Tak Hanya Renyah, Ini 5 Manfaat Lobak Merah


Lobak merah selain rasanya enak memiliki tekstur renyah. Di samping itu lobak merah dipercaya dapat redakan demam, panas dalam, dan peradangan.

(0)
20 Dec 2020|Azelia Trifiana
Manfaat lobak merah yang wajib dicobaManfaat lobak merah menyehatkan untuk tubuh
Pernah mengonsumsi lobak merah? Jika belum, tak ada salahnya untuk lebih sering mengonsumsinya karena kandungan gizinya yang sangat baik bagi tubuh. Beberapa klaim juga menyebutnya dapat mencegah penyakit tertentu, namun masih perlu penelitian lebih lanjut.Ada uji tentang penggunaan lobak merah sebagai obat tradisional, namun baru dilakukan pada binatang. Pada pengobatan tradisional China, sayuran ini digunakan untuk mengatasi demam, panas dalam, dan peradangan.

Kandungan nutrisi lobak merah

Semangkuk salad seringkali berisi irisan lobak merah di dalamnya. Rasanya tidak dominan sehingga cocok dipadukan dengan sayuran lainnya.Sebagian besar lobak memiliki rasa seperti lada, dengan sedikit rasa manis. Varietas dengan warna terang umumnya akan terasa lebih lembut. Selain itu, lobak dengan ukuran kecil biasanya bertekstur lebih renyah.Dalam ½ cangkir porsinya, terdapat kandungan nutrisi berupa:
  • Kalori: 12
  • Vitamin C: 14%
  • Protein: 0,35 gram
  • Karbohidrat: 2 gram
  • Serat: 1 gram
  • Potasium
  • Folat
  • Vitamin B-6
  • Vitamin K
  • Kalsium
  • Magnesium
  • Zinc
  • Fosfor
  • Mangan
  • Sodium
Lobak merah tidak mengandung lemak sehingga aman bagi yang sedang menjaga berat badan. Teksturnya juga renyah ketika digigit sehingga bisa menjadi alternatif camilan sehat ketika lapar melanda.

Manfaat lobak merah untuk kesehatan

wanita mengejan di atas toilet
Salah satu manfaat lobak merah adalah mencegah sembelit
Beberapa manfaat lobak merah untuk kesehatan di antaranya:

1. Mencegah kanker

Mengonsumsi sayuran seperti yang termasuk dalam keluarga kubis-kubisan seperti lobak merah dapat membantu mencegah kanker. Di dalamnya, terdapat zat yang ketika bertemu dengan air akan dicerna menjadi isothiocyanates. Ini adalah senyawa kimia aktif seperti saat selada air atau lobak digigit dan dipotong.Adanya isothiocyanates ini dapat membersihkan tubuh dari zat penyebab kanker. Tak hanya itu, zat ini juga bisa mencegah tumbuhnya tumor dalam tubuh.Dalam sebuah studi tahun 2010, ekstrak akar lobak mengandung beberapa jenis senyawa isothiocyanates yang bisa menangkal beberapa jenis kultur sel kanker.Namun demikian, kanker merupakan suatu penyakit yang cukup rumit di mana pengobatannya yang efektif untuk sebagian besar kanker saat ini masih dalam penelitian.

2. Mencegah konstipasi

Dalam ½ cangkir lobak merah terdapat 1 gram serat. Jika dikonsumsi secara berkala, maka kebutuhan serat pun dapat terpenuhi. Ini membantu melancarkan pencernaan sehingga mencegah terjadinya konstipasi.Tak hanya itu serat juga membantu mengendalikan kadar gula darah. Ada pula keterkaitan manfaatnya untuk menurunkan berat badan sekaligus kolesterol.Dalam uji laboratorium terhadap tikus pada tahun 2008, diketahui daun lobak menjadi sumber serat yang sangat efektif. Penelitian ini dilakukan pada tikus yang diberi makanan berkolesterol tinggi. Faktor yang diduga turut berpengaruh adalah meningkatnya produksi cairan empedu.

3. Melindungi pencernaan

Studi lain menunjukkan bahwa ekstrak lobak dapat mencegah terjadinya tukak lambung. Jaringan yang ada di sistem pencernaan lebih terlindungi sekaligus memperkuat lapisan mukosa. Artinya, perut dan usus terlindungi dari mikroorganisme jahat serta zat beracun pemicu peradangan.

4. Khasiat antijamur

Lobak merah termasuk sayuran antijamur berkat kandungan protein RsAFP2 di dalamnya. Dalam sebuah studi, protein ini menyebabkan kematian sel jamur jenis Candida albicans yang paling sering memicu infeksi jamur. Umumnya, jamur ini menyebabkan infeksi di mulut dan vagina.Studi sebelumnya pada tikus juga menunjukkan bahwa protein RsAFP2 tak hanya efektif melawan Candida albicans tapi juga spesies lainnya.

5. Membantu mengurangi efek zen

Salah satu jenis jamur beracun yang kerap menyerang tanaman adalah Zearalenone atau zen. Mengonsumsi jamur ini berisiko menyebabkan gangguan reproduksi pada hewan dan manusia. Meski demikian, risikonya tergolong rendah.Senada dengan hal itu, sebuah studi tahun 2008 menyebutkan bahwa ekstrak lobak meningkatkan level antioksidan pada tikus. Dari sinilah sayuran ini dianggap sebagai cara aman untuk mencegah bahkan menghilangkan efek dari jamur (zen effect).Tak hanya dapat digunakan sebagai campuran dalam salad, lobak merah juga bisa dimasukkan dalam masakan seperti tuna, burger, steak, atau ayam. Camilan dengan bahan dasar lobak merah juga bisa menjadi alternatif yang sehat.Apapun yang berlebihan tidaklah baik, termasuk mengonsumsi lobak merah. Dampaknya bisa saja menyebabkan produksi hormon tiroid terganggu. Level hormon tiroid bisa menurun.

Catatan dari SehatQ

Tak hanya itu, mengingat lobak dapat meningkatkan produksi cairan empedu, sebaiknya orang yang memiliki batu empedu tidak mengonsumsinya tanpa izin dokter.Untuk berdiskusi lebih lanjut tentang manfaat dan efek samping dari lobak merah, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehatmakanan diethidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/the-benefits-of-radishes
Diakses pada 4 Desember 2020
Science Direct. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0278691506002432
Diakses pada 4 Desember 2020
Springer Link. https://link.springer.com/article/10.1007/s11130-010-0178-0
Diakses pada 4 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait