemudian haid tak lama berselang. Padahal, Anda merasakan beberapa tanda awal kehamilan. Apakah ini artinya alat tersebut tidak akurat?Tunggu dulu. Memang bukan berarti tidak ada celah untuk kesalahan dari sisi alat tersebut. Namun, ada juga kemungkinan keluarnya hasil positif meski kemudian haid karena faktor tertentu lainnnya, seperti kehamilan ektopik, riwayat keguguran, hingga pengaruh hormonal dari obat.

Faktor-faktor yang mempengaruhi positif palsu pada hasil test pack

Dua garis di test pack akan muncul ketika hormon human chorionic gonadotropin atau hCG terdeteksi.Beberapa faktor yang dapat berpengaruh terhadap hasil false-positive ini adalah:

1. Riwayat keguguran atau aborsi

Keguguran atau aborsi masih meninggalkan hCG sehingga test pack tetap positif
Bahkan setelah kehamilan sebelumnya tidak berhasil – baik karena keguguran maupun aborsi – hasilnya masih bisa terdeteksi positif. Ini terjadi karena sejak awal hamil, kadar hCG akan terus meningkat hingga tertinggi saat berusia 10 minggu.Apabila kehamilan tidak berlanjut pun, kadar hCG akan turun secara perlahan. Artinya, hormon ini tetap terdeteksi ada dalam darah dan urine hingga 6 minggu setelah kehamilan berakhir.Itu sebabnya sangat mungkin seseorang mengalami test pack positif kemudian haid.

2. Kehamilan kimiawi

Disebut juga dengan chemical pregnancy, kehamilan kimiawi kerap terjadi tanpa disadari.Dalam kondisi ini, janin gugur tidak lama setelah sel telur yang telah dibuahi atau embrio gagal menempel ke dinding rahim.Ada banyak faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya kehamilan kimiawi. Mulai dari masalah di rahim seperti fibroid rahim, adanya jaringan parut, hingga kelainan bentuk rahim. Rendahnya hormon progesteron juga menurunkan kemungkinan menempelnya embrio ke dinding rahim. Dampaknya, Anda pun akan mengalami test pack positif kemudian haid

3. Kehamilan ektopik

Kegagalan pembuahan pada kehamilan ektopik sebabkan test pack positif palsu
Penyebab lain test pack positif kemudian haid yang berarti tidak hamil adalah kehamilan ektopik. Ini terjadi ketika seseorang hamil di luar kandungan. Kehamilan ektopik merupakan kelainan implantasi pada proses pembuahan sel telur.Umumnya, kehamilan ektopik terjadi karena sel telur yang telah dibuahi terjebak di tuba falopi saat dalam perjalanan menuju rahim.Faktor yang meningkatkan risiko kehamilan ektopik seperti peradangan atau kecacatan di tuba falopi, hingga riwayat mengalami infeksi rahim.Embrio dalam kehamilan ektopik tetap memproduksi hCG, itu sebabnya terkadang test pack menunjukkan hasil dua garis atau positif.Namun, kehamilan ini tidak bisa berlanjut karena embrio tak bisa bertahan hidup di luar rahim. Oleh karena itu, kasus test pack positif kemudian haid pada kehamilan ini kerap terjadiKehamilan ektopik adalah kondisi darurat yang harus segera ditangani. Ada kemungkinan terjadi kehilangan darah hingga kerusakan organ reproduksi apabila dibiarkan.

4. Kesalahan penggunaan

Hasil false-positive juga bisa terjadi karena kesalahan penggunaan test pack. Contohnya, jika salah memilih waktu penggunaan, durasi menempelkan test pack ke urine, hingga alat tes kehamilan yang sudah kedaluwarsa.Bahkan jika sudah mengikuti aturan penggunaan pun, kemungkinan hasil salah tetap ada. Kesalahan yang paling sering dilakukan adalah menggunakan test pack terlalu dini sehingga tidak akurat. Hasil test pack mungkin berubah setelah beberapa jam jika Anda mengulanginya lagi.Jika ingin menghindari kesalahan, sebaiknya lakukan tes saat kadar hCG paling tinggi, yaitu di pagi hari setelah bangun tidur. Ini adalah waktu ketika urine benar-benar terkonsentrasi.

5. Garis evaporasi

Garis evaporasi membuat hasil test pack positif palsu dalam bentuk samar
Jangan terkecoh dengan garis evaporasi, yaitu garis di test pack yang muncul karena penguapan urine.Perbedaan garis evaporasi dengan hasil positif adalah hasil test pack sangat samar. Sementara garis yang menunjukkan hasil positif biasanya berwarna merah, merah muda, atau biru. Oleh karena itu, hasil test pack bisa berubah dari positif ke negatif.Untuk menghindari salah membaca hasil test pack karena garis evaporasi, pastikan rendam alat di urine dalam rentang waktu yang disarankan. Jangan terlalu cepat atau terlalu lama.

6. Konsumsi obat

Orang yang mengonsumsi obat tertentu, terutama untuk meningkatkan kesuburan juga bisa mengalami test pack positif kemudian haid. Alasannya adalah obat-obatan yang dikonsumsi terutama untuk program hamil ini meningkatkan kadar hCG dalam tubuh. Terlebih jika tes dilakukan terlalu dini sebelum siklus haid tiba.Obat-obatan lain juga dapat memicu hasil test pack positif namun tidak haid seperti obat anti-kecemasan, anti-kejang, antihistamin, dan obat untuk penyakit Parkinson.

7. Adanya masalah kesehatan

Gangguan pada ginjal sebabkan hCG pada urine meningkat
Masalah kesehatan yang dibawa sebelum hamil pun rupanya memengaruhi kendala program hamil berupa test pack positif palsu.Beberapa penyakit yang membuat test pack positif tapi keluar darah seperti haid adalah infeksi saluran kemih, penyakit ginjal, atau kista ovarium.Riset dari The American Journal of Case Reports memaparkan, adanya kerusakan pada ginjal, seperti timbulnya kandungan protein pada urine (proteinuria) menyebabkan test pack positif kemudian haid akibat positif palsu.Sementara, penelitian yang diterbitkan Ultrasound in Obstetrics & Gynecology menunjukkan, proteinuria membuat kadar hCG meningkat.Sementara, penyakit seperti kanker, kista ovarium, atau bahkan pada kelenjar pituitari menyebabkan tubuh mengalami lonjakan hCG. Hal ini memungkinkan terjadinya test pack positif palsu.Jadi, ketika Anda bertanya, "test pack positif apakah pasti hamil?" jawabannya, belum tentu.

Catatan SehatQ

Hasil positif di test pack yang ternyata disusul dengan haid kerap dialami banyak orang. Namun, itu bukan berarti tanda bahwa seseorang akan sulit hamil. Ini berarti adanya hasil test pack positif palsu.Test pack positif kemudian haid memang bisa terjadi akibat alat yang tidak akurat. Namun, siklus menstruasi yang tidak teratur juga kerap menimbulkan kesalahan persepsi.Satu-satunya cara untuk memastikan adalah dengan memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar gejala di awal kehamilan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kehamilankeguguranmasalah kehamilanhamil kosongkehamilan ektopiktest pack
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/false-positive-pregnancy-test
Diakses pada 15 Oktober 2020
WebMD. https://www.webmd.com/baby/guide/pregnancy-tests
Diakses pada 15 Oktober 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319803
Diakses pada 15 Oktober 2020
The American Journal of Case Reports. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7117853/
Diakses pada 9 Januari 2021
Ultrasound in Obstetrics & Gynecology. https://doi.org/10.1002/uog.20256
Diakses pada 9 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait