Tak Hanya untuk Mata, Tomat Ceri Punya Segudang Manfaat untuk Kesehatan

Perbedaan paling jelas antara tomat ceri dengan tomat biasa adalah ukurannya yang lebih kecil dan lebih bulat
Tomat ceri sering dikonsumsi langsung sebagai camilan sehat maupun dijadikan campuran salad

Tomat termasuk salah satu makanan bernutrisi tinggi yang jenisnya beragam, salah satunya adalah tomat ceri. Di antara berbagai jenis tomat, tomat ceri memiliki kandungan beta-karoten yang lebih tinggi dibandingkan dengan tomat biasa.

Jika tomat biasa lebih sering dijadikan bahan untuk memasak atau lalapan, lain halnya dengan tomat ceri. Banyak orang yang mengonsumsi tomat ceri sebagai kudapan sehat.

Perbedaan dengan tomat biasa

Perbedaan paling jelas antara tomat ceri dengan tomat biasa adalah ukurannya. Selain itu, tomat ceri juga berbentuk lebih bulat. Rasanya pun berbeda, jika tomat biasa ada sedikit rasa manis, maka tomat ceri ada sedikit rasa pahit dan asam.

Ketika dimakan pun, tomat ceri lebih bertekstur dibandingkan dengan tomat biasa. Itu sebabnya, banyak yang mengonsumsi tomat ceri sebagai alternatif camilan sehat. 

Selain itu, tomat ceri juga bisa menjadi topping pizza, hidangan pembuka, salad, atau dicampur dengan makanan lain yang akan dipanggang.

Manfaat tomat ceri

Ada banyak manfaat mengonsumsi tomat ceri untuk kesehatan. Berikut beberapa di antaranya:

1. Mencegah diabetes

Jika penderita diabetes harus sangat teliti memilih buah yang dikonsumsi sehingga tidak menyebabkan gula darah melonjak, tomat ceri termasuk pilihan buah yang aman.

Bahkan dalam penelitian, penderita diabetes tipe 2 bisa mengalami perbaikan kadar gula darah hingga insulin jika mengonsumsi tomat ceri secara berkala. Dalam satu cangkir tomat ceri, terdapat 2 gram serat yang berguna untuk melancarkan pencernaan.

Rekomendasi dari American Diabetes Association adalah konsumsi 25 gram serat per hari untuk perempuan, dan 38 gram per hari untuk laki-laki.

2. Mengatasi konstipasi

Tomat ceri termasuk buah yang kaya air dan serat. Artinya, buah ini sangat baik untuk sistem pencernaan sekaligus mencegah konstipasi atau sembelit. Tomat juga kerap disebut sebagai buah yang laksatif atau pencahar. Meski demikian, masih perlu banyak penelitian terkait fungsi laksatif tomat.

3. Baik untuk kekebalan tubuh

Tomat ceri sangat kaya akan kandungan vitamin C yang bisa menjadi sumber antioksidan dan melawan sel kanker. Kandungan beta-karoten, likopen, dan melatonin dalam tomat ceri memiliki sifat anti-karsinogenik atau anti-kanker. Tingginya kandungan vitamin C juga berarti meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang.

4. Menurunkan tekanan darah

Tomat ceri sangat bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah berkat tingginya kandungan potasium di dalamnya. Selain itu, fungsi ini juga baik untuk kesehatan jantung karena mencegah masalah seperti aritmia atau detak jantung abnormal.

5. Rendah kalori

Jika Anda mencari camilan yang lebih sehat, tomat ceri bisa jadi pilihan. Dalam 100 gram tomat ceri, hanya ada 20-30 kalori. Kandungan sodium, kolesterol, dan lemak jenuh dalam tomat ceri sangat rendah sehingga tidak berisiko kelebihan asupan kalori.

6. Baik untuk kulit

Tak hanya untuk imunitas dan pencernaan saja, tomat ceri juga baik untuk melindungi kulit dan rambut. Kandungan likopen dalam tomat ceri secara alami akan melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet. 

Bahkan mereka yang memiliki kulit berminyak juga bisa mencoba mengaplikasikan masker tomat untuk mencegah jerawat. Sedangkan untuk kesehatan rambut, kandungan vitamin A dalam tomat ceri dapat mencegah kerontokan.

7. Kesehatan mata

Sama seperti tomat biasa, tomat ceri juga bermanfaat untuk kesehatan mata berkat kandungan likopen, lutein, dan beta-karoten di dalamnya. Kombinasi antioksidan itu dapat melindungi mata dari munculnya katarak hingga degenerasi makula akibat penuaan.

Cuci sebelum mengonsumsi tomat

Mengingat tomat ceri kerap dijadikan kudapan, penting untuk mencucinya terlebih dahulu dengan air mengalir. Pada tahun 2017 lalu, Environmental Working Group atau EWG merilis daftar buah dan sayur dengan kandungan residu pestisida tertinggi.

Hasilnya, tomat ceri berada di peringkat 14 sementara tomat biasa ada di peringkat 10. Artinya, sebisa mungkin belilah tomat ceri organik untuk menghindari residu pestisida.

Jika tidak memungkinkan, pastikan selalu mencuci tomat ceri dengan air mengalir sebelum mengonsumsinya.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/273031#diet
Diakses 15 Maret 2020

All That Grows. https://www.allthatgrows.in/blogs/posts/health-benefits-of-cherry-tomatoes
Diakses 15 Maret 2020

Express. https://www.express.co.uk/life-style/health/989671/how-to-live-longer-cherry-tomatoes
Diakses 15 Maret 2020

Artikel Terkait