Tak Perlu Khawatir, Ini Cara Mengatasi Demam Setelah Vaksin


Memahami cara mengatasi demam setelah vaksin akan membantu Anda lebih siap. Anda pun tak perlu ragu lagi untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

0,0
Cara mengatasi demam setelah vaksin adalah dengan beristirahat, minum air putih, dan mengonsumsi paracetamol
Sejak Januari 2021, program vaksinasi Covid-19 di Indonesia mulai dilaksanakan. Hingga kini, tercatat sudah 29 juta orang Indonesia yang telah mendapatkan vaksin secara lengkap. Namun demikian, masih banyak orang yang merasa ragu untuk divaksin terutama karena khawatir munculnya KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi).Salah satu KIPI yang paling sering muncul adalah demam. Untuk itu, Anda perlu mengetahui cara mengatasi demam setelah vaksin sehingga Anda akan lebih siap menghadapinya.

Apa saja KIPI vaksin Covid-19?

Semua jenis vaksin, termasuk vaksin Covid-19, bisa saja menimbulkan efek samping. Gejala ringan yang Anda rasakan menandakan bahwa vaksinnya bekerja. Artinya, tubuh bereaksi terhadap vaksin dan mulai membentuk antibodi.Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), ada beberapa efek samping vaksin Covid-19 yang umum dialami, seperti:
  • Demam 
  • Menggigil
  • Nyeri otot
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Nyeri, kemerahan, atau bengkak di area bekas suntikan
Kebanyakan reaksi ini tergolong ringan dan akan hilang dalam 1-2 hari.Vaksin Covid-19 diberikan secara intramuscular. Artinya, cairan vaksin dari suntikan langsung masuk melalui otot tempat jarum suntik ditancapkan. Sistem kekebalan tubuh kemudian mengenali ini sebagai sebuah ancaman sehingga akhirnya mulai memberikan respons untuk melawannya dan menghasilkan antibodi. Salah satu respons yang muncul adalah rasa nyeri pada area yang disuntik, pegal, kemerahan, atau sedikit bengkak. Sementara, efek samping lain seperti demam, sakit kepala, kelelahan, nyeri otot serta sendi, dan menggigil biasanya akan muncul dalam beberapa jam hingga 12 jam setelah vaksin. 

Cara mengatasi demam setelah vaksin

Setiap orang akan mengalami gejala yang berbeda setelah vaksin. Ada yang mengalami gejala ringan hingga sedang. Beberapa bahkan tidak muncul gejala sama sekali. Demam merupakan KIPI yang umum terjadi namun sekaligus menjadi sesuatu yang dikhawatirkan orang-orang. Seseorang dikatakan demam apabila suhu tubuhnya lebih dari 37,5 derajat Celcius. Berikut ini cara mengatasi demam setelah vaksin:
  • Istirahat yang cukup
  • Minum banyak air putih
  • Kompres dahi dengan air suhu normal 
  • Minum paracetamol
Paracetamol merupakan salah satu obat penurun panas yang paling sering digunakan. Hingga saat ini, tidak ada penelitian yang melihat secara spesifik apakah paracetamol dapat mengganggu efektivitas vaksin. 
Biogesic paracetamol untuk menurunkan demam setelah vaksin
Biogesic Paracetamol efektif mengatasi demam dan nyeri otot setelah vaksin
Paracetamol menjadi obat pilihan untuk mengatasi nyeri dan demam. Dengan dosis yang tepat, minum paracetamol jarang menimbulkan efek samping ringan maupun sedang. Selain itu, tidak ada efek samping serius yang dilaporkan akibat mengonsumsi paracetamol.Minum Biogesic Paracetamol merupakan salah satu cara mengatasi demam setelah vaksin Covid-19. Produk ini mengandung 100% paracetamol tanpa kafein yang aman dikonsumsi oleh semua orang. Tak hanya meredakan demam, Biogesic Paracetamol juga efektif meredakan sakit kepala dan nyeri otot setelah vaksin Covid-19. Obat ini telah direkomendasikan oleh dokter selama bertahun-tahun. Biogesic Paracetamol tergolong aman karena dapat diminum oleh ibu hamil dan menyusui. Selain itu, obat ini juga tidak menyebabkan iritasi. Harga paracetamol dari Biogesic ini cukup terjangkau. Satu strip terdiri dari 4 tablet dengan kemasan yang praktis serta mudah dibawa. Bila setelah 72 jam demam tak kunjung mereda meski Anda sudah mengonsumsi paracetamol, sebaiknya Anda segera menghubungi fasilitas kesehatan setempat untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh dokter.Selalu catat dan laporkan KIPI yang Anda rasakan. Anda bisa melaporkannya pada nakes di faskes Anda, kontak yang tertera pada kartu vaksin, maupun di website Keamanan Vaksin Kemenkes RIBila Anda punya pertanyaan lebih lanjut tentang vaksin Covid-19 maupun efek sampingnya, Anda bisa chat gratis dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
demamvaksin coronaadv biogesic
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/fever/in-depth/fever/art-20050997
Diakses pada 19 Agustus 2021
WHO. https://www.who.int/news-room/q-a-detail/coronavirus-disease-(covid-19)-vaccines-safety
Diakses pada 19 Agustus 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health-news/should-you-take-pain-relievers-after-covid-19-vaccine
Diakses pada 19 Agustus 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/covid-19-vaccine-what-to-do-about-side-effects
Diakses pada 19 Agustus 2021
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/when-to-expect-covid-19-vaccination-side-effects-5176621
Diakses pada 19 Agustus 2021
Kementerian Kesehatan RI. http://www.padk.kemkes.go.id/news/read/2021/06/02/633/apa-yang-harus-dilakukan-bila-terjadi-reaksi-kipi-setelah-vaksinasi.html
Diakses pada 19 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait