Tak Sekadar Janji Manis, Coba Khasiat Madu untuk Sakit Tenggorokan


Madu untuk sakit tenggorokan layak dicoba karena madu menawarkan efek antibakteri, antijamur, antivirus, dan antiradang. Anda bisa menambahkan madu ke segelas air atau teh untuk meredakan sakit tenggorokan.

(0)
11 Dec 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Sakit tenggorokan merupakan penyakit yang umum terjadi namun tetap bikin keki. Sakit tenggorokan dapat terjadi karena infeksi virus, infeksi bakteri hingga faktor lain seperti alergi. Selain ditangani dengan obat medis, beberapa orang biasanya mencoba obat alami seperti madu untuk meredakan sakit tenggorokan. Madu untuk sakit tenggorokan, sekadar janji manis atau memang efektif?

Madu untuk sakit tenggorokan, benarkah efektif?

Ya, madu berpotensi untuk meredakan dan meringankan gejala sakit tenggorokan. Bahkan, Center for Disease Control and Prevention merekomendasikan konsumsi madu untuk sakit tenggorokan yang diiringi dengan gejala batuk. Madu untuk sakit tenggorokan dapat dikonsumsi oleh orang dewasa dan anak-anak di atas satu tahunSejak dahulu, madu memang sudah termasyhur sebagai salah satu “obat” alami yang serba bisa. Madu pun sudah menjadi fokus kajian dalam berbagai studi dan riset dalam dunia medis. Secara alami, madu mentah mengandung antiseptik yang disebut hidrogen peroksida. Kandungan hidrogen peroksida tersebut diyakini dapat memberikan efek antijamur dan antibakteri. Efektivitas madu untuk melawan bakteri dan jamur akan bervariasi tergantung jenis yang Anda beli. Namun, konsumsi madu untuk sakit tenggorokan tetap layak untuk dicoba

Potensi manfaat madu untuk sakit tenggorokan

Ada sejumlah riset yang mendukung potensi madu untuk sakit tenggorokan.Misalnya, menurut sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Molecule, madu mengantongi berbagai manfaat dan sifat yang berefek positif untuk kesehatan. Sifat dan aktivitas yang dilakoni madu, termasuk:
  • Sifat antioksidan
  • Efek anti-peradangan
  • Kemampuan untuk  menangkal mikroba
  • Potensi manfaat untuk melawan kanker
  • Sifat antivirus
  • Sifat antijamur
  • Potensi manfaat untuk mencegah diabetes
Madu mentah yang tidak terpasteurisasi juga mengandung polen lebah (bee pollen). Menurut sebuah studi dalam jurnal Evidence Based Complement Alternative Medicine, polen lebah memiliki sifat-sifat yang bermanfaat seperti:
  • Efek antioksidan
  • Efek antiradang
  • Efek antijamur dan antibakteri
  • Kemampuan untuk meredakan nyeri
Sifat-sifat polen lebah memperkuat manfaat madu, termasuk dalam meredakan luka dan membunuh bakteri. Polen lebah juga mengandung vitamin A, vitamin C, kalsium, magnesium, dan natrium. Madu juga berpotensi untuk meredakan batuk – gejala yang mungkin beriringan dengan sakit tenggorokan. Bahkan, madu berpotensi memiliki efektivitas yang sama dengan obat pereda batuk seperti dextromethorphan – walau riset lanjutan tentu saja masih diperlukan untuk menguatkan temuan ini.

Memilih madu untuk sakit tenggorokan

Dalam membeli produk madu untuk sakit tenggorokan, Anda mungkin bingung apakah harus memilih antara madu mentah atau madu biasa yang sudah terpasteurisasi. Studi perbandingan madu mentah dan madu terpasteurisasi memang masih diperlukan lebih lanjut. Namun, madu yang sudah terpasteurisasi cenderung mengandung zat-zat bermanfaat yang lebih sedikit.Madu terpasteurisasi melewati proses menggunakan suhu tinggi. Proses tersebut sebenarnya dapat meningkatkan warna dan tekstur, membunuh jamur berbahaya, menghilangkan kristalisasi, dan memperpanjang umur simpan madu. Namun sayangnya, proses pasteurisasi juga dapat merusak banyak nutrisi bermanfaat dalam madu. Madu terpasteurisasi juga berisiko mengandung gula tambahan dan zat-zat aditif seperti pengawet.Baik madu mentah maupun madu terpasteurisasi untuk sakit tenggorokan cenderung aman dikonsumsi. Namun, madu mentah mungkin lebih dipilih beberapa orang karena mempertimbangkan nutrisi serta menghindari gula tambahannya.

Cara membuat madu untuk sakit tenggorokan

Madu untuk sakit tenggorokan dapat dicampur dengan lemon
Teh hangat dengan madu dan lemon dapat diminum saat sakit tenggorokan
Madu untuk sakit tenggorokan amat mudah dibuat. Misalnya, Anda bisa mencampurkan dua sendok makan madu ke dalam segelas air hangat untuk meredakan sakit tenggorokan. Madu dengan air hangat juga dapat diminum untuk memulai hari. Anda pun bisa menambahkan bahan lain saat mencoba madu untuk sakit tenggorokan. Misalnya, dengan menambahkan perasan lemon bersama madu ke secangkir teh jika sakit tenggorokan menerjang.

Apa obat herbal sakit tenggorokan?

Selain madu, ada sejumlah obat herbal lain yang bisa dicoba untuk meredakan sakit tenggorokan. Berikut ini beberapa obat herbal sakit tenggorokan yang bisa Anda coba di rumah:
  • Kumur dengan air garam
  • Teh chamomile, karena juga memiliki efek antiradang, antioksidan, dan astringent
  • Peppermint
  • Kumur dengan air yang dicampur baking soda
  • Fenugreek
  • Tanaman marshmallow root
  • Akar licorice
  • Kumur dengan air cuka apel

Catatan dari SehatQ

Madu untuk sakit tenggorokan layak dicoba karena mengantongi efek antiradang, antibakteri, antijamur, dan antivirus. Cukup campurkan madu ke segelas teh untuk bantu meredakan sakit tenggorokan. Jika masih memiliki pertanyaan terkait madu untuk sakit tenggorokan, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ tersedia gratis di Appstore dan Playstore yang berikan informasi kesehatan terpercaya.
radang tenggorokansakit tenggorokanmaduciri madu asli
Healthline. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/top-raw-honey-benefits
Diakses pada 26 November 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/honey-for-sore-throat
Diakses pada 26 November 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/cold-flu/sore-throat-natural-remedies
Diakses pada 26 November 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/symptoms/cough/expert-answers/honey/faq-20058031
Diakses pada 26 November 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324966
Diakses pada 26 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait