Tak Hanya untuk Si Kecil, Manfaat Menyusui Juga Melimpah untuk Ibu

(0)
03 Jun 2020|Azelia Trifiana
Membuat bonding dengan anak adalah salah satu manfaat menyusuiSelain bayi, ibu juga bisa mendapatkan beragam manfaat menyusui
Sudah tak terbantahkan lagi, ada begitu banyak manfaat menyusui baik bagi ibu maupun bayi. Asupan terbaik untuk bayi di usia awal kehadiran mereka ke dunia datang dalam paket lengkap sarat nutrisi berupa ASI. Bagi sang ibu, menyusui juga memberi banyak manfaat bagi kesehatan hingga mental.Jika selama ini anggapan yang muncul adalah ASI hanya memberi manfaat bagi bayi saja, itu salah besar. Ibu yang baru melahirkan pun bisa merasakan banyak manfaat dari menyusui. Mulai dari membantu mencapai berat badan sebelum hamil yang ideal hingga mencegah penyakit tertentu.

Manfaat menyusui bagi bayi

ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. Di dalamnya, ada antibodi dan enzim sehat yang belum bisa direplikasi teknologi secanggih apapun. Beberapa manfaat menyusui untuk bayi adalah:

1. Tidak berpotensi alergi

Setiap bayi unik, begitu pula dengan reaksi mereka terhadap berbagai jenis alergen. Utamanya jika ada keturunan orangtua atau saudara kandung yang memiliki alergi, besar kemungkinan akan mengalami alergi yang sama.Meski demikian, ASI adalah cairan yang sangat mudah dicerna perut bayi yang masih beradaptasi sekalipun. Berbeda dengan susu sapi atau susu kedelai yang rentan menyebabkan reaksi alergi, ASI tidak menyebabkan alergi.

2. Nutrisi paling ideal

Ketika baru lahir, ibu akan memproduksi kolostrum yang sangat baik untuk kekebalan tubuh bayi. Beberapa hari kemudian, volume ASI yang diproduksi akan meningkat seiring dengan pertumbuhan perut bayi. Jika memungkinkan, berikan ASI sebagai sumber nutrisi ideal untuk bayi hingga usianya menginjak 2 tahun.

3. Mengandung antibodi penting

Manfaat menyusui yang tidak kalah penting adalah mengandung antibodi penting untuk melindungi bayi dari virus dan bakteri. Ketika ibu terkena virus atau bakteri, tubuhnya akan memproduksi antibodi. Lewat ASI, antibodi ini masuk ke tubuh bayi.

4. Melindungi dari penyakit

Pada bayi yang mendapatkan ASI eksklusif setidaknya selama 6 bulan, risiko mengalami berbagai penyakit bisa berkurang. Beberapa contoh risiko yang berkurang adalah:
  • Infeksi telinga tengah berkurang 50%
  • Infeksi saluran pernapasan berkurang 72%
  • Demam dan infeksi lain berkurang 63%
  • Infeksi pencernaan berkurang 64%
  • SIDS berkurang 36%
  • Leukemia anak berkurang 20%
  • Radang panggul berkurang 30%

5. Mencapai berat badan ideal

Manfaat ASI juga membantu bayi mencapai berat badan ideal. Bukan hanya cukup berat badan untuk menghindari stunting, tapi juga mencegah terjadinya obesitas anak. Menurut penelitian, tingkat obesitas bayi ASI 30% lebih rendah dibandingkan dengan bayi yang diberi susu formula.

6. Bayi menjadi pintar

Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa bayi ASI memiliki skor intelegensia yang tinggi dan lebih tidak berisiko mengalami masalah pembelajaran saat tumbuh besar. Selain itu, penelitian juga membuktikan bahwa menyusui memberikan dampak positif jangka panjang pada perkembangan otak anak.

Manfaat menyusui bagi ibu

Tak hanya bagi bayi, manfaat menyusui juga baik untuk sang ibu. Apa saja?

1. Mencegah kanker

Ibu menyusui memiliki risiko lebih rendah mengalami kanker. Utamanya, kanker ovarium dan kanker payudara dalam jangka panjang.

2. Membantu mengembalikan berat badan

Produksi ASI membakar 300-500 kalori setiap harinya. Itulah mengapa ibu yang menyusui setelah persalinan berkemungkinan kembali ke berat badan ideal lebih cepat. Menariknya lagi, hal ini terjadi secara alami tanpa perlu menjalani diet apapun.

3. Mengurangi risiko osteoporosis

Ibu menyusui memiliki risiko lebih rendah mengalami osteoporosis pasca-menopause. Hal ini terjadi karena saat hamil dan menyusui, tubuh perempuan menyerap kalsium lebih efisien.

4. Pemulihan pasca-persalinan

Saat menyusui, tubuh ibu akan melepaskan hormon oksitosin yang membantu kontraksi uterus sehingga perdarahan lekas berhenti dan lebih cepat kembali ke bentuk semula. Perbandingannya, ibu yang menyusui akan mengalami penyusutan ukuran uterus dalam periode 6 minggu dibandingkan dengan ibu yang tidak menyusui perlu waktu 10 minggu.

5. Membangun ikatan dengan bayi

Terlepas dari euforia kedatangan anggota keluarga baru, sangat manusiawi jika ibu merasa belum ada ikatan di hari-hari awal kehadiran bayi. Lewat menyusui, ikatan dengan bayi akan terjalin dengan cara-cara yang tidak bisa dirasakan orang lain.Saat menyusui, ada komunikasi lewat tatapan mata, sentuhan tangan, hingga hisapan yang berarti sejuta makna. Bagi ibu menyusui, ini adalah kemewahan yang sangat dapat membangun kedekatan dengan si kecil.

Catatan SehatQ

Melihat ada begitu banyak manfaat menyusui baik bagi ibu maupun bayi mereka, sangat disarankan untuk memberikan ASI eksklusif hingga 6 bulan dan dilanjutkan setidaknya hingga 2 tahun.Memang, tidak semua ibu memiliki kesempatan dan kemewahan yang sama untuk bisa menyusui anak mereka hingga tuntas. Menyusui langsung, exclusive pumping, maupun memberikan susu formula, Anda tetap ibu yang sempurna untuk si kecil.
bayi & menyusuiibu dan anakmenyusui
Parents. https://www.parents.com/baby/breastfeeding/basics/the-benefits-of-breastfeeding/
Diakses 3 April 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/11-benefits-of-breastfeeding#TOC_TITLE_HDR_7
Diakses 3 April 2020
AAP. https://www.aap.org/en-us/advocacy-and-policy/aap-health-initiatives/Breastfeeding/Pages/Benefits-of-Breastfeeding.aspx
Diakses 3 April 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait