Tak Harus Operasi, Ini 7 Obat Mata Ikan yang Bisa Didapatkan di Rumah

Sebelum mengaplikasikan obat mata ikan berbentuk salep atau krim, coba rendam kaki dalam air hangat selama 20 menit
Mata ikan biasanya muncul ketika kulit mendapat tekanan atau gesekan yang berulang di tempat yang sama

Ketika ada bagian kulit yang mengeras di area kaki, mudah saja membedakan antara mata ikan dan kutil. Dokter akan mengambil sedikit bagian kulit yang mengeras. Jika berdarah, itu kutil. Namun jika muncul lebih banyak sel kulit mati, itu mata ikan. Obat mata ikan tak selalu harus operasi, bahkan bisa dengan mengganti sepatu.

Sebagian besar mata ikan akan hilang dengan sendirinya ketika telapak kaki tidak lagi mengalami gesekan berulang, seperti gesekan dengan kaos kaki atau sepatu. Obat mata ikan yang diberikan bergantung pada seberapa parah kondisinya.

Mata ikan, respons tubuh atas tekanan

Jenis mata ikan yang paling umum dialami berbentuk tumpukan kulit keras. Jika dibiarkan tanpa diberi obat mata ikan, bisa menimbulkan rasa nyeri. Mata ikan bukanlah penyakit kulit. Mata ikan muncul sebagai respons tubuh atas tekanan atau gesekan terus-menerus pada kulit.

Biasanya, mata ikan berbentuk bulat dan berada di area kaki. Ketika memeriksakan diri ke dokter, maka akan diambil sedikit bagian mata ikan untuk mendiagnosis kondisinya, sekaligus menentukan obat mata ikan yang tepat.

Jenis obat mata ikan

Tak harus operasi, berikut beberapa cara mengobati mata ikan:

1. Rendam air hangat

Mata ikan juga bisa diatasi dengan merendam kaki di air hangat selama 20 menit. Setelah itu, keringkan dengan handuk lembut. Saat mengeringkan, lihat apakah ada sel kulit mati yang bisa terangkat dengan mudah tanpa menimbulkan rasa nyeri.

Menurut American Academy of Dermatology, merendam mata ikan di air hangat adalah langkah pertama menangani mata ikan yang bisa dilakukan sendiri di rumah.

2. Mengaplikasikan krim

Jika tidak terlalu parah, dokter akan merekomendasikan krim dengan kandungan asam salisilat sebagai obat mata ikan. Asam salisilat akan menghilangkan tumpukan protein keratin yang ada di sekitar tumpukan sel kulit mati.

Meski demikian, perlu diingat bahwa obat mata ikan dengan krim asam salisilat belum tentu cocok untuk semua orang. Penderita diabetes, gangguan sirkulasi darah, atau penipisan kulit sebaiknya tidak menggunakan obat jenis ini.

3. Mengganti sepatu

Apabila pemicu munculnya mata ikan adalah kaos kaki atau sepatu yang kurang tepat ukurannya, dokter akan merekomendasikan menggantinya. Terlebih, bentuk kaki setiap individu bisa berbeda dan perlu disesuaikan pula dengan jenis sepatu yang dikenakan. 

4. Krim pelembap

Dokter juga bisa merekomendasikan obat mata ikan berupa krim pelembap yang dioleskan pada mata ikan dan dibiarkan semalaman. Biasanya, kaki akan dibalut dengan plastik atau kaos kaki, namun sebaiknya hanya lakukan ini atas rekomendasi dokter

Kemudian, perlahan sikat bagian mata ikan dengan handuk atau sikat lembut. Batu apung juga bisa digunakan untuk mengangkat sel kulit mati di kaki.

5. Plester mata ikan

Obat mata ikan yang juga cukup populer adalah callus pads atau semacam plester yang mengandung silikon. Pasang plester ini di area mata ikan, kemudian kenakan kaos kaki.

Plester ini dapat melindungi mata ikan dari iritasi dan gesekan berlebih selama proses pemulihan. Meski demikian, sebaiknya hindari plester yang mengandung asam salisilat karena berisiko menimbulkan iritasi.

6. Cuka apel

Kandungan asam dalam cuka apel dapat melunakkan kulit keras di mata ikan. Caranya, campurkan cuka apel dengan air kemudian rendam kaki dalam rendaman tersebut selama 20 menit. 

Seusai merendam kaki di rendaman air cuka apel, perlahan keringkan dan kelupas sel kulit mati secara perlahan. Tetap sabar dan jangan memaksakan mengelupas sel kulit mati jika belum benar-benar lunak.

7. Garam epsom

Selain cuka apel, rendaman air dan garam epsom juga dapat membantu melunakkan sel kulit mati pada mata ikan. Sebagai bonusnya, merendam kaki di air garam juga bisa membuat kaki lebih rileks setelah beraktivitas seharian.

Caranya mudah, cukup campurkan 2-3 sendok makan garam epsom ke dalam air hangat. Setelah merendam sekitar 20 menit, keringkan dan perlahan kelupas sel kulit mati pada mata ikan.

Mata ikan bukan hal yang mengkhawatirkan, tapi ingat jangan mencoba mengelupas sel kulit mati dengan silet atau benda tajam lainnya. Hal ini justru bisa menimbulkan iritasi dan berisiko menyebabkan infeksi. 

Ketahui juga apa pemicu munculnya mata ikan agar bisa mengatasinya dengan tepat. Selain itu, tahu pemicu mata ikan juga dapat menghindari munculnya mata ikan lagi di kemudian hari.

Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-calluses#outlook-and-prevention
Diakses 15 Maret 2020

WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/understanding-corns-calluses-treatment
Diakses 15 Maret 2020

AAD. https://www.aad.org/public/everyday-care/injured-skin/burns/treat-corns-calluses
Diakses 15 Maret 2020

Artikel Terkait