Mengenal Anatomi Serta Fungsi Tulang Rahang Atas dan Bawah Manusia


Tulang rahang atas dan bawah berfungsi untuk membentuk struktur wajah dan menggerakkan wajah. Nyeri pada tulang rahang dapat disebabkan oleh cedera atau sinusitis.

0,0
01 Dec 2021|Atifa Adlina
Fungsi tulang rahang atas adalah sebagai tempat melekatnya gigi bagian atasTulang rahang atas tidak bisa digerakkan, tetapi memiliki fungsi penting untuk wajah dan mulut
Tulang rahang adalah bagian dari tulang tengkorak wajah. Perlu Anda ketahui bahwa rahang terbagi menjadi dua bagian, yaitu tulang rahang atas dan bawah. Rahang atas bersifat tetap, sementara rahang bawah bisa digerakkan.
Berperan penting sebagai struktur wajah, simak anatomi, fungsi, hingga penyebab rahang sakit dalam artikel ini.

Anatomi tulang rahang manusia

Rahang adalah sepasang tulang atas dan bawah yang membentuk kerangka mulut dan menjadi tempat pertumbuhan gigi. Selain itu, rahang juga berfungsi sebagai “rumah” bagi organ-organ dalam mulut lainnya, seperti lidah dan kelenjar ludah.

Anatomi tulang rahang atas

Gambar anatomi tulang rahang atas
Gambar anatomi tulang rahang atas
Tulang rahang atas atau maksila adalah tulang yang membantu membentuk tengkorak. Mengutip dari Healthline, bagian kanan dan kiri tulang rahang atas adalah tulang tidak beraturan.Tulang tidak beraturan ini menyatu di tengah tengkorak, di bawah hidung, atau di daerah yang dikenal sebagai intermaxillary suture.Maksila adalah tulang utama pada wajah yang menjadi bagian dari struktur atau bagian dari tengkorak, seperti:
  • Rahang atas yang meliputi langit-langit keras di bagian depan mulut.
  • Bagian bawah rongga mata.
  • Bagian bawah, sisi sinus dan juga rongga hidung.
Lalu, tulang rahang atas juga menyatu dengan tulang penting lainnya di area tengkorak, yaitu:
  • Tulang frontal (depan) yang berhubungan dengan tulang hidung.
  • Tulang zygomatic atau biasa disebut sebagai tulang pipi.
  • Tulang palatine, membentuk bagian dari langit-langit keras.
  • Tulang hidung, membentuk batang hidung yang menahan alveoli gigi atau septum.

Anatomi tulang rahang bawah

Gambar anatomi tulang rahang bawah
Gambar anatomi tulang rahang bawah
Tulang rahang bawah atau mandibula adalah tulang wajah terbesar dan terkuat. Bentuknya seperti tapal kuda yang berfungsi untuk menahan kumpulan gigi bawah.Mandibula tidak terhubung langsung dengan tulang tengkorak lainnya. Tulang rahang bawah adalah satu-satunya tulang tengkorak yang melekat pada otot untuk mengunyah.Tipe persendian yang terdapat pada tulang rahang bawah adalah sendi temporomandibular. Ini juga terhubung dengan ligamen, sehingga memungkinkan terjadinya gerakan.Mandibula atau tulang rahang bawah terdiri dari tubuh horizontal (anterior) dan dua rami vertikal (posterior). Bagian struktur tubuh dan rami bertemu di setiap sisi pada sudut mandibula.

1. Tubuh

Bagian tubuh tulang rahang bawah simetris dan melengkung seperti tapal kuda dengan dua perbatasan, yaitu:
  • Perbatasan alveolar (superior), berisi 16 soket untuk menahan gigi bawah.
  • Basis (inferior), tempat perlekatan otot digastrik.

2. Rami

Ada dua bagian rami pada mandibula yang menonjol tegak lurus ke atas. Setiap ramus berisi tulang menonjol, seperti:
  • Kepala, tersambung dengan tulang temporal untuk membentuk sendi temporomandibular.
  • Leher, menopang kepala rami dan tempat perlekatan otot.
  • Proseus koronoideus, tempat perlekatan otot temporalis.
Permukaan bawah rami memperlihatkan garis rahang dan sisi luar yang terhubung otot mengunyah. Permukaan bagian dalamnya mengandung beberapa bukaan agar saraf dan arteri bisa mengakses area mulut.

Fungsi tulang rahang manusia

Tulang rahang atas dan bawah yang saling berhubungan, keduanya mempunyai fungsi struktural dan juga pelindung. Tak hanya itu saja, tulang rahang manusia juga berfungsi sebagai proses pencernaan karena perannya dalam mengunyah. Berikut adalah beberapa fungsi lainnya, seperti: 

1. Membentuk wajah

Dapat dikatakan bahwa tulang rahang termasuk ke dalam rangka kepala yang fungsinya penting sebagai pembentuk wajah. Tak hanya membuat definisi wajah menjadi lebih terlihat, tetapi juga membentuk struktur anatomi mulut manusia.

2. Melindungi organ dalam tengkorak

Selain membentuk struktur mulut, fungsi tulang rahang atas dan bawahadalah sebagai pelindung organ di dalam tengkorak bagian depan.Rahang juga berfungsi untuk melindungi saraf-saraf dan otot-otot penting di sekitar mulut dan tengkorak  jika terjadi cedera wajah.Saraf-saraf di dalam area tersebut penting untuk mendukung fungsi mata, otak, dan organ lainnya.

3. Melindungi hidung

Pada tulang maksila juga terdapat selaput lendir yang melapisi area sinus. Ini berfungsi untuk menghangatkan dan melembapkan udara yang Anda hirup.Selain itu, sinus tulang rahang atas juga berfungsi menghasilkan lendir yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh dari partikel berbahaya.

4. Membantu proses mengunyah dan berbicara

Pergerakan tulang rahang bawah adalah ke atas dan ke bawah. Gerakan ini membantu Anda untuk bisa mengunyah makanan dengan baik. Selain itu, rahang juga berfungsi untuk membantu proses berbicara dan bernapas.

5 Tempat melekatnya gigi

Fungsi tulang rahang bagian atas dan bawah lainnya adalah membentuk rongga mulut. Ini sekaligus menjadi tempat melekatnya gigi serta melindungi gigi agar tetap berada di tempatnya.

Penyebab nyeri pada tulang rahang

Rahang sakit dapat terjadi oleh berbagai macam penyebab. Salah satu penyebab sakit rahang yang paling umum adalah kelainan sendi, yaitu temporomandibular joint disorder (TMD).TMD dapat disertai dengan nyeri pada telinga atau wajah, telinga berdenging, dan sakit kepala. Penyebabnya seringkali terjadi karena kebiasaan, seperti membuka mulut terlalu lebar, menggigit benda, atau makanan yang keras.Selain kelainan pada TMD, beberapa kondisi yang dapat menyebabkan tulang rahang sakit, di antaranya adalah:

1. Trauma

Cedera pada tulang rahang, dapat merubah posisi rahang atau membuatnya patah. Sakit rahang akibat trauma dapat disertai dengan memar, pembengkakan, atau tanggalnya gigi.

2. Bruxism

Bruxism adalah kondisi tanpa sadar, yaitu ketika seseorang menggeretakkan atau mengunci gigi.Tekanan yang ditimbulkan dapat menyebabkan kerusakan gigi dan sakit pada rahang. Tanpa disadari, hal ini juga sering terjadi saat Anda dalam keadaan emosi atau stres.

3. Osteomyelitis

Osteomyelitis adalah infeksi pada tulang rahang dan jaringan penunjang di sekitarnya. Kondisi ini biasanya merupakan penjalaran infeksi dari jaringan sekitarnya, misalnya telinga atau mulut.

4. Sinovitis

Sinovitis adalah radang pada ruang sendi atau ligamen yang menempel pada sendi. Kondisi ini dapat terjadi pada sendi temporomandibular (temporomandibular joint), sehingga dapat menyebabkan area tulang rahang terasa sakit.

5. Penyakit gigi dan mulut

Ada beberapa masalah atau penyakit pada daerah mulut yang membuat tulang rahang sakit. Umumnya, ini terjadi pada gigi dan gusi, seperti gigi berlubang, gigi retak atau rusak, gigi sensitif, serta gusi bengkak akibat infeksi.

6. Sinusitis

Sinusitis juga dapat menyebabkan sakit pada rahang. Ini terjadi karena rongga sinus tertutup cairan lendir, sehingga terjadi infeksi, peradangan, dan pembengkakan. Bakteri atau zat pemicu alergi merangsang pembentukan lendir berlebih yang menyumbat sinus.

7. Tension type headache

Sakit kepala tegang tergolong cukup sering menyebabkan nyeri pada rahang. Gejala umumnya berupa sensasi kepala seperti terikat kencang atau diremas. Tension type headache juga dapat menjalar ke daerah lainnya seperti wajah, leher, dan rahang. Pemicu terbesar dari tension type headache adalah stres. 

8. Nyeri saraf

Wajah adalah bagian tubuh dengan kulit yang lebih tipis dan sensitif terhadap rasa nyeri. Jika ada kerusakan pada saraf wajah, dapat terjadi gangguan fungsi. Kemungkinan besar, saraf mengirim sinyal nyeri secara terus-menerus ke otak, menyebabkan sakit tulang rahang.Penyebab nyeri tulang rahang juga dapat berasal dari penyakit sistemik yang sebaiknya tidak Anda biarkan begitu saja, contohnya:
  • Penyakit autoimun yang menyerang sendi, misalnya rheumatoid arthritis.
  • Pembengkakan gondongan (mumps), karena bisa menjalar dan menyebabkan sakit rahang.
  • Infeksi bakteri akibat tetanus bisa membuat rahang untuk terkunci dan sakit.
  • Serangan jantung, umumnya menyebabkan nyeri dada, lalu menjalar dan terasa pada rahang.

Bagaimana penanganan gangguan tulang rahang?

Masalah yang dapat menghambat fungsi tulang rahang atas atau bawah perlu segera diatasi. Penangananya tergantung dari seberapa sakit dan juga gangguannya.Apabila terjadi keretakan atau patah tulang yang parah, penderita perlu melakukan pemasangan kawat atau penyokong di sekitar gigi sebagai penahan, hingga sembuh total.Tak hanya itu saja, jika terjadi pergeseran posisi tulang, gangguan sendi, atau yang lainnya kemungkinan dokter akan merekomendasikan operasi.Untuk mengetahui lebih banyak mengenai fungsi serta penanganan tulang rahang, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App store dan Google Play.
masalah tulangkesehatan tulanganatomi manusiakesehatan gigi
WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/why-your-jaw-hurts#1. Diakses pada April 2019Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/317184.php. Diakses pada April 2019Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tmj/symptoms-causes/syc-20350941. Diakses pada 9 Juli 2020Healthline. https://www.healthline.com/health/maxilla. Diakses pada 29 Oktober 2021Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/maxilla-anatomy-5092198. Diakses pada 29 Oktober 2021Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/the-mandible-anatomy-function-and-treatment-4768227. Diakses pada 29 Oktober 2021TeachMe Anatomy. https://teachmeanatomy.info/head/osteology/mandible/. Diakses pada 29 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait