Tak Hanya pada Anak, ADHD Dewasa Juga Dapat Terjadi


ADHD dewasa mungkin jarang Anda dengar karena biasanya kondisi ini identik dengan perilaku anak-anak yang sulit fokus dan konsentrasi. Gejala ADHD pada orang dewasa antara lain sulit fokus, impulsif, dan hidup tidak teratur.

0,0
14 Oct 2021|Annisa Nur Indah
Ditinjau olehdr. Reni Utari
ADHD dewasa mungkin jarang Anda dengar karena biasanya kondisi ini identik dengan perilaku anak-anak yang sulit fokus dan konsentrasiADHD dewasa banyak memengaruhi kehidupan, misalnya menghambat karier hingga pertemanan
Selama ini ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) selalu dikaitkan untuk anak-anak yang kesulitan untuk fokus, hiperaktif, impulsif dan berkonsentrasi. Akan tetapi sebenarnya ADHD juga bisa terjadi pada orang dewasa. Sayangnya, ADHD dewasa seringnya diabaikan. alih-alih disembuhkan dan menerima perawatan.

Mengenal ADHD pada orang dewasa

Orang yang mengidap ADHD dewasa biasanya juga mengalami hal yang sama pada masa anak-anak. Beberapa orang mengenali gejalanya dan didiagnosis menderita ADHD, namun banyak juga yang tidak mengenali gejalanya di masa muda. Akan tetapi, jika Anda tak pernah didiagnosis ADHD saat anak-anak, tidak menutup kemungkinan Anda mendapatkannya saat dewasa. Tidak ada obat untuk penderita ADHD. Untuk mengurangi gejalanya hanya Anda yang tahu harus bagaimana menangani diri Anda sendiri.ADHD dewasa banyak memengaruhi kehidupan, misalnya menghambat karier hingga pertemanan. Tak jarang hal ini membuat frustasi penderita ADHD. Hal ini karena ADHD sering menyebabkan sikap terlambat, tidak teratur, pelupa, dan kewalahan oleh tanggung jawab Anda.

Gejala ADHD dewasa

ADHD yang tidak diobati dapat muncul sebagai faktor biologis dan lingkungan yang mengganggu banyak aspek kehidupan sehari-hari seseorang, termasuk soal hubungan dengan orang lain. Penting untuk mengenali gejala ADHD dewasa, sehingga Anda bisa mendapatkan perawatan yang tepat. Berikut ini merupakan gejala ADHD pada orang dewasa:

1. Sulit fokus

Sulit fokus merupakan gejala utama pada penderita ADHD. Kesulitan dalam fokus artinya mudah terdistraksi, sulit mendengar percakapan orang lain, terlalu memerhatikan detail, dan tidak bisa menyelesaikan tugas.

2. Hiperfokus

Sisi lain dari kurangnya fokus adalah hiperfokus. Menurut sebuah studi tahun 2020, orang dengan ADHD sering mudah terganggu namun mereka juga sering mengalami hiperfokus. Hiperfokus adalah fokus yang tinggi pada suatu hal sehingga tidak menyadari hal lain di sekitar mereka. Terlalu fokus semacam ini membuat penderita ADHD dewasa lebih lupa waktu dan mengabaikan orang-orang di sekitar sehingga menyebabkan kesalahpahaman hubungan dengan orang lain.

3. Hidup tidak teratur

Penderita ADHD memiliki tantangan tersendiri dalam hidupnya, salah satunya menyimpan barang pada tempatnya. Orang ADHD dewasa merasa sulit untuk mengelola keterampilan dalam mengorganisasikan banyak hal. Hal ini mencakup memantau tugas, membuat skala priorotas, dan menyimpan barang-barang.

4. Impulsif

Salah satu gejala ADHD juga mencakup kesulitan mengelola perilaku, komentar, dan tanggapan Anda. Anda juga sering bertindak sebelum berpikir atau bereaksi tanpa mempertimbangkan konsekuensinya. Anda mungkin sering menyela orang lain, melontarkan komentar, dan mengerjakan tugas tanpa membaca instruksi. Jika Anda memiliki kecenderungan berperilaku impulsif, bersikap sabar adalah hal yang sulit dilakukan. 

5. Kesulitan mengelola emosi

Banyak orang dewasa dengan ADHD mengalami kesulitan mengelola perasaan mereka, terutama emosi kemarahan atau frustrasi. Selain itu, emosi lain yang sering muncul yaitu mudah bingung dan stres, sering meledak-ledak dan marah, kesulitan untuk tetap termotivasi, serta hipersensitif terhadap kritik.

Cara mengatasi ADHD dewasa

Beberapa perawatan yang bisa dipilih untuk mengatasi ADHD dewasa antara lain:
  • Edukasi, untuk membantu orang tersebut memahami dan mengelola kondisi mereka dengan baik.
  • Perbaikan gaya hidup, seperti berhenti merokok, obat-obatan, dan alkohol, serta olahraga secara teratur.
  • Pengobatan, obat stimulan dan non-stimulan digunakan sesuai rekomendasi dokter.
  • Psikoterapi, untuk mengatasi masalah harga diri atau penyalahgunaan zat tertentu.
  • Terapi, seperti terapi perilaku kognitif untuk mengajarkan manajemen emosi, keterampilan sosial, atau apa pun tergantung kebutuhan individu.
  • Terapi keluarga, yaitu ketika salah satu anggota keluarga menderita ADHD, seluruh keluarga memberi dukungan.

Diagnosis ADHD dewasa

Gejala ADHD hampir mirip dengan gangguan kecemasan, depresi, dan gangguan mental. Untuk itu, penting untuk mengetahui bahwa Anda memiliki beberapa gejala dari ADHD, bukan hanya satu atau dua gejala saja. Tidak ada tes secara biologis untuk melihat apakah seseorang menderita ADHD atau tidak. Diagnosis dibuat secara subjektif oleh tenaga medis berpengalaman pada perilaku seseorang sehari-hari.Sebagai gantinya, Anda akan ditanyai beberapa informasi oleh dokter dan psikolog tentang apa dan berapa banyak gejala yang Anda alami, kapan gejala bermula, berapa lama gejala berlangsung, dan seberapa parah.Seseorang didiagnosis ADHD ketika gejala tersebut mulai mengganggu pekerjaan, hubungan, atau hal penting lainnya dalam hidup Anda. Beberapa perawatan dapat membantu mengelola kondisi tersebut. Jadi, jika memang Anda didiagnosis ADHD, Anda bisa segera memulai perawatan. Untuk berdiskusi lebih lanjut tentang ADHD dewasa, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
gangguan mentaltips membesarkan anak adhdadhd
WebMD. https://www.webmd.com/add-adhd/adhd-ways-to-tell
Diakses pada 24 September 2021.
Healthline. https://www.healthline.com/health/adhd/adult-adhd
Diakses pada 24 September 2021.
WebMD. https://www.webmd.com/add-adhd/adhd-adults
Diakses pada 24 September 2021.
Better Health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/attention-deficit-hyperactivity-disorder-adults#symptoms-of-adhd
Diakses pada 24 September 2021.
Help Guide. https://www.helpguide.org/articles/add-adhd/adhd-attention-deficit-disorder-in-adults.htm
Diakses pada 24 September 2021.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait