Tahukah Anda, Ternyata Warna Kotoran Telinga Ada Artinya

Warna kotoran telinga dapat memberitahu kondisi kesehatan telinga Anda
Warna kotoran telinga dapat memberitahu kondisi kesehatan telinga Anda

Meski terdengar jorok, sebenarnya kotoran dari tubuh bisa menjadi petunjuk kondisi kesehatan Anda. Mungkin Anda sudah pernah mendengar bahwa bentuk dan warna tinja, warna dahak dan air seni bisa menjadi petunjuk apakah Anda memiliki gangguan kesehatan. Tapi tahukah Anda, bahwa warna kotoran telinga juga bisa menjadi petunjuk kondisi kesehatan telinga Anda?

Ya, warna kotoran telinga dan teksturnya bisa menjadi petunjuk mengenai kesehatan organ pendengaran Anda.

 

Arti warna kotoran telinga Anda

Kotoran telinga atau dalam istilah medis dikenal sebagai serumen merupakan hal yang normal dan menunjukkan bahwa telinga Anda mampu menyaring debu, kotoran, dan sel kulit mati yang berada atau masuk dalam telinga. Lantas, apa arti dari tiap warna kotoran telinga?

Warna kotoran telinga yang paling umum ditemui adalah yang berwarna kuning kecokelatan dengan tekstur yang basah. Ada juga yang berwarna putih keabuan dan kering. Berikut adalah beberapa warna kotoran telinga dan artinya.

  • Warna kuning dan bertekstur lembut

Warna kuning dengan tekstur yang lembut merupakan warna kotoran telinga yang normal dan merupakan jenis tahi telinga yang baru saja terbentuk. Selain itu warna tahi telinga yang normal juga bisa berwarna kuning oranye.

  • Warna kuning keputihan

Jika warnanya kuning keputihan, Anda tak perlu khawatir. Ini menandakan bahwa kotoran baru saja terbentuk di telinga Anda.

  • Warna oranye tua

Jika kotoran telinga Anda berwarna oranye tua dan memiliki tekstur yang lengket dan rapuh, itu tandanya kotoran sudah menumpuk di dalam telinga dalam waktu yang lama. Untungnya, hal ini tidak menandakan adanya gangguan kesehatan. Tapi Anda perlu membiasakan diri untuk membersihkan telinga secara teratur.

  • Warna oranye pucat

Untuk kotoran berwarna oranye pucat, hal ini menandakan bahwa kotoran sudah menumpuk terlalu lama dan mengering. Kabar baik bagi Anda, warna ini tidak menunjukkan masalah kesehatan telinga. Segera bersihkan agar kotoran tidak menumpuk terlalu banyak dan mengganggu pendengaran Anda.

  • Warna pucat dan rapuh

Warna kotoran telinga yang pucat dan bertekstur rapuh atau dapat menjadi butiran-butiran merupakan tahi telinga yang sudah lama terbentuk dan berada pada bagian luar telinga.

  • Warna gelap dan bertekstur keras

Tahi telinga yang berwarna gelap dan memiliki tekstur yang keras merupakan indikasi bahwa bahwa kotoran telinga sudah lama terbentuk.

  • Warna keruh dan cair

Jika kotoran telinga berwarna keruh dan cenderung cair, Anda wajib hati-hati. Hal tersebut mengindikasikan adanya infeksi pada telinga.

  • Warna hitam

Warna kotoran telinga yang hitam mengindikasikan adanya penumpukan tahi telinga, keberadaan benda asing dalam telinga, ataupun pemadatan kotoran dalam telinga.

  • Warna abu-abu

Warna abu-abu masih dapat dikatakan sebagai warna yang normal. Warna kotoran telinga yang berwarna abu menandakan penumpukan debu atau partikel lain dalam kotoran.

  • Warna hijau atau kuning kehijauan

Saat kotoran telinga Anda berwarna hijau atau kuning kehijauan dan berbau tidak sedap, maka Anda perlu memeriksakannya ke dokter. Hal ini menjadi pertanda adanya bisul yang pecah akibat infeksi telinga.

  • Warna kemerahan

Kotoran telinga yang memiliki bercak kemerahan menandakan adanya luka atau cedera pada saluran telinga. Warna kotoran telinga jenis ini juga bisa muncul akibat dari efek samping setelah pembersihan kotoran telinga.

Pada kasus tertentu, kotoran telinga yang kemerahan dan basah dapat menjadi tanda pecahnya gendang telinga.

Catatan dari SehatQ

Tahi telinga dapat keluar dengan sendirinya, tetapi saat kotoran telinga menumpuk dan tak kunjung keluar, apa lagi hingga mengalami penurunan pendengaran, Anda perlu mengeluarkannya dengan bantuan dokter THT.

Adanya rambut-rambut halus pada liang telinga berfungsi mengeluarkan kotoran telinga keluar sehingga tidak disarankan mengeluarkan kotoran telinga dengan cotton bud, karena kotoran justru akan terdorong lebih dalam dan berakibat kotoran menumpuk atau disebut dengan serumen prop. Gejala dari serumen prop adalah:

  • Telinga berdenging
  • Sulit mendengar
  • Telinga gatal
  • Sakit kepala

Jangan menunda ke dokter jika Anda memiliki warna kotoran telinga yang hijau atau berdarah, berbau, dan cair.

Healthline. https://www.healthline.com/health/earwax-color#common-earwax-colors
Diakses pada 10 Februari 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326093.php#earwax-textures
Diakses pada 10 Februari 2020

Artikel Terkait