Tak Hanya Manis, Ini Manfaat Jambu Air untuk Kesehatan

(0)
19 Aug 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Ada banyak manfaat jambu air bagi kesehatanJambu air memiliki varian warna merah dan hijau
Ada banyak buah-buahan yang dapat dijadikan sebagai sumber vitamin C bagi tubuh, salah satunya adalah jambu air. Selain merasakan daging buahnya yang manis sepat, Anda juga bisa mendapatkan manfaat jambu air bagi kesehatan. Apa saja?Jambu air adalah tanaman yang mudah dijumpai di pekarangan rumah dan mudah dirawat. Di Indonesia, terdapat dua jenis jambu air yang banyak ditanam, yakni Syzygium quaeum (jambu air kecil) dan Syzygium samarangense (jambu air besar).Secara komersil, jambu air yang paling banyak diminati adalah varietas Cincalo dan Semarang yang eduanya memiliki varian jambu air berwarna merah dan putih. Sedangkan jenis jambu air lainnya yang bisa dijumpai di Tanah Air adalah jambu air Madura, Lilin (super manis), Camplong (Bangkalan), Kancing, Mawar (jambu Keraton), Lonceng (super lebat), dan Manalagi (tanpa biji).

Kandungan dan manfaat jambu air

Jambu air kerap dipandang sebelah mata karena mudah didapat dan harganya pun terjangkau. Padahal, penelitian menunjukkan buah berbentuk lonceng ini memiliki rasa yang menyegarkan dan kandungan gizi yang cukup tinggi.Dalam 100 gram buah jambu air terdapat kandungan, seperti:
  • 46 kalori
  • 0,60 gr protein
  • 0,20 gr lemak
  • 11,80 mg gula dan karbohidrat
  • 7,5 mg kalsium
  • 9 mg fosfor
  • 1,1 mg zat besi
  • 5,00 vitamin C.
Senyawa kimia yang paling banyak terkandung dalam jambu air adalah golongan metabolit sekunder flavonoid dan fenol. Berdasarkan penelitian, kandungan keduanya dapat menghadirkan manfaat jambu air seperti:

1. Menstabilkan gula darah

Manfaat ini bisa Anda rasakan ketika makan buah jambu air atau bagian daunnya. Ekstrak jambu air memiliki khasiat sebagai antidiabetes karena dapat merangsang tubuh untuk lebih banyak menyerap glukosa dan sekresi adiponektin sehingga kandungan gula dalam darah tidak meroket.

2. Antibakteri

Kandungan flavonoid, fenolik, dan tannin pada jambu air dipercaya dapat menghambat pertumbuhan enam bakteri sekaligus, yakni Bacillus cereus, Shigella dysenteriae, Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Vibrio cholerae, dan Salmonella thypi. Meski demikian, manfaat jambu air ini baru sebatas hasil penelitian laboratorium dan belum diuji langsung pada manusia.

3. Melindungi kulit

Kandungan myricetin dan senyawa fenolat lain pada jambu air terbukti secara laboratorium dapat melindungi keratinosit pada kulit terhadap paparan sinar UVB. Jambu air juga aman dikonsumsi bagi Anda yang sedang diet sehingga dapat dijadikan menu setiap hari.

4. Meredakan demam

Mengonsumsi jambu air, termasuk air rebusan daunnya, dipercaya dapat menurunkan demam. Meskipun demikian, klaim ini juga masih harus diteliti lebih lanjut.

5. Menyembuhkan diare

Manfaat jambu air yang sudah dipercaya secara turun-temurun adalah dapat menyembuhkan diare dan disentri. Selain itu, jambu air juga bisa bersifat diuretik alias dapat mengeluarkan kelebihan garam dan air di dalam tubuh lewat buang air kecil.

Cara mendapatkan manfaat jambu air

Buah jambu air biasanya dimakan begitu saja dalam kondisi segar, bahkan tidak lama setelah dipetik dari pohonnya. Jambu air, baik yang berwarna merah atau putih, juga bisa dijadikan salah satu buah pada rujak yang dicocol sambal kacang atau garam, maupun pada rujak Betawi dan jenis rujak lainnya.Selain itu, buah jambu air juga dapat dijadikan campuran pada sajian salad dalam koktail buah. Meski kurang populer, jambu air juga bisa diolah menjadi sirup, jeli, selai, atau produk awetan lainnya, seperti asinan dan manisan.
buah dan sayuran
Dinas Pertanian Pemprov Jogja. https://distan.jogjaprov.go.id/wp-content/download/buah/jambu_air.pdf
Diakses pada 5 Agustus 2020
Jurnal Unsoed. https://journal.bio.unsoed.ac.id/index.php/biosfera/article/download/234/187
Diakses pada 5 Agustus 2020
Farmaka Unpad. http://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/download/10884/5186
Diakses pada 5 Agustus 2020
Purdue University. https://hort.purdue.edu/newcrop/morton/rose_apple.html
Diakses pada 5 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait